Wartatrans.com, JAKARTA – Di tengah terbatasnya ketersediaan stok darah di Unit Donor Darah (UDD) PMI Provinsi DKI Jakarta, KSO TPK Koja menggelar aksi donor darah yang melibatkan karyawan dan karyawati perusahaan. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor TPK Koja, Jalan Digul No.1, Jakarta Utara, Kamis (4/6), berhasil mengumpulkan 77 kantong darah yang akan disalurkan untuk membantu kebutuhan masyarakat.
Aksi kemanusiaan tersebut menjadi bagian dari komitmen sosial perusahaan yang tidak hanya berfokus pada pelayanan operasional bongkar muat di pelabuhan, tetapi juga berupaya memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial dan semangat kemanusiaan keluarga besar KSO TPK Koja. Kami berharap darah yang terkumpul dapat membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujar Izul Haramain didampingi Harley dan Supriadi dari Tim Humas TPK Koja.
Menurut Izul, keterlibatan perusahaan dalam kegiatan sosial menjadi salah satu wujud tanggung jawab kepada masyarakat. Karena itu, TPK Koja berupaya terus hadir dalam berbagai kegiatan yang memiliki dampak langsung bagi kebutuhan publik.
Sementara itu, Kepala Tim UDD PMI Provinsi DKI Jakarta, dr. Synta Darul menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan donor darah yang digelar TPK Koja.
Menurutnya, kegiatan tersebut sangat membantu PMI dalam menjaga ketersediaan stok darah yang saat ini berada dalam kondisi terbatas.
“Kami mengapresiasi setinggi-tingginya kepada TPK Koja yang telah melaksanakan kegiatan donor darah. Ini sangat membantu ketersediaan stok darah di UDD PMI Provinsi DKI Jakarta,” kata dr. Synta.
Ia mengungkapkan bahwa sejumlah golongan darah di PMI DKI Jakarta bahkan sempat mengalami kekosongan. Kondisi tersebut membuat setiap kegiatan donor darah memiliki arti penting bagi keberlangsungan pelayanan kesehatan.
“Dalam hal ini, ketersediaan stok kami bukan lagi berkurang, tetapi memang ada yang kosong. Karena itu kami sangat berterima kasih kepada TPK Koja atas dukungannya melalui kegiatan ini,” ujarnya.
PMI berharap kegiatan donor darah seperti yang dilakukan TPK Koja dapat dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan. Selain membantu menjaga ketersediaan stok darah, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya donor darah bagi kemanusiaan.
Hingga kegiatan berakhir, sebanyak 77 kantong darah berhasil dikumpulkan dari para pendonor yang berasal dari lingkungan kerja TPK Koja. (ahmad)




























