Wartatrans.com, PONTIANAK – Usia yang tak lagi muda tidak menjadi penghalang bagi Cek Mat untuk terus berkarya di dunia musik. Penyanyi senior yang telah lama dikenal masyarakat Pontianak ini masih aktif memenuhi berbagai undangan untuk tampil dan menghibur penggemarnya.
“Seminggu bisa dua sampai tiga kali undangan,” ujar Cek Mat saat ditemui usai salah satu penampilannya, Senin (15/06/2026).

Nama Cek Mat bukanlah sosok asing di kalangan pecinta musik Melayu Kalimantan Barat. Pada masa jayanya, ia kerap tampil di layar TVRI Pontianak membawakan lagu-lagu Melayu yang menjadi ciri khasnya. Suaranya yang merdu dan kemampuannya menghidupkan nuansa musik tradisional membuatnya memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat.
Tak hanya dikenal sebagai penyanyi, Cek Mat juga berperan besar dalam melahirkan generasi baru penyanyi daerah. Pengalamannya yang panjang di dunia tarik suara membuat dirinya sering dipercaya untuk melatih vokal para calon penyanyi di Pontianak dan sekitarnya.
Dedikasinya terhadap musik tidak pernah surut. Di tengah perubahan zaman dan perkembangan industri hiburan, Cek Mat tetap konsisten menjaga eksistensi musik Melayu. Baginya, bernyanyi bukan sekadar profesi, melainkan bagian dari pengabdian untuk melestarikan budaya daerah.
Kehadiran Cek Mat di berbagai acara masyarakat, mulai dari hajatan keluarga hingga kegiatan budaya, menjadi bukti bahwa sosoknya masih dicintai dan dihormati. Penampilannya yang penuh semangat sering kali mengundang nostalgia bagi penonton yang telah mengenalnya sejak puluhan tahun lalu.
Dengan semangat yang tak pernah padam, Cek Mat menunjukkan bahwa usia bukanlah batas untuk terus berkarya. Melalui suara dan pengabdiannya, ia tetap menjadi salah satu ikon musik Melayu Pontianak yang terus menginspirasi generasi muda untuk mencintai dan melestarikan seni budaya daerah.*** (LONYENK)

























