Menu

Mode Gelap
Akhyar Kamil Kecam Pembatasan Kehadiran Warga Aceh pada Mubes PP TIM Haji Fikri Sampaikan Ucapan HUT ke-81 Jawa Barat Semoga Semakin Maju dan Masyarakat Semakin Sejahtera OJK: Perusahaan Modal Ventura Berizin Berada dalam Pengawasan Ayo Serbu 390 Ribu Kursi Promo di Garuda Indonesia Travel Festival KAI Kembangkan TOD Manggarai Seluas 129 Hektare, Integrasikan KRL hingga TransJakarta Tak Bisa Berangkat Sesuai Jadwal? KAI Daop 1 Jakarta Sediakan Layanan Batal dan Reschedule Tiket

RAGAM

Warga Desak Pemerintah Segera Perbaiki Jalur Bersejarah Enang Enang

badge-check


 Warga Desak Pemerintah Segera Perbaiki Jalur Bersejarah Enang Enang Perbesar

Wartatrans.com, TAKENGON — Jalur dan jembatan Enang Enang di perbatasan Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah kembali menjadi perhatian masyarakat. Infrastruktur peninggalan kolonial Belanda yang selama puluhan tahun menjadi penghubung vital dua kabupaten di Dataran Tinggi Gayo itu kini mengalami kerusakan dan dikhawatirkan semakin parah apabila tidak segera ditangani pemerintah.

Bagi masyarakat setempat, Enang Enang bukan sekadar jalan penghubung. Jalur tersebut menyimpan banyak kenangan dan nilai historis yang melekat kuat dalam kehidupan warga Gayo. Tidak sedikit warga yang mengenang kawasan itu sebagai tempat persinggahan untuk melepas lelah sambil menikmati dinginnya air Enang Enang saat melakukan perjalanan jauh.

Namun, kondisi jalan nasional tersebut kini mulai memprihatinkan. Kerusakan akibat longsor dan timbunan material tanah serta batu mulai mengganggu akses masyarakat.

Warga Desa Taman Firdaus, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Qadri (40 tahun), mengatakan kerusakan di jalur Enang Enang sebenarnya masih tergolong ringan dan masih memungkinkan untuk segera diperbaiki.

“Jalan itu sangat layak diperbaiki sekarang juga. Sebenarnya tidak terlalu parah longsornya. Yang terjadi hanya jalan tertimbun tanah dan batu. Kalau ada bagian jalan yang putus, jalurnya tinggal dipindahkan sedikit saja,” kata Qadri, Selasa (26/5/2026).

Menurut dia, penanganan pada bagian jembatan juga tidak memerlukan pekerjaan besar. Pemerintah, kata dia, dapat membuat jalur sementara agar kendaraan tetap bisa melintas.

“Jalannya bisa diturunkan sedikit atau dibuat jembatan sementara dulu. Saya melihat kerusakan di Enang Enang ini masih jauh lebih ringan dibanding jalan Tenge Besi dulu, tetapi Tenge Besi bisa diperbaiki. Jadi Enang Enang juga pasti bisa,” ujarnya.

Qadri menilai perbaikan harus dilakukan sesegera mungkin agar kerusakan tidak semakin meluas seperti yang terjadi pada jalur alternatif menuju Simpang Lancang. Menurut dia, kondisi jalan di kawasan itu kini rusak berat hingga menyebabkan antrean panjang kendaraan dan membahayakan pengguna jalan.

“Kalau dibiarkan terlalu lama, masyarakat yang paling dirugikan. Jangan sampai akses Enang Enang putus total dan warga tidak lagi memiliki jalan alternatif,” katanya.

Selain menjadi akses penting bagi aktivitas ekonomi masyarakat, terutama pengangkutan hasil bumi seperti kopi dan sayuran, Enang Enang juga dianggap sebagai bagian dari warisan sejarah yang perlu dijaga keberadaannya.

Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki jalur tersebut agar tetap dapat digunakan masyarakat sekaligus mempertahankan nilai sejarah yang telah melekat selama puluhan tahun di kawasan Dataran Tinggi Gayo.*** (Basar/BSG)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Akhyar Kamil Kecam Pembatasan Kehadiran Warga Aceh pada Mubes PP TIM

20 Agustus 2026 - 00:18 WIB

Haji Fikri Sampaikan Ucapan HUT ke-81 Jawa Barat Semoga Semakin Maju dan Masyarakat Semakin Sejahtera

19 Agustus 2026 - 22:35 WIB

Percepat Respons Darurat Gempa NTT, IDSurvey Group Salurkan 2,4 Ton Bantuan melalui BNPB

19 Agustus 2026 - 18:55 WIB

Pelindo Raih Apresiasi atas Dukungan Mudik Gratis Sulsel 2026

19 Agustus 2026 - 17:19 WIB

PFN Targetkan Bioskop Sinewara Beroperasi 2027

19 Agustus 2026 - 14:07 WIB

Perayaan Hari Didong Didorong Miliki Landasan Perda

19 Agustus 2026 - 13:17 WIB

Meriahkan HUT Ke-81 RI, Terminal Teluk Lamong Gelar Beragam Lomba dan Pesta Rakyat

18 Agustus 2026 - 21:53 WIB

IPCC Perkuat Keselamatan Kerja TKBM melalui Pelatihan Basic K3

18 Agustus 2026 - 21:44 WIB

Pesan Rakyat Aceh Kepada Juha Christensen

18 Agustus 2026 - 19:40 WIB

Kids Fest 2026 Hadir di Takengon, Ajak Keluarga Isi Liburan dengan Lomba dan Edukasi Anak

18 Agustus 2026 - 19:33 WIB

Trending di RAGAM