Menu ✖

Mode Gelap
KPK Mengonfirmasi Clue Pejabat Jateng yang Kena OTT di Klaten adalah Ahmad Luthfi. Menebar Kebaikan di Tanjung Barat Jaksel, PJBW & GPIB Berbagi Ratusan Paket Nasi Siap Saji ke Para Penerima Manfaat Masyarakat ALA Desak Presiden Prabowo Sahkan Provinsi Baru, Bendera Alam Pedang Jadi Simbol Marwah Gayo Catatan Iwan Piliang: Indonesia Bisa Membuat Pesawat, tetapi Mengapa Sulit Menerbangkan Mimpi? Mantap, 2 Lintasan Utama ASDP Layani 33 Juta Penumpang Sepanjang 2025 Asap Karhutla Kalimantan Terdeteksi di Jakarta

Uncategorized

INKOPPAS Dorong Modernisasi Koperasi Pasar, Siapkan Tujuh Program Strategis Nasional

badge-check


 INKOPPAS Dorong Modernisasi Koperasi Pasar, Siapkan Tujuh Program Strategis Nasional Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Induk Koperasi Pedagang Pasar (INKOPPAS) menegaskan komitmennya memperkuat transformasi koperasi pasar tradisional melalui berbagai program strategis nasional. Langkah tersebut diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan pedagang pasar sekaligus memperkuat posisi koperasi sebagai penggerak ekonomi rakyat.

Sekretaris Umum INKOPPAS, Adrian Lame Muhar, mengatakan penguatan koperasi pasar, khususnya KOPPAS Tanah Abang, menjadi bagian penting dalam agenda modernisasi koperasi nasional. Menurut dia, KOPPAS Tanah Abang memiliki posisi strategis sebagai koperasi primer nasional di bawah pembinaan PUSKOPPAS DKI Jakarta dan INKOPPAS.

“Insya Allah Tanah Abang semakin maju dan sejahtera. Fokus kami adalah menghadirkan program-program nyata agar koperasi berkembang dan anggotanya makin sejahtera,” kata Adrian Lame di Jakarta, Senin (25/5/2026).

Ia menjelaskan, kepengurusan INKOPPAS di bawah Ketua Umum Yudianto Tri terus mendorong pengembangan usaha koperasi berbasis sektor produktif. Upaya tersebut dilakukan agar koperasi tidak hanya bergerak di bidang simpan pinjam, tetapi juga mampu mengelola usaha riil yang berdampak langsung terhadap peningkatan pendapatan anggota dan Sisa Hasil Usaha (SHU).

Menurut Adrian, INKOPPAS telah menyusun tujuh Rencana Anggaran Kegiatan (RAK) strategis tahun 2026 sebagai arah pengembangan koperasi pasar nasional. Program tersebut mencakup pengembangan sektor perdagangan, digitalisasi, hingga usaha strategis nasional.

Salah satu program yang menjadi perhatian ialah keterlibatan koperasi dalam sektor mineral dan batu bara (minerba). Adrian mengatakan koperasi pasar mulai mendapat peluang untuk ikut mengelola usaha pertambangan, termasuk potensi pengembangan usaha tambang di Sumatera Barat.

Selain sektor minerba, INKOPPAS juga mendorong koperasi untuk terlibat dalam pengelolaan sumur minyak tua sebagai bagian dari penguatan ekonomi koperasi.

“Kedepannya bukan tidak mungkin KOPPAS memiliki sumber minyak sendiri melalui pengelolaan sumur tua,” ujarnya.

INKOPPAS juga tengah mengembangkan konsep pengelolaan pasar berbasis koperasi. Adrian menyebut pihaknya telah berdiskusi dengan Perumda Pasar Jaya untuk menghadirkan pasar percontohan yang dikelola langsung oleh koperasi pedagang.

Beberapa pasar yang diusulkan antara lain Pasar Tanah Abang, Pasar Cibubur, Pondok Labu, Tebet Barat, dan Rawamangun. Menurut dia, model tersebut akan memberi dampak langsung terhadap kesejahteraan anggota karena berbagai layanan pasar dapat kembali menjadi bagian SHU koperasi.

Di sisi lain, revitalisasi pasar juga menjadi agenda penting INKOPPAS. Adrian mengatakan pihaknya mengusulkan agar setiap pembangunan dan revitalisasi pasar wajib melibatkan koperasi pedagang pasar.

“KOPPAS harus dilibatkan karena mereka yang paling memahami kebutuhan pedagang dan dinamika pasar,” katanya.

INKOPPAS turut mempercepat digitalisasi pasar melalui kerja sama dengan sejumlah bank BUMN, termasuk pemanfaatan sistem pembayaran QRIS. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi transaksi sekaligus memperluas peluang ekonomi digital bagi pedagang pasar.

Tak hanya itu, INKOPPAS juga menggagas pengembangan pasar sebagai pusat hiburan dan wisata rakyat. Kerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dilakukan untuk menghadirkan berbagai kegiatan hiburan di pasar, termasuk usulan pembangunan bioskop murah yang dikelola koperasi.

Menurut Adrian, langkah tersebut diperlukan untuk meningkatkan daya tarik pasar tradisional di tengah persaingan perdagangan daring yang semakin ketat.

Program lain yang menjadi fokus ialah penguatan rantai pasok atau supply chain perdagangan pasar. INKOPPAS mendorong pengelolaan distribusi barang yang lebih terintegrasi, mulai dari produksi, pergudangan, distribusi, hingga sampai ke konsumen.

Selain itu, penguatan administrasi pedagang melalui Surat Perjanjian Hak Berdagang (SPHB) juga terus dilakukan guna menciptakan tata kelola koperasi yang lebih tertib dan profesional.

“Kami ingin setiap KOPPAS mampu mengelola supply chain sendiri sesuai karakter pasar masing-masing,” ujar Adrian.

INKOPPAS juga bekerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal untuk membentuk pasar halal nasional serta membantu pengurusan sertifikasi halal dan Nomor Induk Berusaha (NIB) secara gratis bagi anggota koperasi.

Adrian berharap seluruh program tersebut dapat mendorong peningkatan kesejahteraan anggota koperasi pasar di berbagai daerah.

“Kami berharap SHU terus meningkat dan koperasi pasar semakin mandiri di masa depan,” katanya.*** (Septiadi)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

KKP Segel Tambak Udang 7,71 Hektare di Karimunjawa, Ada Apa?

14 Oktober 2026 - 19:03 WIB

Indonesia Raih Kenaikan Kuota Tuna Sirip Biru Selatan 25 Persen, Jadi 1.670 Ton per Tahun

12 Oktober 2026 - 14:21 WIB

KKP Siapkan Produk Lele dan Nila Siap Masak untuk SPPG

10 Oktober 2026 - 06:21 WIB

Trenggono Tekankan Komunikasi Publik untuk Kawal Enam Program Prioritas KKP

8 Oktober 2026 - 06:45 WIB

Kabupaten Blora Uji Coba Pelaksanaan MBG Secara Prasmanan

6 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Alutsista Indonesia Makin Modern: Rafale, A400M, Scorpene hingga Kapal Induk Pertama Perkuat Pertahanan Nasional

5 Oktober 2026 - 20:21 WIB

760 Ribu WNA Gunakan Layanan KAI Group hingga Agustus 2026, Perjalanan Wisata Antarkota Terus Tumbuh

4 Oktober 2026 - 14:05 WIB

DPD Tani Merdeka Indonesia Aceh Tengah Ucapkan Selamat atas Pelantikan Plt. Kepala Dinas Pertanian

1 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Dinas Sosial Kabupaten Fakfak Prioritaskan Pembenahan Data demi Bantuan Tepat Sasaran

28 September 2026 - 16:04 WIB

Penumpang Melahirkan di Kereta KRL Rute Serpong

24 September 2026 - 18:46 WIB

Trending di Uncategorized