Menu ✖

Mode Gelap
Pengobatan Gratis BMPRI Dekatkan Layanan Kesehatan kepada Warga Kampung Antalisa Suyudi Ario Seto Disetujui DPR Jadi Kapolri, Gantikan Listyo Sigit Kebun Hantu, Menyusuri Arsip Tubuh dan Pengalaman yang Tak Selesai AI Mengubah Wajah Demokrasi, Akademisi: Verifikasi Jadi Senjata Publik Tanam 10 Pala Tomandin di SMA Don Bosco Fakfak, Siswa Belajar Ketangguhan di Tengah El Nino KAI Services Perkuat Layanan Premium di Balik Perjalanan Nusantara Explorer

RAGAM

Dinas Sejarah Angkatan Laut Dukung Pengembangan Film Pahlawan Nasional John Lie sebagai Diplomasi Budaya

badge-check


 Dinas Sejarah Angkatan Laut Dukung Pengembangan Film Pahlawan Nasional John Lie sebagai Diplomasi Budaya Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Dinas Sejarah Angkatan Laut (Disjarahal) mendukung pengembangan film layar lebar yang mengangkat kisah Laksamana Muda TNI (Purn.) John Lie (Jahja Daniel Dharma), Pahlawan Nasional Indonesia sekaligus salah satu tokoh besar TNI Angkatan Laut. Film ini diharapkan menjadi media diplomasi budaya yang memperkenalkan sejarah perjuangan bangsa Indonesia kepada masyarakat, baik di dalam maupun luar negeri.

Kepala Dinas Sejarah Angkatan Laut, Laksamana Pertama TNI I Made Wira Hady Arsanta Wardhana, M.Tr.Opsla, memberikan dukungan terhadap pengembangan film tersebut agar tetap berpijak pada fakta sejarah, nilai kepahlawanan, serta semangat perjuangan Angkatan Laut Republik Indonesia. Hal itu dikemukakan saat rapat bersama di kantornya, Kamis (06/08/2026).

“Film ini mengangkat perjalanan hidup John Lie, seorang perwira Angkatan Laut keturunan Tionghoa kelahiran Manado yang memainkan peran penting dalam menembus blokade laut Belanda pada masa Revolusi Kemerdekaan. Melalui operasi-operasi berisiko tinggi, ia menyelundupkan logistik dan persenjataan demi mempertahankan kedaulatan Republik Indonesia. Atas jasa-jasanya, John Lie dianugerahi gelar Pahlawan Nasional pada tahun 2009,” terang Wira Hady Arsanta Wardhana.

Lebih jauh  Wira Hady menambahkan, bahwa kisah Jhon Lie ini bukan sekadar film sejarah, karya ini diharapkan menjadi diplomasi budaya yang menyampaikan pesan kuat tentang nasionalisme Indonesia.

“Kisah John Lie menunjukkan bahwa kecintaan kepada Tanah Air tidak ditentukan oleh latar belakang etnis, melainkan oleh pengabdian dan pengorbanan bagi bangsa. Sebagai tokoh peranakan Tionghoa, John Lie membuktikan bahwa mereka yang lahir, tumbuh, dan mengabdi di Indonesia adalah bagian utuh dari bangsa Indonesia, dengan hak dan tanggung jawab yang sama dalam menjaga kedaulatan negara. Semangat inilah yang ingin dihadirkan kepada generasi muda melalui medium perfilman,” tegas Wira lagi.

Pengembangan film ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Sejarah Angkatan Laut dengan sejumlah insan perfilman nasional. Salam Berkah Pictures dipimpin H. Erick Teguh, M.SE selaku President Director, bekerja sama dengan PT Avantgarde Production yang dipimpin Samina Purnawan sebagai Owner & President Director.

Pada aspek kreatif, Nucke Rahma dipercaya sebagai penulis skenario untuk film, serial, dan web series. Ferdy Firdaus MF bertugas sebagai Produser Promosi, sedangkan Putra Gara, – yang selama ini dikenal sebagai penulis novel-novel sejarah, mengemban tanggung jawab pada riset sejarah, pengembangan cerita, dan story development guna memastikan alur film memiliki landasan historis yang kuat.

“Dari kisah dan skenario ini pun akan saya adaptasi menjadi novel berlatar belakang sejarah,” terang Gara.

Melalui kolaborasi ini, Disjarahal berharap lahir sebuah film sejarah yang tidak hanya menghidupkan kembali sosok Pahlawan Nasional John Lie, tetapi juga memperkuat karakter kebangsaan, mempererat persatuan dalam keberagaman, serta menjadi sarana diplomasi budaya Indonesia di tingkat nasional maupun internasional. (Daus)

Baca Lainnya

Pengobatan Gratis BMPRI Dekatkan Layanan Kesehatan kepada Warga Kampung Antalisa

1 Oktober 2026 - 12:49 WIB

Kebun Hantu, Menyusuri Arsip Tubuh dan Pengalaman yang Tak Selesai

1 Oktober 2026 - 10:53 WIB

AI Mengubah Wajah Demokrasi, Akademisi: Verifikasi Jadi Senjata Publik

1 Oktober 2026 - 10:43 WIB

Penerapan Biometrik Meluas, dari Registrasi SIM Card hingga Perjalanan Udara

1 Oktober 2026 - 09:31 WIB

Dr. Mohammad Amin, M. Sn,MA Jangan Malu Disebut Kampungan, Dangdut Justru Siap Menembus UNESCO

1 Oktober 2026 - 03:44 WIB

Mansyur S Minta Wejangan Rhoma Irama: Jangan Takut Dangdut Ditinggal Anak Muda

1 Oktober 2026 - 03:12 WIB

Jeritan Pilu Warga Berawang Baro Pegasing Delapan Dekade Merdeka, Terisolasi di Kubangan Lumpur dan Janji Manis Pembangunan ‎

1 Oktober 2026 - 03:08 WIB

Peduli Lingkungan Sejak Dini, Terminal Teluk Lamong Edukasi Siswa tentang Pemilahan Sampah

30 September 2026 - 20:34 WIB

Dukung Program Presiden Prabowo, KKP Siapkan Produk Perikanan untuk Menu MBG

30 September 2026 - 18:39 WIB

Komitmen Jaga Setiap Perjalanan, DAMRI Raih Penghargaan Pelopor Kita DKI 2026

30 September 2026 - 14:46 WIB

Trending di JALUR