Menu

Mode Gelap
Buntut OTT KPK Di Kantor ATR/BPN Cibinong , HPPMI Dan LIRA Gelar Syukuran Serta Potong Domba.  SCI Gelar IEO 2027, Bahas Proyeksi Pertumbuhan Transportasi dan Pergudangan Bhutan Bersiap Gelar Bathing Carnival Bhutan Kedua di Telung, PemaGathsel KRL Jabodetabek Kembali Layani 1.065 Perjalanan, Empat Jadwal Bogor Dipulihkan Tata Terminal LNG Benoa, Pelindo Multi Terminal Dukung Ketahanan Energi di Bali Melalui Pertukaran Data ADS-B, AirNav dan CAAS Perkuat Layanan Lintas FIR

Uncategorized

Cek Mat, Penyanyi Senior Pontianak yang Tak Pernah Berhenti Berkarya

badge-check


 Cek Mat, Penyanyi Senior Pontianak yang Tak Pernah Berhenti Berkarya Perbesar

Wartatrans.com, PONTIANAK – Usia yang tak lagi muda tidak menjadi penghalang bagi Cek Mat untuk terus berkarya di dunia musik. Penyanyi senior yang telah lama dikenal masyarakat Pontianak ini masih aktif memenuhi berbagai undangan untuk tampil dan menghibur penggemarnya.

“Seminggu bisa dua sampai tiga kali undangan,” ujar Cek Mat saat ditemui usai salah satu penampilannya, Senin (15/06/2026).

Nama Cek Mat bukanlah sosok asing di kalangan pecinta musik Melayu Kalimantan Barat. Pada masa jayanya, ia kerap tampil di layar TVRI Pontianak membawakan lagu-lagu Melayu yang menjadi ciri khasnya. Suaranya yang merdu dan kemampuannya menghidupkan nuansa musik tradisional membuatnya memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat.

 

Tak hanya dikenal sebagai penyanyi, Cek Mat juga berperan besar dalam melahirkan generasi baru penyanyi daerah. Pengalamannya yang panjang di dunia tarik suara membuat dirinya sering dipercaya untuk melatih vokal para calon penyanyi di Pontianak dan sekitarnya.

 

Dedikasinya terhadap musik tidak pernah surut. Di tengah perubahan zaman dan perkembangan industri hiburan, Cek Mat tetap konsisten menjaga eksistensi musik Melayu. Baginya, bernyanyi bukan sekadar profesi, melainkan bagian dari pengabdian untuk melestarikan budaya daerah.

Kehadiran Cek Mat di berbagai acara masyarakat, mulai dari hajatan keluarga hingga kegiatan budaya, menjadi bukti bahwa sosoknya masih dicintai dan dihormati. Penampilannya yang penuh semangat sering kali mengundang nostalgia bagi penonton yang telah mengenalnya sejak puluhan tahun lalu.

Dengan semangat yang tak pernah padam, Cek Mat menunjukkan bahwa usia bukanlah batas untuk terus berkarya. Melalui suara dan pengabdiannya, ia tetap menjadi salah satu ikon musik Melayu Pontianak yang terus menginspirasi generasi muda untuk mencintai dan melestarikan seni budaya daerah.*** (LONYENK)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Buntut OTT KPK Di Kantor ATR/BPN Cibinong , HPPMI Dan LIRA Gelar Syukuran Serta Potong Domba. 

21 September 2026 - 14:58 WIB

Bhutan Bersiap Gelar Bathing Carnival Bhutan Kedua di Telung, PemaGathsel

21 September 2026 - 11:47 WIB

SMPN 259 Jakarta Angkat Isu Bullying Lewat Film Pendek Suara di Kepala Bimo

21 September 2026 - 01:05 WIB

Pegayon Angkat Motif Pepir Gayo, Forum Budaya Disiapkan untuk Hidupkan Seni di Kem Seni Antara

20 September 2026 - 15:47 WIB

7Dunia Showcase di Panggung Diskusi FF Horor Edisi IX: Ada Peristiwa Bocah Difabel Rebut Microfon lalu Azan, Bisa Viral Nih!

20 September 2026 - 12:22 WIB

Sejarah Baru Seni Rupa, Ribuan Orang tidak Kebagian Tiket Nonton Pameran Tunggal Lukisan SBY

19 September 2026 - 17:14 WIB

Pemkot Jakarta Timur Dukung Festival Tari Ratoh Jaroe

19 September 2026 - 10:07 WIB

Sinema Rakyat Aceh Tengah Buka Ruang bagi Talenta dan Cerita Lokal

19 September 2026 - 06:06 WIB

Kemenekraf Hadirkan Sinema Rakyat di Aceh Tengah: Wujud Kepedulian dan Pemulihan Bencana Melalui “Seni Merayu Tuhan”

19 September 2026 - 05:56 WIB

LESBUGA Audiensi dengan Pemkot Jakarta Timur, Festival Tari Ratoh Jaroe Siap Digelar

18 September 2026 - 21:25 WIB

Trending di SENI BUDAYA