Menu

Mode Gelap
Eksekusi Lahan Pasar Inpres Takengon Ricuh, Aparat Amankan Situasi KAI Targetkan Stasiun Gambir Layani KRL pada 2028, Dukung Akses Langsung ke Monas KAI Perkuat Operasi dan Transformasi Bisnis Usai RUPS 2025, Bobby Rasyidin Paparkan Empat Arah Strategis Perkuat Ekosistem Penerbangan Nasional, INACA Kembali Gelar Indonesia Aero Summit Momentum HUT Ke-13, IPC TPK Hadirkan Khitanan Massal untuk Masyarakat Ombudsman RI Tinjau Pelabuhan Tanjung Priok, Pelayanan Publik Pelindo Tuai Apresiasi

EKOBIS

KMMI Dibentuk, Pelaku Usaha Sepakat Kawal Program Presiden Percepat Penempatan PMI Terampil

badge-check


 KMMI Dibentuk, Pelaku Usaha Sepakat Kawal Program Presiden Percepat Penempatan PMI Terampil Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Sejumlah pelaku usaha di sektor penempatan pekerja migran dan program magang sepakat membentuk Komunitas Migran dan Magang Indonesia (KMMI) dalam pertemuan perdana yang digelar di Gedung SMESCO Indonesia, Jakarta Selatan, Selasa, 14 Januari 2026.

Kesepakatan tersebut lahir dari kegiatan silaturahmi yang melibatkan lembaga pelatihan kerja (LPK), perusahaan penempatan pekerja migran Indonesia (P3MI), manning agency, perguruan tinggi, serta sejumlah SMK, khususnya dari sektor perhotelan, kelautan, dan maritim.

Pertemuan yang berlangsung sejak pukul 10.00 hingga 14.30 WIB itu menjadi forum dialog untuk merespons visi Presiden Prabowo Subianto dalam mempercepat peningkatan kualitas Pekerja Migran Indonesia (PMI). Pemerintah menargetkan pengiriman hingga 500 ribu pekerja terampil ke luar negeri pada 2026, dengan fokus pada lulusan vokasi dan sektor formal.

Para pelaku usaha menyatakan dukungan terhadap kebijakan pemerintah yang memprioritaskan peningkatan keterampilan PMI melalui pendidikan vokasi dan penguasaan bahasa asing, seperti Inggris dan Mandarin. Selain itu, pemerintah juga mendorong pengurangan penempatan di sektor domestik dan mengarahkan PMI ke sektor formal yang dinilai lebih terlindungi dari praktik eksploitasi.

Diskusi dalam pertemuan tersebut juga menyoroti pentingnya perlindungan PMI melalui kerja sama regional, termasuk di kawasan ASEAN dan negara-negara Teluk (GCC), guna menjamin upah layak, kondisi kerja yang aman, serta mencegah praktik penempatan ilegal oleh sindikat.

“Dibutuhkan sinergi kuat antar pelaku usaha, lembaga pendidikan, dan pemerintah agar tata kelola penempatan pekerja migran dan program magang menjadi lebih profesional, beretika, dan berkelanjutan,” ujar salah satu peserta pertemuan.

Sebagai tindak lanjut, para peserta sepakat membentuk KMMI sebagai wadah kolaborasi, advokasi, dan pertukaran informasi lintas lembaga. Komunitas ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem pelatihan, penempatan, serta perlindungan PMI dan peserta magang Indonesia di pasar internasional.

Pembentukan KMMI dinilai strategis di tengah kontribusi devisa pekerja migran yang mencapai sekitar Rp200 triliun pada 2025, dengan target pemerintah meningkat menjadi Rp250 triliun pada 2026. Para pelaku usaha optimistis KMMI dapat berperan aktif mendukung capaian tersebut sekaligus mengawal realisasi visi Presiden Prabowo di sektor pekerja migran.*** (PG)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Eksekusi Lahan Pasar Inpres Takengon Ricuh, Aparat Amankan Situasi

8 Juli 2026 - 15:02 WIB

Perkuat Ekosistem Penerbangan Nasional, INACA Kembali Gelar Indonesia Aero Summit

8 Juli 2026 - 13:26 WIB

Momentum HUT Ke-13, IPC TPK Hadirkan Khitanan Massal untuk Masyarakat

8 Juli 2026 - 12:43 WIB

Ombudsman RI Tinjau Pelabuhan Tanjung Priok, Pelayanan Publik Pelindo Tuai Apresiasi

8 Juli 2026 - 12:32 WIB

Indonesia jadi Tuan Rumah ICAO CAEP Working Group 5

8 Juli 2026 - 09:30 WIB

Mendagri Tito Karnavian Temui Tokoh Masyarakat Enang-Enang, Bahas Solusi Jalan dan Jembatan

7 Juli 2026 - 23:54 WIB

Pelindo Solusi Digital Perkuat Rantai Pasok Nasional Lewat Implementasi Produk Digital Pelabuhan

7 Juli 2026 - 20:57 WIB

Terminal Teluk Lamong Gandeng Suara Surabaya Media, Perkuat Edukasi Publik untuk Mitigasi Kepadatan Arus Logistik

7 Juli 2026 - 20:20 WIB

TDA Takengon Gelar Sharing dan Diskusi Kunci Mengelola Bisnis di Premium Coffee

7 Juli 2026 - 20:04 WIB

13 Keuchik Kluet Tengah Bersatu Desak Pemerintah Segera Tetapkan WPR

7 Juli 2026 - 13:10 WIB

Trending di RAGAM