Wartatrans.com, JAKARTA – Komunitas Hukum Konsultan Pertanahan dan Properti Bangsa Indonesia (Kohkantah Probangsi) resmi mendeklarasikan kepengurusan periode 2026–2031 dalam acara Deklarasi Akbar dan Seminar Nasional di Hotel Grand Whiz Poins Square, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Jumat (26/6/2026).
Deklrasi yang mengusung tema “Kohkantah Probangsi Kuat dan Besar untuk Kita Semua” itu diresmikan oleh Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Wamendes PDT), Ahmad Riza Patria.

Dalam kegiatan tersebut, Ketua Umum sekaligus pendiri Kohkantah Probangsi, Purwanto Kitung, bersama Sekretaris Umum Arif Pasha melantik sekitar 70 pengurus yang terdiri atas Pengurus Pusat, Koordinator Wilayah (Korwil) Jawa Timur dan Banten, serta pengurus cabang Sambas-Singkawang, Cirebon Raya, dan Kota Makassar.
Purwanto mengatakan organisasi yang dipimpinnya dibentuk untuk memberikan pendampingan kepada masyarakat dalam penyelesaian persoalan pertanahan, properti, dan bangunan, sekaligus membangun sinergi dengan pemerintah.
“Kami berharap seluruh pengurus dapat bekerja secara profesional dalam membantu masyarakat yang menghadapi persoalan atau sengketa tanah, properti, dan bangunan, serta menjalin kemitraan dengan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah,” kata Purwanto.
Acara deklarasi turut dihadiri dewan pakar yang terdiri dari sejumlah akademisi, dewan pembina, perwakilan pengurus wilayah dan cabang dari berbagai daerah, serta pejabat Badan Pertanahan Nasional (BPN).
Selain deklarasi dan pelantikan pengurus, kegiatan juga diisi dengan Seminar Nasional yang membahas isu-isu pertanahan dan penguatan organisasi.
Purwanto menambahkan, Kohkantah Probangsi akan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dalam enam bulan ke depan untuk menyusun Anggaran Rumah Tangga (ART), program kerja, dan arah pengembangan organisasi periode 2026–2031.
Menurutnya, melalui pembentukan kepengurusan baru tersebut, Kohkantah Probangsi diharapkan dapat berkontribusi dalam memberikan edukasi, pendampingan, serta solusi atas berbagai persoalan pertanahan di Indonesia.(****)






























