Menu

Mode Gelap
Bandara Husein Bandung Perkuat Konektivitas Penerbangan Catatan Halimah Munawir: Belajar Harmonis dalam Perbedaan dari Tari Gandrung Catatan Halimah Munawir: Denny JA – Persahabatan yang Tak Kalah Panjang dari Sejarah Jelang Penerapan Zero ODOL 2027, DPR Minta Ada Roadmap Detil Pelindo Multi Terminal Optimalkan Layanan di Pelabuhan Kendari Imigrasi Garut Media Gathering: Bicara Layanan dan Keamanan di Era Mobilitas Tinggi

RAGAM

Imigrasi Garut Media Gathering: Bicara Layanan dan Keamanan di Era Mobilitas Tinggi

badge-check


 Imigrasi Garut Media Gathering: Bicara Layanan dan Keamanan di Era Mobilitas Tinggi Perbesar

Wartatrans.com, GARUT- Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Garut menggelar Media Gathering pada Jumat, 4 September 2026.

Acara yang dikemas santai di aula kantor itu jadi ajang pertama instansi imigrasi di Garut bertemu langsung dengan awak media.

Perwakilan Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Garut dalam sambutannya menyebut pertemuan ini bukan sekadar silaturahmi.

“Media adalah mitra strategis. Tanpa pemberitaan yang jernih, masyarakat akan bingung soal paspor, visa, dan pengawasan orang asing,” ujarnya.

Selama ini Garut jadi salah satu daerah penyumbang pemohon paspor tertinggi di Jawa Barat selatan.

Data internal imigrasi mencatat, rata-rata 400-500 permohonan paspor masuk tiap bulan. Lonjakan terjadi menjelang musim umrah dan libur sekolah.

Dalam diskusi, 3 isu utama mengemuka: antrean, calo, dan pengawasan WNA.

Petugas menegaskan antrean online sudah diterapkan sejak 2024 lewat aplikasi M-Paspor. Namun di lapangan masih banyak warga datang langsung karena terkendala sinyal dan literasi digital.

“PR kami adalah edukasi. Kami tidak ingin ada lagi yang bayar 2 juta ke calo hanya untuk paspor 350 ribu,” kata salah satu pejabat imigrasi.

Soal pengawasan orang asing, Garut punya tantangan sendiri. Banyak wisatawan mancanegara datang ke Cipanas, Santolo, dan kawasan pesantren. Imigrasi bersama aparat gabungan mengaku rutin melakukan operasi.

Tahun 2025 tercatat 12 WNA terjaring karena overstay dan pelanggaran izin tinggal.

Perwakilan Aliansi Wartawan Pasundan Kab. Garut yang hadir menyampaikan apresiasi.

“Kami butuh akses data yang cepat dan akurat. Kalau ada razia atau penindakan, tolong informasinya jangan telat,” kata Sekretaris Umum AWP Garut, Chrystian.

Ia juga mendorong imigrasi membuka kanal aduan khusus untuk praktik pungli dan calo di sekitar kantor.

Acara ditutup dengan sesi tanya jawab dan foto bersama. Imigrasi berjanji akan membuat grup komunikasi khusus dengan media agar informasi pelayanan bisa disebar dalam hitungan jam, bukan hari.

Dengan jumlah perjalanan warga ke luar negeri yang terus naik, pertemuan ini jadi penting. Bukan hanya soal stempel di paspor, tapi juga soal bagaimana negara menjaga pintu masuk dan keluar warganya tetap aman dan tertib.*** (Buy)

Baca Lainnya

Catatan Halimah Munawir: Belajar Harmonis dalam Perbedaan dari Tari Gandrung

5 September 2026 - 10:08 WIB

Catatan Halimah Munawir: Denny JA – Persahabatan yang Tak Kalah Panjang dari Sejarah

5 September 2026 - 09:49 WIB

Kecamatan Gayamsari Semarang Menggelar Salat Istisqa, Mohon Hujan dan untuk Introspeksi Diri

5 September 2026 - 04:49 WIB

KAI Services Bawa Pengalaman Kereta ke Tengah KAI Expo 2026, Hadirkan Produk dan Layanannya!

4 September 2026 - 23:10 WIB

Hari Pelanggan Nasional 2026: IPC TPK Pontianak, Perkuat Sinergi Pengguna Jasa Demi Kelancaran Logistik Daerah

4 September 2026 - 22:29 WIB

Kepala BGN Bikin Gebrakan, Jika Ubah Skema Insentif SPPG, Berpotensi Tekan Pengeluaran hingga Triliunan Rupiah

4 September 2026 - 20:31 WIB

Pelindo Regional 2 Perkuat Komitmen Tingkatkan Kualitas Layanan di Hari Pelanggan Nasional 2026

4 September 2026 - 17:13 WIB

KNG Raya Cabang Bogor Matangkan Rencana Usaha Beras Menir dan Kopi Saset

4 September 2026 - 16:59 WIB

Kekeringan Melanda 32 Kecamatan di Bogor, Dewan PKS Desak Penanganan Cepat dan Solusi Jangka Panjang

4 September 2026 - 12:40 WIB

Tiga Bulan Terakhir Pemerintahan Prabowo: Ekonomi, Pangan dan Energi Menunjukkan Arah Positif

4 September 2026 - 11:18 WIB

Trending di EKOBIS