Menu

Mode Gelap
Pengukuhan GLS SIGMA SMPIT Sinergi IBS dan Pembekalan TALENTA 2026 Bersama GLN GAREULIS Nasional Di Tengah Kenaikan Harga BBM, PRESSOLIND Diesel Tawarkan Solusi Efisiensi bagi Pengguna Kendaraan Ati Ganda Siap Berbagi Pengalaman di Diskusi Kartini Seni Musik dan Film 2026 KAI Daop 7 Imbau Penumpang Datang Lebih Awal ke Stasiun Kediri karena Agenda Kelas Malam Puluhan Warga Terjebak di Bur Lintang, Jalur Nasional Putus Akibat Hujan Deras Melalui TJSL, Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Perkuat Pelestarian Terumbu Karang dan Ekosistem Laut Kepulauan Seribu

SENI BUDAYA

Ati Ganda Siap Berbagi Pengalaman di Diskusi Kartini Seni Musik dan Film 2026

badge-check


 Ati Ganda Siap Berbagi Pengalaman di Diskusi Kartini Seni Musik dan Film 2026 Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Nama besar koreografer senior Ati Ganda dipastikan akan meramaikan Diskusi NGOBRAS (Ngobrol Santai Bareng Kartini Seni, Musik dan Film) 2026. Kegiatan yang diinisiasi Forum Wartawan Hiburan (FORWAN) Indonesia ini mendapat dukungan penuh dari Kementerian Kebudayaan RI serta Bank BNI 46.

Ati Ganda mengaku tak menyangka saat mendapat undangan langsung dari Ketua Umum FORWAN, Sutrisno Buyil, untuk menjadi narasumber. Ia bahkan sempat merasa kurang percaya diri karena akan satu forum dengan tokoh-tokoh penting di bidangnya.

“Saya cukup terkejut ketika diminta jadi narasumber, apalagi akan berdampingan dengan Direktur Perfilman, Musik dan Seni Kementerian Kebudayaan serta para narasumber hebat lainnya. Rasanya saya masih harus banyak belajar,” ujar Ati Ganda saat dihubungi, Sabtu (17/4/2026).

Meski begitu, pendiri Studio 26 Dancer ini memastikan kesiapannya untuk berbagi pengalaman panjangnya di dunia tari dan koreografi. Ia berharap cerita perjalanan kariernya dapat memberi inspirasi dan manfaat bagi peserta diskusi.

“Saya akan mencoba berbagi pengalaman selama berkarier di dunia tari. Mudah-mudahan bisa menjadi tambahan wawasan bagi peserta,” katanya.

Menurut Ati Ganda, FORWAN merupakan organisasi wartawan hiburan yang konsisten menghadirkan diskusi berkualitas sekaligus memberikan apresiasi kepada pelaku industri hiburan, khususnya di bidang musik dan film.

“FORWAN punya komitmen yang kuat. Tidak mudah menjaga konsistensi seperti itu, tapi mereka mampu. Itu menunjukkan kepercayaan publik dan reputasi yang sudah terbangun,” jelasnya.

Ia juga menilai konsep diskusi yang dihadirkan FORWAN berbeda dari yang lain, karena memadukan unsur edukasi dengan hiburan.

“Diskusinya tidak monoton, ada sentuhan hiburan seperti musik dan fashion show. Ini konsep yang segar dan menarik,” tambahnya.

Profil Singkat Ati Ganda

Ati Ganda dikenal sebagai salah satu koreografer senior Indonesia yang telah menapaki karier sejak pertengahan 1970-an. Ia mulai aktif mengajar tari dan menciptakan koreografi sejak 1975, dan hingga kini tetap produktif berkarya.

Pada 1977, ia bergabung sebagai pelatih tari di grup Swara Maharddhika bersama Guruh Soekarno Putra. Kemudian pada 1980, ia mendirikan Studio 26 Dancer sebagai wadah pengembangan talenta muda di bidang tari.

Sejak akhir 1970-an, Ati Ganda telah dipercaya menangani koreografi untuk berbagai artis ternama Tanah Air. Bahkan, ia tercatat terlibat dalam sekitar 5.000 produksi videoklip musik, baik sebagai koreografer maupun penyusun konsep cerita.

Beberapa karya ikonik yang pernah digarapnya antara lain videoklip Fariz RM (Barcelona, Sakura), Utha Likumahuwa (Sesaat Kau Hadir, Dansa Suka-Suka), serta Iwan Fals (Bento, Buku Ini Aku Pinjam, Mata Indah Bola Pingpong).

Sepanjang kariernya, ia telah bekerja sama dengan ratusan musisi papan atas seperti Titi DJ, Chrisye, Ahmad Albar, Trie Utami, hingga kelompok musik generasi baru seperti WEEBEE.

Tak hanya di dalam negeri, sejak 1979 Ati Ganda juga aktif memperkenalkan budaya Indonesia ke mancanegara melalui berbagai misi kesenian.

Dengan pengalaman panjang dan dedikasinya, kehadiran Ati Ganda dalam diskusi ini diharapkan mampu memberikan perspektif berharga tentang peran seni, khususnya perempuan, dalam memperkuat identitas budaya Indonesia di kancah global.*** (Buyil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Nucke Rahma SH, Novelis Kondang Siap Jadi Narasumber Ngobrol Santai Bareng Kartini Seni, Musik dan Film 2026

18 April 2026 - 18:42 WIB

GLN Gareulis Luncurkan TALENTA 2026, Dorong Literasi sebagai Gerakan Transformatif

18 April 2026 - 15:00 WIB

Fahira Idris dalam Goresan Kartun Putra Gara untuk Pameran JAKARTUN 2026

18 April 2026 - 11:41 WIB

Dica Melo Sukses Sebagai Brand Ambassador, Kembali Dikontrak Meinl.

17 April 2026 - 21:19 WIB

Bersama Rumah Aksara, Guru SMA Asah Kompetensi Menulis di Perpustakaan Bogor

17 April 2026 - 11:04 WIB

Zee Asadel Magma Baru Industri Film Indonesia

16 April 2026 - 14:12 WIB

Chairil Gibran Ramadhan: “Si Pitung” Sastra Betawi

16 April 2026 - 05:55 WIB

Studiosa dan Nazar Apache: Membangun Ekosistem Musik Aceh dari Akar Kreativitas

16 April 2026 - 05:45 WIB

Film Kupilih Jalur Langit, Drama Religi Tanpa Dakwah

16 April 2026 - 05:35 WIB

Dari Sakit ke Karya: Dudin Lahirkan Lagu Religi dari Perenungan

14 April 2026 - 22:19 WIB

Trending di SENI BUDAYA