Menu ✖

Mode Gelap
KAI Services Gandeng Clothes for Charity Perpanjang Masa Guna Produk Tekstil Pabrik Sabu di Pidie Diduga Dikendalikan Jaringan Luar Daerah, Ustaz Ajak Masyarakat Lebih Waspada Dirantai Digelang Rindu Dipopulerkan Exists Band Legendaris Malaysia, Kini Diremake Indra Adhari Cut Tari Bikin Konflik Makin Panas, Rahasia Masa Lalu Terkuak di Sinetron Wajah Cinta Yang Lain Film Banyak Anak Banyak Rejeki Siap Tayang Januari 2027 Lima Tahun Jaga Konsistensi, FIFGROUP Raih The Finance Golden Star Award 2026

ANJUNGAN

KSOP Banten Tingkatkan Kewaspadaan Pelayaran terhadap Aktivitas Gunung Anak Krakatau

badge-check


 KSOP Banten Tingkatkan Kewaspadaan Pelayaran terhadap Aktivitas Gunung Anak Krakatau Perbesar

Wartatrans.com, BANTEN – Menyikapi aktivitas Gunung Anak Krakatau di Perairan Selat Sunda yang saat ini berada pada Level III (Siaga), berdasarkan Pengumuman Nomor PG-KSOP.Btn 14 Tahun 2026, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (DJPL) Kementerian Perhubungan melalui Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banten menyampaikan hal terkait keselamatan pelayaran.

“Seluruh kapal yang melintas di Perairan Selat Sunda diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau, termasuk letusan, lontaran material vulkanik, abu vulkanik, maupun potensi gangguan terhadap keselamatan navigasi,” jelas Kepala KSOP Banten Raden Yogie Nugraha, Ahad (6/9/2026).

Nakhoda menurutnya agar senantiasa memantau perkembangan informasi resmi mengenai aktivitas Gunung Anak Krakatau yang diterbitkan PVMBG, BMKG, BPBD setempat, serta instansi pemerintah terkait.

Kapal dilarang mendekati kawasan dalam radius tiga kilometer dari kawah aktif Gunung Anak Krakatau selama status Level III (Siaga) masih berlaku.

“Nakhoda juga agar melakukan perencanaan pelayaran dengan memperhatikan kondisi cuaca, arah sebaran abu vulkanik, serta informasi keselamatan pelayaran yang diterbitkan oleh instansi berwenang,” katanya.

Bila ditemukan indikasi bahaya yang dapat mengganggu keselamatan pelayaran, Nakhoda agar segera mengambil tindakan penghindaran yang diperlukan serta melaporkannya kepada Vessel Traffic Service (VTS), Stasiun Radio Pantai, Syahbandar terdekat, atau instansi terkait.

Seluruh penyelenggara pelayaran agar mengutamakan keselamatan pelayaran sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Saat ini layanan penyeberangan pada lintasan Merak-Bakauheni dan sebaliknya masih berjalan normal dengan tetap mengedepankan kewaspadaan dan keselamatan pelayaran. Sementara pelayaran dibatasi dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif selama status Level III (Siaga),” ungkap dia.

Ditjen Perhubungan Laut melalui Kantor KSOP Banten dan KSOP Kelas IV Bakauheni terus melakukan koordinasi dan pemantauan kondisi pelayaran di Perairan Selat Sunda sebagai bagian dari upaya memastikan keselamatan, keamanan, dan kelancaran pelayaran tetap terjaga. (omy)

 

 

Baca Lainnya

Lima Tahun Jaga Konsistensi, FIFGROUP Raih The Finance Golden Star Award 2026

23 Oktober 2026 - 22:20 WIB

KMP Portlink III Disiapkan ASDP Perkuat Layanan Penyeberangan Merak-Bakauheni

23 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Pelindo Dukung Penanganan Bencana Melalui Fasilitasi Pengiriman Kontainer Pelayanan Kesehatan di NTT

23 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Perkuat Sinergi dengan Mitra, Pelindo Regional 2 Pulihkan Keuangan Negara Rp170 Miliar

23 Oktober 2026 - 18:03 WIB

Menhub Dudy Apresiasi Seluruh Pihak yang Telah Bantu Evakuasi Penumpang KMP Batumandi

23 Oktober 2026 - 14:43 WIB

Pelindo Regional 4 Perkuat Budaya HSSE melalui Pelatihan Tanggap Darurat

23 Oktober 2026 - 05:24 WIB

Pangkalan PLP Tanjung Priok Fokus Tangani KMP Batumandi dan Antisipasi Pencemaran Laut

22 Oktober 2026 - 20:57 WIB

ASDP Pastikan Penanganan Klaim dan Kawal Pemenuhan Hak Penumpang KMP Batumandi

22 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Kejati Bengkulu dan Pelindo Regional 2 Bengkulu Perpanjang MoU, Perkuat Kepastian Hukum Operasional Pelabuhan

22 Oktober 2026 - 13:20 WIB

Menhub Dudy Pastikan Penanganan dan Pemenuhan Hak-Hak Penumpang KMP Batumandi

22 Oktober 2026 - 12:17 WIB

Trending di ANJUNGAN