Menu

Mode Gelap
ASDP Tambah Kapal, Antrean Padang Bai–Lembar Berhasil Diurai Didukung Pemerintah, Penumpang KA PSO KAI Tembus 7,88 Juta pada Januari–Mei 2026 SCTV Music Awards 2026 Beri Panggung Lebih Besar untuk Musik Daerah Pembahasan Tarif Transjabodetabek Masih Bergulir, Transjakarta Sebut Belum Final Halimah Munawir Raih Penghargaan Kategori Inovator pada HUT PT Majmu Musti Sundaya Volkswagen ID. Buzz di Indonesia: SmartDeck Jadi Senjata Baru, Penjualan EV Mulai Tancap Gas

ANJUNGAN

Kinerja IPC TPK Pontianak Meningkat 14,3% pada Oktober 2025

badge-check


 Foto istimewa/IPC TPK Perbesar

Foto istimewa/IPC TPK

Wartatrans.com, PONTIANAK – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Pontianak membukukan kenaikan kinerja operasi sebesar 14,3% pada Oktober 2025 dibanding periode yang sama di tahun 2024. Volume operasi mencapai 26.275 TEUs, naik dari 22.994 TEUs pada Oktober tahun lalu. Pencapaian ini menegaskan tren pertumbuhan positif terminal petikemas terbesar di Kalimantan Barat tersebut.

“Kenaikan ini membuktikan bahwa kekuatan utama kami ada pada produktivitas di lapangan. Dengan peningkatan handling per call, kami ingin memastikan kelancaran arus logistik Kalimantan Barat tetap terjaga,” ujar M. Loutfie Hidayat, Manager IPC TPK Area Pontianak.

Pertumbuhan kinerja dipicu oleh peningkatan jumlah kontainer ukuran 40 feet yang mencapai 24%, produktivitas bongkar muat di kapal yang menembus 611 TEUs per call, serta penambahan 14 call dari salah satu pelayaran pada periode Oktober 2025.

Melansir data BPS Kalimantan Barat, kondisi ekspor pada September 2025 justru mengalami penurunan tajam hingga 71%, dari USD 222,93 juta pada 2024 menjadi USD 63,22 juta pada 2025. Meski demikian, impor naik tipis sebesar 0,3%.

Kontras menarik muncul ketika aktivitas perdagangan tampak lesu di September, namun kinerja pelabuhan kembali menunjukkan penguatan pada Oktober melalui peningkatan arus petikemas, utamanya dari sektor logistik domestik dan pengiriman barang konsumsi serta manufaktur.

“Di tengah tren ekspor yang sedang menurun, operasi pelabuhan harus menjadi penggerak, bukan sekadar pengikut pasar. Kami berkomitmen mendorong kinerja logistik agar perdagangan Kalimantan Barat kembali pulih,” pungkas Loutfie.(ahmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

ASDP Tambah Kapal, Antrean Padang Bai–Lembar Berhasil Diurai

15 Juni 2026 - 19:06 WIB

Volkswagen ID. Buzz di Indonesia: SmartDeck Jadi Senjata Baru, Penjualan EV Mulai Tancap Gas

15 Juni 2026 - 16:23 WIB

Pembebasan PPN Tiket Pesawat Domestik Dinilai Mampu Dorong Mobilitas dan Pertumbuhan Ekonomi

15 Juni 2026 - 14:49 WIB

Final Pro Futsal League 2026 Jadi Ajang Pemberdayaan UMKM, Nasabah PNM Raup Berkah di Tengah Antusiasme Penonton

15 Juni 2026 - 00:34 WIB

Sambut Liburan Sekolah, ASDP Perkuat Layanan dan Keselamatan Penyeberangan

14 Juni 2026 - 17:36 WIB

BPSDMP Sampaikan Keprihatian Mendalam Insiden KMP Aceh Hebat 2

13 Juni 2026 - 16:44 WIB

ASDP Prioritaskan Pemulihan Korban dan Evaluasi Pascainsiden KMP Aceh Hebat 2

13 Juni 2026 - 15:46 WIB

Jelang Liburan Sekolah, Ada Uji Petik Kelaiklautan di Pelabuhan Merak

13 Juni 2026 - 14:45 WIB

Dukung ESG dan SDGs, IPC TPK Manfaatkan Kembali 209 Kilogram Seragam Bekas

13 Juni 2026 - 09:51 WIB

Pelindo Dukung Pelestarian Ekosistem Laut, Rehabilitasi Terumbu Karang di Pulau Hanita

13 Juni 2026 - 06:03 WIB

Trending di ANJUNGAN