Menu

Mode Gelap
Bandara Husein Bandung Perkuat Konektivitas Penerbangan Catatan Halimah Munawir: Belajar Harmonis dalam Perbedaan dari Tari Gandrung Catatan Halimah Munawir: Denny JA – Persahabatan yang Tak Kalah Panjang dari Sejarah Jelang Penerapan Zero ODOL 2027, DPR Minta Ada Roadmap Detil Pelindo Multi Terminal Optimalkan Layanan di Pelabuhan Kendari Imigrasi Garut Media Gathering: Bicara Layanan dan Keamanan di Era Mobilitas Tinggi

BANDARA

Bandara Husein Bandung Perkuat Konektivitas Penerbangan

badge-check


 Area Imigrasi Terminal Keberangkatan Internasional Bandara Husein Perbesar

Area Imigrasi Terminal Keberangkatan Internasional Bandara Husein

Wartatrans.com, BANDUNG – PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports terus memperkuat konektivitas penerbangan di Bandara Husein Sastranegara, Bandung.

Hal itu dilakukan guna mendukung kemudahan aksesibilitas masyarakat dan mengakselerasi pertumbuhan pariwisata serta perekonomian di Jawa Barat, khususnya Bandung.

General Manager Bandara Husein Sastranegara Granito W. Hindrawan mengatakan, pihaknya secara aktif membuka peluang dan mengundang maskapai untuk bersama-sama mengembangkan konektivitas penerbangan di Bandara Husein Sastranegara.

“Sejak penerbangan pesawat jet berbadan sedang seperti Boeing 737-800 beroperasi kembali pada 14 Agustus 2026, Bandara Husein Sastranegara telah melayani sejumlah rute penerbangan domestik dari dan ke Denpasar, Kualanamu, Balikpapan, Surabaya dan Palembang, yang dioperasikan oleh maskapai Garuda Indonesia dan Citilink,” ungkap Granito, Jumat (4/9/2026).

Dalam waktu dekat, maskapai Super Air Jet juga akan membuka penerbangan di Bandara Husein dengan rute antara lain dari dan ke Kualanamu, Denpasar, Pekanbaru, Makassar, Pontianak dan Balikpapan.

“Konektivitas penerbangan terus dikembangkan melalui penambah rute dan frekuensi penerbangan melalui koordinasi dan kolaborasi dengan seluruh stakeholders,” ujarnya.

Sejalan dengan pengembangan konektivitas penerbangan, Bandara Husein memproyeksikan pertumbuhan jumlah penumpang.

Pada 2026, jumlah penumpang diproyeksikan sebanyak 437.000 penumpang, dan pada 2027 ditargetkan mencapai 1,4 juta penumpang dengan 12.600 pergerakan pesawat.

Selain memperkuat jaringan domestik, Bandara Husein juga terus mempersiapkan fasilitas dan aspek operasional untuk mendukung penyelenggaraan penerbangan internasional.

“Bandara Husein telah menyiapkan fasilitas yang diperlukan untuk mendukung layanan penerbangan internasional. Kesiapan ini mencakup fasilitas pelayanan penumpang dan operasional penerbangan serta dukungan pelayanan Bea dan Cukai, Imigrasi, dan Karantina (Custom, Immigration, Quarantine/CIQ),” jelas Granito.

Sejumlah maskapai sudah mengajukan untuk membuka rute internasional yakni di rute Bandung – Singapura, Bandung – Kuala Lumpur, dan Bandung – Johor Bahru.

Konektivitas langsung dengan negara-negara tetangga, khususnya Malaysia dan Singapura, dinilai memiliki potensi besar dalam mendukung pertumbuhan wisatawan mancanegara ke Bandung dan Jawa Barat.

Bila penerbangan internasional sudah terealisasi, jumlah penumpang internasional di Bandara Husein Sastranegara pada 2027 dapat mencapai sekitar 413.000 penumpang.

“Dengan adanya penerbangan langsung dari Malaysia dan Singapura menuju Bandung, kami melihat peluang yang besar untuk meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara. Bandung dan Jawa Barat memiliki berbagai destinasi wisata, ekonomi kreatif, kuliner, serta potensi bisnis yang dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan internasional,” urainya.

Bandara Husein juga akan terus berkoordinasi dengan maskapai, pemerintah daerah, regulator, dan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan pengembangan konektivitas penerbangan Internasional dapat berjalan secara optimal.

“Kami ingin Bandara Husein Sastranegara tidak hanya menjadi pintu gerbang transportasi udara, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mendukung pertumbuhan pariwisata, ekonomi, dan konektivitas Jawa Barat. Kami mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama membangun konektivitas udara Bandung yang semakin kuat,” tutup Granito. (omy)

 

Baca Lainnya

Kemenhub: Penyesuaian Fuel Surcharge Bukan Kenaikan Tarif Dasar Tiket Pesawat

5 September 2026 - 05:28 WIB

Kemenhub Dorong Transformasi Pembelajaran Digital untuk Keamanan Penerbangan

5 September 2026 - 05:19 WIB

Bandara AH Nasution: Desakan Terakhir Menghidupkan BUMD Menuju Epicentrum Peradaban di Antara Angkola dan Minang

4 September 2026 - 21:54 WIB

Harpelnas 2026, InJourney Airports Pastikan Suara Pelanggan Prioritas Utama

4 September 2026 - 20:01 WIB

Citilink Bagikan Merchandise Spesial di  Hari Pelanggan Nasional

4 September 2026 - 19:45 WIB

Riwayat Bandara AH Nasution dan Jejak Kebijakan di Sekitarnya (Seri 2 dari 2 Tulisan)

4 September 2026 - 13:51 WIB

Mantap! Penumpang di Bandara Husein Tembus 1.500/Hari

4 September 2026 - 12:03 WIB

Ini Persiapan Bandara Husein Jelang Dimulainya Penerbangan Internasional

4 September 2026 - 11:16 WIB

Kemenhub Apresiasi Profesionalisme serta Integritas OBU dan Maskapai

4 September 2026 - 10:52 WIB

2 Tahun Pelita Air Pertahankan Predikat Maskapai Paling Tepat Waktu

3 September 2026 - 21:50 WIB

Trending di EKOBIS