Menu

Mode Gelap
HUT Ke-81 RI, Pelindo Tegaskan Komitmen Penguatan Konektivitas untuk Memajukan Ekonomi Indonesia Musara Gayo Jabodetabek Gelar Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Kenang Perjuangan Pejuang Gayo dan Radio Rimba Raya Peringatan 21 Tahun Damai Aceh Diwarnai Tembakan, Rakyat Aceh Melawan Mutia Sari Tendik UIN Sultanah Nahrasiyah Hadiri Upacara HUT RI di Simeulue Patriotisme Bukan Seremoni: Menjaga Indonesia 81 Tahun dengan Konstitusi, Hukum, dan Persatuan Perayaan Hari Didong 2026 Dihadiri Perwakilan Korea Selatan, Diusulkan Ditetapkan melalui Perda

PERON

Layanan PSO KAI Group Layani 452,6 Juta Pelanggan Sepanjang 2025: Jaga Akses Transportasi Publik Terjangkau

badge-check


 Layanan PSO KAI Group Layani 452,6 Juta Pelanggan Sepanjang 2025: Jaga Akses Transportasi Publik Terjangkau Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – KAI Group menjalankan penugasan Public Service Obligation (PSO) sebagai bagian dari kebijakan Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan untuk memastikan akses transportasi publik yang terjangkau dan merata bagi masyarakat di berbagai wilayah.

Melalui program PSO, layanan kereta api tetap hadir untuk melayani beragam segmen perjalanan, mulai dari perjalanan harian, regional, hingga antarkota. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025, intensitas mobilitas penduduk antardaerah serta aktivitas komuter di kawasan perkotaan masih menunjukkan tren yang tinggi, sehingga memperkuat kebutuhan akan transportasi massal berbasis rel yang andal dan berkelanjutan.

Pada layanan Kereta Api Jarak Jauh PSO, penugasan Pemerintah memastikan konektivitas antarkota tetap terjaga dengan tarif yang terjangkau. Sepanjang 2025, layanan ini melayani 11.418.824 pelanggan, meningkat dibandingkan 11.133.268 pelanggan pada 2024. Layanan tersebut mendukung mobilitas masyarakat untuk kepentingan kerja, pendidikan, sosial, serta perjalanan rutin antardaerah.

Sementara itu, Kereta Api Lokal PSO juga berperan penting dalam menjaga mobilitas regional dan intraprovinsi. Sepanjang 2025, layanan ini melayani 6.225.944 pelanggan, naik dari 5.375.104 pelanggan pada tahun sebelumnya. Peningkatan ini mencerminkan peran KA Lokal PSO sebagai penghubung kawasan permukiman, sentra produksi, dan simpul aktivitas ekonomi daerah.

Di kawasan perkotaan, penugasan PSO mencakup layanan komuter yang dikelola KAI Commuter. Sepanjang 2025, layanan PSO ini melayani 400.737.915 pelanggan melalui Commuter Line Jabodetabek, Area I Jakarta, Area II Bandung, Area VI Yogyakarta (KRL dan Prameks), Area VIII Surabaya, serta Commuter Line Bandara Soekarno-Hatta. Layanan komuter tersebut menjadi tulang punggung mobilitas harian masyarakat perkotaan dan mendukung kelancaran aktivitas ekonomi.

Dukungan PSO Pemerintah juga hadir pada layanan LRT Jabodebek yang sepanjang 2025 melayani 28.816.787 pelanggan. Moda transportasi ini memperkuat konektivitas kawasan Jabodetabek melalui sistem transportasi berbasis rel yang terintegrasi dengan moda transportasi lainnya.
Pada sektor konektivitas bandara, Kereta Api Bandara PSO yang dikelola KAI Bandara melayani 5.456.033 pelanggan sepanjang 2025, meningkat dibandingkan 4.668.091 pelanggan pada 2024.

Layanan tersebut mencakup KA Bandara Srilelawangsa di Medan dan KA Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), yang mendukung keterhubungan bandara dengan pusat aktivitas kota dan wilayah sekitarnya.

Secara keseluruhan, layanan kereta api PSO yang ditetapkan Pemerintah melalui DJKA Kementerian Perhubungan melayani 452.655.503 pelanggan sepanjang 2025. Capaian tersebut mencerminkan peran PSO sebagai kebijakan publik strategis dalam menjaga mobilitas masyarakat sekaligus memperluas pemerataan akses transportasi nasional.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengatakan pelaksanaan PSO merupakan wujud sinergi berkelanjutan antara Pemerintah dan operator perkeretaapian.

“Penugasan PSO memastikan layanan kereta api tetap dapat diakses masyarakat di berbagai wilayah. Tingginya jumlah pelanggan mencerminkan kepercayaan publik terhadap kereta api sebagai moda transportasi yang andal dalam mendukung mobilitas harian, regional, hingga perkotaan,” ujar Anne.

Ke depan, KAI Group akan terus melaksanakan penugasan PSO melalui penguatan keandalan operasi, peningkatan integrasi antarlayanan, serta koordinasi berkelanjutan dengan Pemerintah agar manfaat transportasi publik berbasis rel dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.(****)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

HUT RI ke-81, KAI Commuter Bagikan Kopi dan Roti Gratis di Stasiun BNI City dan Juanda

17 Agustus 2026 - 09:24 WIB

Security KAI Gagalkan Pencurian Kabel Grounding LRT Jabodebek

17 Agustus 2026 - 00:23 WIB

Jelang 17 Agustus, 16.913 Tiket Promo KAI Terjual, Pemesanan Long Weekend Capai 706.908 Tiket

16 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Kereta Merdeka KAI Semarakkan HUT ke-81 RI, Ada Lomba hingga Upgrade Kelas Gratis

16 Agustus 2026 - 14:52 WIB

Libur Panjang HUT RI, Penumpang Whoosh Tembus 45.889 Orang dalam Dua Hari

16 Agustus 2026 - 13:08 WIB

KAI Group Layani 307,86 Juta Pelanggan, Kereta Api Dorong Mobilitas Rendah Emisi

16 Agustus 2026 - 12:58 WIB

KAI Siapkan 3.740 Hunian di TOD Manggarai, 1.232 Unit untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah-Menengah

16 Agustus 2026 - 01:55 WIB

KAI Catat 9.614 Tiket Promo Diskon 17% untuk Keberangkatan 17 Agustus Terjual

16 Agustus 2026 - 01:31 WIB

Sambut Libur Panjang HUT ke-81 RI, Promo Naik Whoosh Cuma Rp8.800 dan Potongan hingga Rp200.000

15 Agustus 2026 - 16:04 WIB

Perjalanan KA di Sumatra Tumbuh, KAI Layani 35,26 Juta Pelanggan

15 Agustus 2026 - 10:21 WIB

Trending di PERON