Menu

Mode Gelap
Patriotisme Bukan Seremoni: Menjaga Indonesia 81 Tahun dengan Konstitusi, Hukum, dan Persatuan Perayaan Hari Didong 2026 Dihadiri Perwakilan Korea Selatan, Diusulkan Ditetapkan melalui Perda Semangat HUT Ke-81 RI, Pelindo Teguhkan Kedaulatan Maritim HUT RI ke-81, KAI Commuter Bagikan Kopi dan Roti Gratis di Stasiun BNI City dan Juanda Menteri Trenggono Pimpin Upacara HUT Ke-81 RI di Kampung Nelayan Merah Putih Sorue Jaya Konawe GGRM Suntik Rp200 Miliar, Bandara Dhoho Hadapi Balik Modal 26 Tahun

PERON

Layani 500 Juta Perjalanan, KAI Benahi Sistem Operasi dan Keselamatan Demi Menjaga Kepercayaan Publik

badge-check


 Layani 500 Juta Perjalanan, KAI Benahi Sistem Operasi dan Keselamatan Demi Menjaga Kepercayaan Publik Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) memperkuat sistem operasional dan keselamatan melalui asesmen teknis menyeluruh bersama TÜV Rheinland, lembaga independen global di bidang Testing, Inspection, and Certification (TIC). Langkah ini dilakukan di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat dan perluasan jaringan perkeretaapian ke berbagai wilayah.

Kegiatan tersebut dikemas dalam Workshop Executive Session: Technical Audit & Comprehensive RAMS Assessment Project for Rolling Stock, Infrastructure, Operations and Safety – RAMS Knowledge Sharing KAI yang digelar di Ballroom Jakarta Railway Center, Kamis (23/4/2026).

Direktur Portofolio Manajemen dan Teknologi Informasi KAI, I Gede Darmayusa, mengatakan KAI saat ini berada dalam fase pertumbuhan dengan skala operasional yang semakin luas dan kompleks.

“Ketika lebih dari 500 juta perjalanan terjadi dalam satu tahun, sistem harus bekerja dengan presisi. Setiap proses perlu terukur, terintegrasi, dan mampu merespons risiko dengan cepat,” ujar Gede.

Pada Triwulan I 2026, KAI Group melayani 128.055.072 pelanggan. Secara tahunan, volume penumpang meningkat signifikan dari 154,5 juta pelanggan pada 2021 menjadi 503,6 juta pelanggan pada akhir 2025.

Menurut Gede, kepercayaan publik terhadap layanan kereta api bertumpu pada konsistensi sistem yang berjalan di balik setiap perjalanan.

“Kepercayaan publik lahir dari sistem yang berjalan disiplin dan dapat dipantau kinerjanya. Karena itu, penguatan dilakukan dari sisi pemeliharaan sarana, prasarana, hingga pengelolaan operasi berbasis data,” tegasnya.

Saat ini KAI mengelola hampir 11.000 sarana, dengan sekitar 35 persen di antaranya akan memasuki fase peremajaan dalam beberapa tahun ke depan. Selain itu, KAI juga mengoperasikan jaringan rel sepanjang 8.178 kilometer.

Dalam asesmen ini, TÜV Rheinland menggunakan pendekatan RAMS (Reliability, Availability, Maintainability, Safety) yang menggabungkan analisis data historis dengan pemeriksaan fisik aset di lapangan, mulai dari jalur rel hingga jembatan.

Project Manager TÜV Rheinland, Brian Wong, mengatakan metode tersebut mampu memberikan gambaran menyeluruh terhadap performa sistem.

“Pendekatan RAMS membantu mengidentifikasi potensi risiko sejak awal dan memberikan rekomendasi berbasis data yang bisa segera diterapkan untuk menjaga keandalan sistem,” jelas Brian.

Sebagai perusahaan global yang berdiri sejak 1872 dan berkantor pusat di Cologne, Jerman, TÜV Rheinland kini beroperasi di lebih dari 50 negara dengan puluhan ribu tenaga ahli.

KAI juga menempatkan aspek keselamatan, termasuk pada perlintasan sebidang, sebagai fokus evaluasi. Langkah ini diarahkan untuk menjaga tren penurunan gangguan operasional dan memastikan setiap perjalanan berlangsung aman.

“Pertumbuhan mobilitas perlu diikuti dengan sistem yang semakin kuat. KAI memastikan setiap perjalanan berjalan dalam kendali yang terukur dan dapat dipertanggungjawabkan,” tutup Gede.(fahmi)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

HUT RI ke-81, KAI Commuter Bagikan Kopi dan Roti Gratis di Stasiun BNI City dan Juanda

17 Agustus 2026 - 09:24 WIB

Security KAI Gagalkan Pencurian Kabel Grounding LRT Jabodebek

17 Agustus 2026 - 00:23 WIB

Jelang 17 Agustus, 16.913 Tiket Promo KAI Terjual, Pemesanan Long Weekend Capai 706.908 Tiket

16 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Kereta Merdeka KAI Semarakkan HUT ke-81 RI, Ada Lomba hingga Upgrade Kelas Gratis

16 Agustus 2026 - 14:52 WIB

Libur Panjang HUT RI, Penumpang Whoosh Tembus 45.889 Orang dalam Dua Hari

16 Agustus 2026 - 13:08 WIB

KAI Group Layani 307,86 Juta Pelanggan, Kereta Api Dorong Mobilitas Rendah Emisi

16 Agustus 2026 - 12:58 WIB

KAI Siapkan 3.740 Hunian di TOD Manggarai, 1.232 Unit untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah-Menengah

16 Agustus 2026 - 01:55 WIB

KAI Catat 9.614 Tiket Promo Diskon 17% untuk Keberangkatan 17 Agustus Terjual

16 Agustus 2026 - 01:31 WIB

Sambut Libur Panjang HUT ke-81 RI, Promo Naik Whoosh Cuma Rp8.800 dan Potongan hingga Rp200.000

15 Agustus 2026 - 16:04 WIB

Perjalanan KA di Sumatra Tumbuh, KAI Layani 35,26 Juta Pelanggan

15 Agustus 2026 - 10:21 WIB

Trending di PERON