Menu

Mode Gelap
Volkswagen ID. Buzz di Indonesia: SmartDeck Jadi Senjata Baru, Penjualan EV Mulai Tancap Gas Catatan Halimah Munawir: Rasa, Kata, dan Karya. Ketika Podcast Menemukan Hatinya Catatan Iwan Piliang: Jepang dan Mimpi Juara Dunia 2026 Asrul Assani Resmi Dilantik Menjadi Sekda Definitif Pemko Subulussalam Pembebasan PPN Tiket Pesawat Domestik Dinilai Mampu Dorong Mobilitas dan Pertumbuhan Ekonomi Percikan Mutia: Memilih Ketenangan di Tengah Budaya Pencitraan

Uncategorized

Cek Mat, Penyanyi Senior Pontianak yang Tak Pernah Berhenti Berkarya

badge-check


 Cek Mat, Penyanyi Senior Pontianak yang Tak Pernah Berhenti Berkarya Perbesar

Wartatrans.com, PONTIANAK – Usia yang tak lagi muda tidak menjadi penghalang bagi Cek Mat untuk terus berkarya di dunia musik. Penyanyi senior yang telah lama dikenal masyarakat Pontianak ini masih aktif memenuhi berbagai undangan untuk tampil dan menghibur penggemarnya.

“Seminggu bisa dua sampai tiga kali undangan,” ujar Cek Mat saat ditemui usai salah satu penampilannya, Senin (15/06/2026).

Nama Cek Mat bukanlah sosok asing di kalangan pecinta musik Melayu Kalimantan Barat. Pada masa jayanya, ia kerap tampil di layar TVRI Pontianak membawakan lagu-lagu Melayu yang menjadi ciri khasnya. Suaranya yang merdu dan kemampuannya menghidupkan nuansa musik tradisional membuatnya memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat.

 

Tak hanya dikenal sebagai penyanyi, Cek Mat juga berperan besar dalam melahirkan generasi baru penyanyi daerah. Pengalamannya yang panjang di dunia tarik suara membuat dirinya sering dipercaya untuk melatih vokal para calon penyanyi di Pontianak dan sekitarnya.

 

Dedikasinya terhadap musik tidak pernah surut. Di tengah perubahan zaman dan perkembangan industri hiburan, Cek Mat tetap konsisten menjaga eksistensi musik Melayu. Baginya, bernyanyi bukan sekadar profesi, melainkan bagian dari pengabdian untuk melestarikan budaya daerah.

Kehadiran Cek Mat di berbagai acara masyarakat, mulai dari hajatan keluarga hingga kegiatan budaya, menjadi bukti bahwa sosoknya masih dicintai dan dihormati. Penampilannya yang penuh semangat sering kali mengundang nostalgia bagi penonton yang telah mengenalnya sejak puluhan tahun lalu.

Dengan semangat yang tak pernah padam, Cek Mat menunjukkan bahwa usia bukanlah batas untuk terus berkarya. Melalui suara dan pengabdiannya, ia tetap menjadi salah satu ikon musik Melayu Pontianak yang terus menginspirasi generasi muda untuk mencintai dan melestarikan seni budaya daerah.*** (LONYENK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Volkswagen ID. Buzz di Indonesia: SmartDeck Jadi Senjata Baru, Penjualan EV Mulai Tancap Gas

15 Juni 2026 - 16:23 WIB

Catatan Halimah Munawir: Rasa, Kata, dan Karya. Ketika Podcast Menemukan Hatinya

15 Juni 2026 - 15:35 WIB

Catatan Iwan Piliang: Jepang dan Mimpi Juara Dunia 2026

15 Juni 2026 - 15:21 WIB

Asrul Assani Resmi Dilantik Menjadi Sekda Definitif Pemko Subulussalam

15 Juni 2026 - 15:07 WIB

Percikan Mutia: Memilih Ketenangan di Tengah Budaya Pencitraan

15 Juni 2026 - 14:15 WIB

Sastri Dalila, Istri Mantan Kadis Kehutanan Aceh Wahid Mustafa, Wafat dalam Penerbangan Menuju Banda Aceh

15 Juni 2026 - 11:04 WIB

Diaspora Aceh di AS dan Kanada Perkuat Identitas Budaya serta Gagas Program untuk Kemajuan Aceh

15 Juni 2026 - 10:18 WIB

Jurnalis Muslim Diminta Kuasai AI, Prof Sami: Teknologi Cepat, Kendali Tetap di Tangan Manusia

15 Juni 2026 - 09:53 WIB

Menteri LH Dorong Gerakan Nasional Tanam Bambu untuk Pulihkan Lahan Kritis

15 Juni 2026 - 01:21 WIB

Hari Purbakala ke-113, Warga Borobudur Napak Tilas Sejarah dan Rawat Warisan Budaya

15 Juni 2026 - 00:42 WIB

Trending di Uncategorized