Menu

Mode Gelap
INKOPPAS Dorong Modernisasi Koperasi Pasar, Siapkan Tujuh Program Strategis Nasional Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Serahkan Bantuan Program Pelindo Berbagi Hewan Qurban Seni Rupa Masuk Mal, Pameran Nasional 2026 Digelar di Semanggi Bunga Rampai Kebudayaan Gayo: Menjaga Identitas di Tengah Perubahan Zaman Pelindo Gelar Soft Launching Layanan Kepelabuhanan di Perairan Nipa PT Terminal Teluk Lamong Tebar Manfaat Idul Adha, 12 Sapi dan 21 Kambing Disalurkan untuk Warga Sekitar

RAGAM

Warga Desak Pemerintah Segera Perbaiki Jalur Bersejarah Enang Enang

badge-check


 Warga Desak Pemerintah Segera Perbaiki Jalur Bersejarah Enang Enang Perbesar

Wartatrans.com, TAKENGON — Jalur dan jembatan Enang Enang di perbatasan Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah kembali menjadi perhatian masyarakat. Infrastruktur peninggalan kolonial Belanda yang selama puluhan tahun menjadi penghubung vital dua kabupaten di Dataran Tinggi Gayo itu kini mengalami kerusakan dan dikhawatirkan semakin parah apabila tidak segera ditangani pemerintah.

Bagi masyarakat setempat, Enang Enang bukan sekadar jalan penghubung. Jalur tersebut menyimpan banyak kenangan dan nilai historis yang melekat kuat dalam kehidupan warga Gayo. Tidak sedikit warga yang mengenang kawasan itu sebagai tempat persinggahan untuk melepas lelah sambil menikmati dinginnya air Enang Enang saat melakukan perjalanan jauh.

Namun, kondisi jalan nasional tersebut kini mulai memprihatinkan. Kerusakan akibat longsor dan timbunan material tanah serta batu mulai mengganggu akses masyarakat.

Warga Desa Taman Firdaus, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Qadri (40 tahun), mengatakan kerusakan di jalur Enang Enang sebenarnya masih tergolong ringan dan masih memungkinkan untuk segera diperbaiki.

“Jalan itu sangat layak diperbaiki sekarang juga. Sebenarnya tidak terlalu parah longsornya. Yang terjadi hanya jalan tertimbun tanah dan batu. Kalau ada bagian jalan yang putus, jalurnya tinggal dipindahkan sedikit saja,” kata Qadri, Selasa (26/5/2026).

Menurut dia, penanganan pada bagian jembatan juga tidak memerlukan pekerjaan besar. Pemerintah, kata dia, dapat membuat jalur sementara agar kendaraan tetap bisa melintas.

“Jalannya bisa diturunkan sedikit atau dibuat jembatan sementara dulu. Saya melihat kerusakan di Enang Enang ini masih jauh lebih ringan dibanding jalan Tenge Besi dulu, tetapi Tenge Besi bisa diperbaiki. Jadi Enang Enang juga pasti bisa,” ujarnya.

Qadri menilai perbaikan harus dilakukan sesegera mungkin agar kerusakan tidak semakin meluas seperti yang terjadi pada jalur alternatif menuju Simpang Lancang. Menurut dia, kondisi jalan di kawasan itu kini rusak berat hingga menyebabkan antrean panjang kendaraan dan membahayakan pengguna jalan.

“Kalau dibiarkan terlalu lama, masyarakat yang paling dirugikan. Jangan sampai akses Enang Enang putus total dan warga tidak lagi memiliki jalan alternatif,” katanya.

Selain menjadi akses penting bagi aktivitas ekonomi masyarakat, terutama pengangkutan hasil bumi seperti kopi dan sayuran, Enang Enang juga dianggap sebagai bagian dari warisan sejarah yang perlu dijaga keberadaannya.

Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki jalur tersebut agar tetap dapat digunakan masyarakat sekaligus mempertahankan nilai sejarah yang telah melekat selama puluhan tahun di kawasan Dataran Tinggi Gayo.*** (Basar/BSG)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Serahkan Bantuan Program Pelindo Berbagi Hewan Qurban

26 Mei 2026 - 21:47 WIB

PT Terminal Teluk Lamong Tebar Manfaat Idul Adha, 12 Sapi dan 21 Kambing Disalurkan untuk Warga Sekitar

26 Mei 2026 - 20:15 WIB

Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok Sambut 560 Peserta Kunjungan Edukasi Maritim KKRI Gelombang V 2026

26 Mei 2026 - 20:04 WIB

TPK Koja Bagikan 40 Hewan Qurban untuk Masyarakat Sekitar Pelabuhan Tanjung Priok

26 Mei 2026 - 11:08 WIB

SUAMIKU LUKAKU Gelar Kampanye CFD di 5 Kota, Soroti Pentingnya Kesehatan Mental dan Kesadaran terhadap KDRT

26 Mei 2026 - 11:03 WIB

PT Pelindo Sinergi Lokaseva Berbagi Hewan Qurban,Perkuat Kepedulian Sosial dan Dukung Peternak Lokal

26 Mei 2026 - 10:08 WIB

Catatan Iwan Piliang: Pertanahan dan Syaraf Negara

26 Mei 2026 - 09:45 WIB

PTPN I Tempuh Restorative Justice, Mujiran Bebas dari Tuntutan Hukum

25 Mei 2026 - 20:51 WIB

Puncak Ibadah Haji 1447 H, DAMRI Telah Layani 72 Ribu Jemaah pada Fase Keberangkatan di Berbagai Embarkasi Indonesia

25 Mei 2026 - 20:04 WIB

Warga Korban Bencana Banjir Bandang Aceh Keluhkan Dana Tunggu Hunian Belum Cair

24 Mei 2026 - 14:05 WIB

Trending di RAGAM