Menu

Mode Gelap
Sekjen IABI: Kompensasi Delay Bentuk Tanggung Jawab Maskapai Bahlil Prioritaskan Warga Tanimbar dan Maluku Barat Daya Bekerja di Proyek LNG Blok Masela KAI Angkut 10.050 Ton Pupuk pada Semester I 2026, Perkuat Distribusi Antardaerah Perkuat Ketahanan Energi Nasional, PTPN I Kembangkan Bioetanol Syarat Kapal Nelayan 30-200 GT Dapat Solar Rp15.000 per Liter, Ini Kata Kementerian-KP Wow Banyak! KAI Kelola 12.856 Sarana Perkeretaapian untuk Dukung Mobilitas dan Logistik Nasional, Ini Dia Rinciannya

PERISTIWA

Kepala Sekolah Zam Zam Hadiri CAMBRIDGE SCHOOL CONFERENCE 2025 Di Bali

badge-check


 Kepala Sekolah Zam Zam Hadiri CAMBRIDGE SCHOOL CONFERENCE 2025 Di Bali Perbesar

Wartatrans.com, BANYUMAS — Kepala SMP MBS Zam-Zam Cilongok, Evy Nurhidayati, S.Pd., menjadi satu-satunya wakil dari sekolah Muhammadiyah yang mendapat kesempatan menghadiri Cambridge School Conference 2025. Acara prestisius yang diikuti lebih dari 300 peserta dari 37 negara ini berlangsung pada 7–9 Desember 2025 di The Westin Resort, Nusa Dua, Bali.

“Alhamdulillah, ini pengalaman istimewa. Saya bersyukur bisa hadir sebagai delegasi dari sekolah Muhammadiyah, sekaligus satu-satunya sekolah Muhammadiyah yang mendapatkan undangan resmi pada konferensi ini,” ujar Evy.

Evy, yang juga Koordinator SMP/MTs Forum Guru Muhammadiyah (FGM) Banyumas, menyampaikan bahwa keikutsertaannya menjadi ajang penting untuk menunjukkan kesiapan sekolah Muhammadiyah dalam berkontribusi di kancah pendidikan global dengan semangat berkemajuan dan global thinking.

Sejak tiba di Bali, Evy merasakan antusiasme yang besar. Selain suasana yang menyegarkan, konferensi ini membuka ruang pertemuan dengan para pendidik dan school leaders dari berbagai negara. “Banyak insight baru terkait pengelolaan sekolah, terutama dari institusi yang telah menerapkan full Cambridge curriculum. Sesi diskusi, presentasi, dan interaksi informal memberi pemahaman baru tentang bagaimana sekolah-sekolah dunia membangun budaya belajar yang adaptif, inovatif, dan berorientasi global,” jelasnya.

Salah satu momen paling berkesan bagi Evy adalah pertemuannya dengan para pimpinan dan direktur program Cambridge University Press & Assessment, termasuk Regional Director Southeast Asia & Pacific, Kanjna Paranthaman. Dalam pertemuan tersebut, Kanjna menyampaikan apresiasi kepada Muhammadiyah sebagai salah satu organisasi terbesar di dunia dan berterima kasih atas kontribusinya dalam memajukan pendidikan serta menjadi bagian dari Cambridge University Press & Assessment.

“Ucapan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri sekaligus motivasi untuk terus membawa semangat peningkatan kualitas pendidikan di lingkungan sekolah Muhammadiyah,” ungkap Evy.

Ia juga bertemu dengan Regional Senior Education Professional Development Manager–International Education Cambridge University Press & Assessment, Allen Davenport, sosok yang dikenal sangat humble. Dalam sesi tersebut, Allen mendorong para pendidik untuk menumbuhkan kreativitas, critical thinking, serta learning to learn pada peserta didik.

Konferensi ini juga menjadi kesempatan berharga untuk membangun jejaring profesional lintas negara. Berinteraksi dengan delegasi dari berbagai benua memberikan perspektif baru mengenai tantangan sekaligus inovasi pendidikan global. “Rasanya seperti membuka jendela besar tentang bagaimana dunia bergerak maju melalui kolaborasi dan pertukaran gagasan,” tuturnya.

Meski demikian, Evy mengakui adanya tantangan selama kegiatan, salah satunya banyaknya sesi paralel dengan narasumber hebat dan tema menarik. “Tidak mungkin mengikuti semuanya sehingga saya harus memilih sesi yang paling relevan dengan konteks sekolah saya. Meski begitu, setiap sesi yang saya ikuti tetap memberikan wawasan yang kaya dan aplikatif,” ujarnya.

Secara keseluruhan, Cambridge School Conference 2025 menjadi perjalanan intelektual dan pengalaman personal yang sangat bermakna bagi Evy. Konferensi ini tidak hanya menghadirkan pertukaran pengetahuan, tetapi juga memperkuat semangat untuk terus berinovasi, memperluas jejaring, dan menyiapkan diri menjadi bagian dari ekosistem pendidikan global yang dinamis.*** (Hamidin)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Bahlil Prioritaskan Warga Tanimbar dan Maluku Barat Daya Bekerja di Proyek LNG Blok Masela

17 Juli 2026 - 14:25 WIB

Aceh Tamiang Mulai Tanam Padi Perdana di Lahan Pascabanjir, Terapkan Sistem Pertanian Modern

17 Juli 2026 - 00:42 WIB

KAI Dampingi UMK Binaan dari Penguatan Kapasitas hingga Akses Pasar di INACRAFT Festival Yogyakarta 2026

16 Juli 2026 - 21:07 WIB

Pelindo Regional 2 Catat Pertumbuhan Positif di Seluruh Lini Layanan Kepelabuhanan

16 Juli 2026 - 20:38 WIB

Komitmen ASRI Berbuah Prestasi, IPCC Sabet Penghargaan Green and Smart Port 2026

16 Juli 2026 - 20:18 WIB

Keren! STIP Indonesia Cetak 1.735 SDM Maritim Berdaya Saing Global

16 Juli 2026 - 17:07 WIB

FIFGROUP Salurkan Rp1,88 Miliar Dana Bergulir Bagi 524 UMKM Binaan

16 Juli 2026 - 13:16 WIB

⁠Dukung Kelancaran Arus Logistik Pelabuhan, KSOP Utama Tanjung Priok berikan kebijakan penyesuaian YOR

16 Juli 2026 - 13:03 WIB

Kepala BPSDMP Lantik 361 Perwira STIP Indonesia

16 Juli 2026 - 11:49 WIB

Pelindo Regional 4 Perkuat Budaya Keselamatan bagi Peserta Magang

16 Juli 2026 - 09:53 WIB

Trending di ANJUNGAN