Menu

Mode Gelap
KAI dan Railfans Berkumpul di Balaiyasa Manggarai dalam Community Gathering 2026 PELNI Logistics Targetkan Bongkar Muat Tumbuh Positif di 2026, Tembus 56.482 TEUs Long Weekend Telah Tiba: DAMRI Hadirkan Promo Perjalanan ke Yogyakarta dan Denpasar, Mulai 200 Ribuan Aja! IPC Terminal Petikemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs Sepanjang 2025 Catatan Halimah Munawir: Pulang Tanpa Pemberitahuan Bupati Bogor Tegaskan Pembebasan Lahan Jalur Tambang Masuk APBD 2026

PERISTIWA

LP3H USY Gowa Dikukuhkan di Makassar, Siap Jadi Penggerak Sertifikasi Halal UMKM Sulsel

badge-check


					LP3H USY Gowa Dikukuhkan di Makassar, Siap Jadi Penggerak Sertifikasi Halal UMKM Sulsel Perbesar

Wartatrans.com, MAKASSAR — Pimpinan Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H) Universitas Syekh Yusuf Al Makassari (USY) Gowa resmi dikukuhkan pada Sabtu, 14 Desember 2025. Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat di Hotel Remcy Panakkukang, Kota Makassar, dengan dihadiri unsur yayasan, pimpinan universitas, akademisi, serta para undangan.

Dewan Pembina Yayasan Sanre Kare Bangun, H. Abd. Haris, S.Kep., M.Kes., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kehadiran LP3H USY Gowa merupakan kebutuhan yang telah lama dinantikan. Menurutnya, LP3H diharapkan menjadi lembaga strategis dan garda terdepan dalam mensosialisasikan keberadaan USY Gowa kepada masyarakat luas, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung program sertifikasi halal nasional.

“LP3H diharapkan mampu menjadi ujung tombak universitas dalam mendampingi pelaku usaha, khususnya UMKM, agar memiliki daya saing melalui sertifikasi halal,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Syekh Yusuf Al Makassari Gowa, Dr. Sennahati, S.Ikom., M.Ikom., menegaskan bahwa LP3H menjadi salah satu unit unggulan universitas. Hal ini karena seluruh program dan aktivitas LP3H bersentuhan langsung dengan dunia usaha dan pelaku UMKM.

“LP3H USY Gowa 100 persen berhubungan langsung dengan pelaku usaha, khususnya UMKM di Kabupaten Gowa dan secara umum di Sulawesi Selatan. Ini merupakan peluang besar bagi universitas untuk hadir secara nyata dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” ungkapnya.

Ketua LP3H USY Gowa yang baru dikukuhkan, Rintoh Rachim, S.IP., M.Si., menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan kepadanya. Ia mengakui bahwa tugas tersebut tidak ringan, namun optimistis dapat dijalankan dengan kolaborasi dan kerja sama yang solid.

“Hari ini kami diberikan amanah sebagai Ketua LP3H USY Gowa. Ini tentu menjadi tanggung jawab yang besar. Namun, Insyaa Allah, dengan kolaborasi yang baik dan kerja tim yang solid, lembaga ini dapat berkembang dan memberikan manfaat bagi pelaku usaha dan UMKM di Kabupaten Gowa serta Sulawesi Selatan,” ujarnya.

Rintoh juga mengungkapkan bahwa LP3H USY Gowa telah melaksanakan Pelatihan Pendamping Proses Produk Halal (P3H) Batch #1 dengan jumlah peserta sebanyak 30 orang. Ke depan, pihaknya berkomitmen untuk terus memperkuat kapasitas sumber daya pendamping halal.

“Alhamdulillah, kami telah melaksanakan Pelatihan P3H Batch #1 dengan 30 pendamping. Insyaa Allah, Batch #2 akan dilaksanakan pada akhir Desember 2025 dengan target peserta sebanyak 50 orang,” tambahnya.

Dengan dikukuhkannya pimpinan LP3H USY Gowa, diharapkan sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan pelaku usaha semakin kuat dalam mendukung percepatan sertifikasi halal bagi UMKM, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis halal di Sulawesi Selatan.***

(Ilo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Long Weekend Telah Tiba: DAMRI Hadirkan Promo Perjalanan ke Yogyakarta dan Denpasar, Mulai 200 Ribuan Aja!

14 Januari 2026 - 20:52 WIB

IPC Terminal Petikemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs Sepanjang 2025

14 Januari 2026 - 20:34 WIB

Catatan Halimah Munawir: Pulang Tanpa Pemberitahuan

14 Januari 2026 - 19:48 WIB

Direktur CV Tanoga Trading Company Salurkan Bantuan dari BFLF untuk Korban Banjir Bandang di Desa Tebuk Aceh Tengah

14 Januari 2026 - 15:41 WIB

Relawan Salurkan Bantuan dan Air Bersih untuk Korban Bencana di Silihnara

14 Januari 2026 - 13:19 WIB

Trending di PERISTIWA