Menu

Mode Gelap
Bandara Husein Bandung Perkuat Konektivitas Penerbangan Catatan Halimah Munawir: Belajar Harmonis dalam Perbedaan dari Tari Gandrung Catatan Halimah Munawir: Denny JA – Persahabatan yang Tak Kalah Panjang dari Sejarah Jelang Penerapan Zero ODOL 2027, DPR Minta Ada Roadmap Detil Pelindo Multi Terminal Optimalkan Layanan di Pelabuhan Kendari Imigrasi Garut Media Gathering: Bicara Layanan dan Keamanan di Era Mobilitas Tinggi

ANJUNGAN

Pelindo Multi Terminal Optimalkan Layanan di Pelabuhan Kendari

badge-check


 Terminal Pelabuhan Kendari Perbesar

Terminal Pelabuhan Kendari

Wartatrans.com, KENDARI – PT Pelindo Multi Terminal, anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang operasional terminal nonpetikemas, memastikan kesiapan layanan operasional di Pelabuhan Kendari, Sulawesi Tenggara.

Hal itu dilakukan dalam mendukung kelancaran rantai pasok industri nikel nasional.

Langkah tersebut menurut Direktur Utama Pelindo Multi Terminal Sugeng Mulyadi, merupakan tindak lanjut dari sinergi Pelindo bersama PT Indo Konstruksi Mineral (IKM) dalam pemanfaatan fasilitas pelabuhan untuk kegiatan penumpukan serta pelayanan bongkar muat bijih nikel (nickel ore) di Pelabuhan Kendari.

“Kami memastikan fasilitas, proses layanan, serta standar operasional pelabuhan berjalan optimal guna mendukung kebutuhan industri mineral,” tutur Sugeng, Sabtu (5/9/2026).

Sebagai operator terminal nonpetikemas, Pelindo Multi Terminal mengambil peran strategis dalam memperkuat konektivitas logistik industri nikel melalui pengelolaan layanan pelabuhan yang mengedepankan keandalan, keselamatan, dan efisiensi.

Dukungan tersebut kata dia, menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam menghadirkan ekosistem logistik yang mampu menjembatani kebutuhan industri dari hulu hingga hilir.

Keberhasilan hilirisasi industri mineral tidak hanya membutuhkan fasilitas pengolahan, tetapi juga dukungan infrastruktur logistik yang mampu menjamin kelancaran arus barang.

“Hilirisasi membutuhkan ekosistem yang saling terhubung, termasuk kesiapan infrastruktur logistik. Sebagai anak usaha Pelindo yang mengoperasikan terminal nonpetikemas, Pelindo Multi terminal memiliki peran untuk memastikan layanan pelabuhan berjalan secara konsisten, andal, dan mampu menjawab kebutuhan industri strategis nasional, termasuk sektor nikel, serta mendorong produk Indonesia ke pasar internasional,” ujar Sugeng.

Peran Pelindo Multi Terminal dalam mendukung industri nikel dikatakannyaz tidak berhenti pada aktivitas pelayanan bongkar muat saja, tetapi mencakup bagaimana perusahaan memastikan setiap proses operasional pelabuhan mampu memberikan kepastian layanan bagi pengguna jasa.

“Dukungan terhadap industri nikel bukan hanya terkait perpindahan komoditas, tetapi bagaimana pelabuhan menjadi bagian dari rantai nilai industri nasional. Karena itu, Pelindo Multi Terminal terus memperkuat kesiapan operasional melalui optimalisasi fasilitas, pengembangan kapabilitas sumber daya manusia (SDM), pemanfaatan teknologi, serta penerapan standar keselamatan yang tinggi,” urainya.

Dalam pelaksanaan layanan di Pelabuhan Kendari, Pelindo Multi Terminal memastikan berbagai aspek operasional berjalan sesuai standar.

Mulai dari kesiapan fasilitas terminal, koordinasi pelayanan, hingga penerapan prinsip HSSE (Health, Safety, Security, and Environment).

Hal ini dilakukan untuk menjaga kelancaran aktivitas logistik sekaligus memastikan kegiatan operasional berlangsung aman dan efisien.

Penguatan layanan logistik mineral di Pelabuhan Kendari juga sejalan dengan agenda strategis Danantara Indonesia dalam mendorong penguatan konsistensi layanan dan keandalan operasional guna menjaga kelancaran arus logistik serta aktivitas perdagangan nasional.

Sugeng menambahkan, optimalisasi aset pelabuhan menjadi salah satu strategi Pelindo Multi Terminal dalam memperkuat daya saing logistik nasional.

“Dengan jaringan terminal nonpetikemas yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, perusahaan terus berupaya menghadirkan layanan yang adaptif terhadap perkembangan kebutuhan industri,” katanya.

Nikel merupakan salah satu komoditas strategis dalam pengembangan industri berbasis mineral Indonesia, sehingga membutuhkan dukungan konektivitas logistik yang kuat dan berkelanjutan.

Dalam konteks tersebut, keberadaan layanan logistik yang andal menjadi faktor penting untuk memastikan keberlanjutan arus komoditas dari kawasan produksi menuju pusat pengolahan dan distribusi.

“Pelindo Multi Terminal berkomitmen terus menghadirkan layanan terminal nonpetikemas yang aman, efisien, dan berkelanjutan guna mendukung percepatan hilirisasi serta pertumbuhan ekonomi Indonesia,” pungkasnya. (omy)

Baca Lainnya

Direksi PELNI Rayakan Harpelnas bersama Penumpang di Pelayaran Baubau ke Maumere

5 September 2026 - 05:44 WIB

Kepastian Halal Dapat Jadi Nilai Tambah Pelaku Usaha

5 September 2026 - 05:07 WIB

Indonesia Mulai Terapkan Penghapusan Masa Berlaku Kuota Data Selular 28 September

5 September 2026 - 05:00 WIB

Hari Pelanggan Nasional 2026: IPC TPK Pontianak, Perkuat Sinergi Pengguna Jasa Demi Kelancaran Logistik Daerah

4 September 2026 - 22:29 WIB

Bandara AH Nasution: Desakan Terakhir Menghidupkan BUMD Menuju Epicentrum Peradaban di Antara Angkola dan Minang

4 September 2026 - 21:54 WIB

Naroa Fest Mosiala Pale Award Dorong Warga Talise Peduli Kebersihan dan UMKM

4 September 2026 - 21:11 WIB

ASDP Terus Perkuat Operasional dan Koordinasi Lintas Instansi Urai Kepadatan di Ketapang

4 September 2026 - 20:12 WIB

Citilink Bagikan Merchandise Spesial di  Hari Pelanggan Nasional

4 September 2026 - 19:45 WIB

Pelindo Regional 2 Perkuat Komitmen Tingkatkan Kualitas Layanan di Hari Pelanggan Nasional 2026

4 September 2026 - 17:13 WIB

Tiga Bulan Terakhir Pemerintahan Prabowo: Ekonomi, Pangan dan Energi Menunjukkan Arah Positif

4 September 2026 - 11:18 WIB

Trending di EKOBIS