Menu

Mode Gelap
Idang Meulapeh Warnai Maulid Nabi di Jakarta, Tradisi Nagan yang Pernah Raih Rekor Dunia Haji Fikri: Pengawasan Pemerintahan Adalah Kewajiban Wakil Rakyat, Pejabat Diminta Jangan Korupsi FIFGROUP Perluas Manfaat Kampung Sehat melalui Sanitasi Layak dan Pencegahan Stunting KPK Ungkap Fakta Baru Kasus Unsoed, Ali Rokhman Ditunjuk Jadi Plt Rektor Menjaga Warisan Luhur: Peringatan Maulid Nabi Besar SAW di Masjid Istiqamah Desa Simpang Kelaping Sarat Adat dan Budaya Lewat Panggung Seni, Guruh Sukarno Putra Ajak Masyarakat Peduli Anak Penyintas Kanker

Uncategorized

INKOPPAS Dorong Modernisasi Koperasi Pasar, Siapkan Tujuh Program Strategis Nasional

badge-check


 INKOPPAS Dorong Modernisasi Koperasi Pasar, Siapkan Tujuh Program Strategis Nasional Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Induk Koperasi Pedagang Pasar (INKOPPAS) menegaskan komitmennya memperkuat transformasi koperasi pasar tradisional melalui berbagai program strategis nasional. Langkah tersebut diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan pedagang pasar sekaligus memperkuat posisi koperasi sebagai penggerak ekonomi rakyat.

Sekretaris Umum INKOPPAS, Adrian Lame Muhar, mengatakan penguatan koperasi pasar, khususnya KOPPAS Tanah Abang, menjadi bagian penting dalam agenda modernisasi koperasi nasional. Menurut dia, KOPPAS Tanah Abang memiliki posisi strategis sebagai koperasi primer nasional di bawah pembinaan PUSKOPPAS DKI Jakarta dan INKOPPAS.

“Insya Allah Tanah Abang semakin maju dan sejahtera. Fokus kami adalah menghadirkan program-program nyata agar koperasi berkembang dan anggotanya makin sejahtera,” kata Adrian Lame di Jakarta, Senin (25/5/2026).

Ia menjelaskan, kepengurusan INKOPPAS di bawah Ketua Umum Yudianto Tri terus mendorong pengembangan usaha koperasi berbasis sektor produktif. Upaya tersebut dilakukan agar koperasi tidak hanya bergerak di bidang simpan pinjam, tetapi juga mampu mengelola usaha riil yang berdampak langsung terhadap peningkatan pendapatan anggota dan Sisa Hasil Usaha (SHU).

Menurut Adrian, INKOPPAS telah menyusun tujuh Rencana Anggaran Kegiatan (RAK) strategis tahun 2026 sebagai arah pengembangan koperasi pasar nasional. Program tersebut mencakup pengembangan sektor perdagangan, digitalisasi, hingga usaha strategis nasional.

Salah satu program yang menjadi perhatian ialah keterlibatan koperasi dalam sektor mineral dan batu bara (minerba). Adrian mengatakan koperasi pasar mulai mendapat peluang untuk ikut mengelola usaha pertambangan, termasuk potensi pengembangan usaha tambang di Sumatera Barat.

Selain sektor minerba, INKOPPAS juga mendorong koperasi untuk terlibat dalam pengelolaan sumur minyak tua sebagai bagian dari penguatan ekonomi koperasi.

“Kedepannya bukan tidak mungkin KOPPAS memiliki sumber minyak sendiri melalui pengelolaan sumur tua,” ujarnya.

INKOPPAS juga tengah mengembangkan konsep pengelolaan pasar berbasis koperasi. Adrian menyebut pihaknya telah berdiskusi dengan Perumda Pasar Jaya untuk menghadirkan pasar percontohan yang dikelola langsung oleh koperasi pedagang.

Beberapa pasar yang diusulkan antara lain Pasar Tanah Abang, Pasar Cibubur, Pondok Labu, Tebet Barat, dan Rawamangun. Menurut dia, model tersebut akan memberi dampak langsung terhadap kesejahteraan anggota karena berbagai layanan pasar dapat kembali menjadi bagian SHU koperasi.

Di sisi lain, revitalisasi pasar juga menjadi agenda penting INKOPPAS. Adrian mengatakan pihaknya mengusulkan agar setiap pembangunan dan revitalisasi pasar wajib melibatkan koperasi pedagang pasar.

“KOPPAS harus dilibatkan karena mereka yang paling memahami kebutuhan pedagang dan dinamika pasar,” katanya.

INKOPPAS turut mempercepat digitalisasi pasar melalui kerja sama dengan sejumlah bank BUMN, termasuk pemanfaatan sistem pembayaran QRIS. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi transaksi sekaligus memperluas peluang ekonomi digital bagi pedagang pasar.

Tak hanya itu, INKOPPAS juga menggagas pengembangan pasar sebagai pusat hiburan dan wisata rakyat. Kerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dilakukan untuk menghadirkan berbagai kegiatan hiburan di pasar, termasuk usulan pembangunan bioskop murah yang dikelola koperasi.

Menurut Adrian, langkah tersebut diperlukan untuk meningkatkan daya tarik pasar tradisional di tengah persaingan perdagangan daring yang semakin ketat.

Program lain yang menjadi fokus ialah penguatan rantai pasok atau supply chain perdagangan pasar. INKOPPAS mendorong pengelolaan distribusi barang yang lebih terintegrasi, mulai dari produksi, pergudangan, distribusi, hingga sampai ke konsumen.

Selain itu, penguatan administrasi pedagang melalui Surat Perjanjian Hak Berdagang (SPHB) juga terus dilakukan guna menciptakan tata kelola koperasi yang lebih tertib dan profesional.

“Kami ingin setiap KOPPAS mampu mengelola supply chain sendiri sesuai karakter pasar masing-masing,” ujar Adrian.

INKOPPAS juga bekerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal untuk membentuk pasar halal nasional serta membantu pengurusan sertifikasi halal dan Nomor Induk Berusaha (NIB) secara gratis bagi anggota koperasi.

Adrian berharap seluruh program tersebut dapat mendorong peningkatan kesejahteraan anggota koperasi pasar di berbagai daerah.

“Kami berharap SHU terus meningkat dan koperasi pasar semakin mandiri di masa depan,” katanya.*** (Septiadi)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Di Upacara Peringatan HUT ke 81 Jawa Tengah, Gubernur Ahmad Luthfi Pamer Keberhasilan

20 Agustus 2026 - 15:03 WIB

KKP Kibarkan Merah Putih di Perairan Teluk Banten

19 Agustus 2026 - 13:12 WIB

Penyair LK Ara dan Salman Yoga Baca Puisi di Hari Didong

16 Agustus 2026 - 16:35 WIB

TNI dan Polisi Lepas Tembakan, Peringatan Hari Damai Aceh di Masjid Raya Baiturrahman jadi Ricuh

15 Agustus 2026 - 15:08 WIB

Dari Lilitan Utang, Ibu Rini Kini Tekuni Bisnis Gitar dan Perjuangkan Masa Depan Anak

14 Agustus 2026 - 18:04 WIB

Bandara Husein Mulai Layani Pesawat Jet dengan 12 Rute Domestik

14 Agustus 2026 - 16:54 WIB

“Duta” Radio Rimba Raya Hadiri Transformasi Kreator Indonesia di RRI Pusat

13 Agustus 2026 - 13:55 WIB

Raup Suara Mayoritas Tantan Sulthon Nakhodai PWI Jabar Periode 2026-2031

13 Agustus 2026 - 12:31 WIB

Sri Mulyati Buat Kreasi Mozaik Bunga dari Plastik Bekas, Bukti Sampah Bisa Menjadi Karya Seni Bernilai

7 Agustus 2026 - 10:58 WIB

MK: Transparansi Penyebab Delay Pesawat Perlu Diperkuat

6 Agustus 2026 - 04:48 WIB

Trending di Uncategorized