Menu

Mode Gelap
Halimah Munawir Podcast Roadshow Hadir di Symphony & Harmony IWAPI DKI Jakarta Perkuat Kualitas Layanan, IPCC Gelar Management Walkthrough di Terminal Satelit Banjarmasin Sapuan Kuas Jadi Wasiat Budaya, Perhelatan Mural #Sinergi Sukowati 2 Digelar di Sragen Ramainya WNA Naik Whoosh Sepanjang 2026, Malaysia Jadi Penumpang Terbanyak HUT ke-23, KAI Services Tegaskan Komitmen Perkuat Layanan dan Keamanan Pangan Lewat Sertifikasi ISO 22000 Pegawai KSOP Utama Tanjung Priok Raih Medali Emas ISKA, Harumkan Nama Kemenhub

SENI BUDAYA

Ati Ganda Siap Berbagi Pengalaman di Diskusi Kartini Seni Musik dan Film 2026

badge-check


 Ati Ganda Siap Berbagi Pengalaman di Diskusi Kartini Seni Musik dan Film 2026 Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Nama besar koreografer senior Ati Ganda dipastikan akan meramaikan Diskusi NGOBRAS (Ngobrol Santai Bareng Kartini Seni, Musik dan Film) 2026. Kegiatan yang diinisiasi Forum Wartawan Hiburan (FORWAN) Indonesia ini mendapat dukungan penuh dari Kementerian Kebudayaan RI serta Bank BNI 46.

Ati Ganda mengaku tak menyangka saat mendapat undangan langsung dari Ketua Umum FORWAN, Sutrisno Buyil, untuk menjadi narasumber. Ia bahkan sempat merasa kurang percaya diri karena akan satu forum dengan tokoh-tokoh penting di bidangnya.

“Saya cukup terkejut ketika diminta jadi narasumber, apalagi akan berdampingan dengan Direktur Perfilman, Musik dan Seni Kementerian Kebudayaan serta para narasumber hebat lainnya. Rasanya saya masih harus banyak belajar,” ujar Ati Ganda saat dihubungi, Sabtu (17/4/2026).

Meski begitu, pendiri Studio 26 Dancer ini memastikan kesiapannya untuk berbagi pengalaman panjangnya di dunia tari dan koreografi. Ia berharap cerita perjalanan kariernya dapat memberi inspirasi dan manfaat bagi peserta diskusi.

“Saya akan mencoba berbagi pengalaman selama berkarier di dunia tari. Mudah-mudahan bisa menjadi tambahan wawasan bagi peserta,” katanya.

Menurut Ati Ganda, FORWAN merupakan organisasi wartawan hiburan yang konsisten menghadirkan diskusi berkualitas sekaligus memberikan apresiasi kepada pelaku industri hiburan, khususnya di bidang musik dan film.

“FORWAN punya komitmen yang kuat. Tidak mudah menjaga konsistensi seperti itu, tapi mereka mampu. Itu menunjukkan kepercayaan publik dan reputasi yang sudah terbangun,” jelasnya.

Ia juga menilai konsep diskusi yang dihadirkan FORWAN berbeda dari yang lain, karena memadukan unsur edukasi dengan hiburan.

“Diskusinya tidak monoton, ada sentuhan hiburan seperti musik dan fashion show. Ini konsep yang segar dan menarik,” tambahnya.

Profil Singkat Ati Ganda

Ati Ganda dikenal sebagai salah satu koreografer senior Indonesia yang telah menapaki karier sejak pertengahan 1970-an. Ia mulai aktif mengajar tari dan menciptakan koreografi sejak 1975, dan hingga kini tetap produktif berkarya.

Pada 1977, ia bergabung sebagai pelatih tari di grup Swara Maharddhika bersama Guruh Soekarno Putra. Kemudian pada 1980, ia mendirikan Studio 26 Dancer sebagai wadah pengembangan talenta muda di bidang tari.

Sejak akhir 1970-an, Ati Ganda telah dipercaya menangani koreografi untuk berbagai artis ternama Tanah Air. Bahkan, ia tercatat terlibat dalam sekitar 5.000 produksi videoklip musik, baik sebagai koreografer maupun penyusun konsep cerita.

Beberapa karya ikonik yang pernah digarapnya antara lain videoklip Fariz RM (Barcelona, Sakura), Utha Likumahuwa (Sesaat Kau Hadir, Dansa Suka-Suka), serta Iwan Fals (Bento, Buku Ini Aku Pinjam, Mata Indah Bola Pingpong).

Sepanjang kariernya, ia telah bekerja sama dengan ratusan musisi papan atas seperti Titi DJ, Chrisye, Ahmad Albar, Trie Utami, hingga kelompok musik generasi baru seperti WEEBEE.

Tak hanya di dalam negeri, sejak 1979 Ati Ganda juga aktif memperkenalkan budaya Indonesia ke mancanegara melalui berbagai misi kesenian.

Dengan pengalaman panjang dan dedikasinya, kehadiran Ati Ganda dalam diskusi ini diharapkan mampu memberikan perspektif berharga tentang peran seni, khususnya perempuan, dalam memperkuat identitas budaya Indonesia di kancah global.*** (Buyil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sapuan Kuas Jadi Wasiat Budaya, Perhelatan Mural #Sinergi Sukowati 2 Digelar di Sragen

3 Juli 2026 - 20:00 WIB

Peserta PPN XIV Asal Maluku: Aceh Tinggalkan Kesan Mendalam, Sastra Tak Akan Hilang Selama Kata-kata Menjadi Jalan Kemanusiaan

2 Juli 2026 - 11:12 WIB

Yuli Riban, Perupa yang Mengabdikan Seni untuk Anak-anak Disabilitas

2 Juli 2026 - 11:02 WIB

Yuli Riban Art Class Gelar Pameran Seni Rupa Perupa Disabilitas Sambut Hari Anak Nasional 2026

2 Juli 2026 - 10:56 WIB

Indra Adhari Kupas One Month One Song dan Viral Lagunya di TikTok Malaysia di Staradio Tangerang

1 Juli 2026 - 18:04 WIB

Pelepasan Peserta PPN XIV di Bandara SIM, Panitia Pastikan Misi Sastra dan Budaya Aceh Terus Berlanjut

1 Juli 2026 - 09:22 WIB

Di SagoeTV Putra Gara dan Salman Yoga Bahas Masa Depan Sastra Aceh

29 Juni 2026 - 19:17 WIB

Djamal Syarif Buka Malam Penutupan PPN XIV Aceh dengan Pembacaan Puisi

28 Juni 2026 - 22:03 WIB

Nyakman Lamjame Apresiasi Film Keumalahayati, Namun Judul “Pasukan 1000 Janda” Perlu Dikaji Kembali

28 Juni 2026 - 19:52 WIB

Jose Rizal Manua Dukung Keberatan Seniman Aceh atas Judul Film Malahayati: Pasukan 1000 Janda

28 Juni 2026 - 15:56 WIB

Trending di SENI BUDAYA