Menu ✖

Mode Gelap
Gangguan LRT Jabodebek Pagi Hari, Penumpang Jatimulya-Dukuh Atas Dialihkan di Halim Belajar dari Bogor dan Semarang, Djoko Setijowarno Ingatkan Lima Tantangan Trem Bali Korban Tewas Karhutla Gunung Bromo Bertambah Jadi Empat Orang, Dua Relawan Luka Bakar Serius KRL Buatan INKA Bermasalah Lagi, Dua Rangkaian Gangguan hingga 5 Perjalanan Dibatalkan KAI Siapkan Integrasi LRT Jakarta dan Stasiun Manggarai, 8,17 Juta Aktivitas KRL Tercatat Hingga 2026, KAI Rawat 17.025 Bantalan Rel KA Beton dan 3.556 Bantalan Sintetis

PERISTIWA

LP3H USY Gowa Dikukuhkan di Makassar, Siap Jadi Penggerak Sertifikasi Halal UMKM Sulsel

badge-check


 LP3H USY Gowa Dikukuhkan di Makassar, Siap Jadi Penggerak Sertifikasi Halal UMKM Sulsel Perbesar

Wartatrans.com, MAKASSAR — Pimpinan Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H) Universitas Syekh Yusuf Al Makassari (USY) Gowa resmi dikukuhkan pada Sabtu, 14 Desember 2025. Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat di Hotel Remcy Panakkukang, Kota Makassar, dengan dihadiri unsur yayasan, pimpinan universitas, akademisi, serta para undangan.

Dewan Pembina Yayasan Sanre Kare Bangun, H. Abd. Haris, S.Kep., M.Kes., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kehadiran LP3H USY Gowa merupakan kebutuhan yang telah lama dinantikan. Menurutnya, LP3H diharapkan menjadi lembaga strategis dan garda terdepan dalam mensosialisasikan keberadaan USY Gowa kepada masyarakat luas, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung program sertifikasi halal nasional.

“LP3H diharapkan mampu menjadi ujung tombak universitas dalam mendampingi pelaku usaha, khususnya UMKM, agar memiliki daya saing melalui sertifikasi halal,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Syekh Yusuf Al Makassari Gowa, Dr. Sennahati, S.Ikom., M.Ikom., menegaskan bahwa LP3H menjadi salah satu unit unggulan universitas. Hal ini karena seluruh program dan aktivitas LP3H bersentuhan langsung dengan dunia usaha dan pelaku UMKM.

“LP3H USY Gowa 100 persen berhubungan langsung dengan pelaku usaha, khususnya UMKM di Kabupaten Gowa dan secara umum di Sulawesi Selatan. Ini merupakan peluang besar bagi universitas untuk hadir secara nyata dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” ungkapnya.

Ketua LP3H USY Gowa yang baru dikukuhkan, Rintoh Rachim, S.IP., M.Si., menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan kepadanya. Ia mengakui bahwa tugas tersebut tidak ringan, namun optimistis dapat dijalankan dengan kolaborasi dan kerja sama yang solid.

“Hari ini kami diberikan amanah sebagai Ketua LP3H USY Gowa. Ini tentu menjadi tanggung jawab yang besar. Namun, Insyaa Allah, dengan kolaborasi yang baik dan kerja tim yang solid, lembaga ini dapat berkembang dan memberikan manfaat bagi pelaku usaha dan UMKM di Kabupaten Gowa serta Sulawesi Selatan,” ujarnya.

Rintoh juga mengungkapkan bahwa LP3H USY Gowa telah melaksanakan Pelatihan Pendamping Proses Produk Halal (P3H) Batch #1 dengan jumlah peserta sebanyak 30 orang. Ke depan, pihaknya berkomitmen untuk terus memperkuat kapasitas sumber daya pendamping halal.

“Alhamdulillah, kami telah melaksanakan Pelatihan P3H Batch #1 dengan 30 pendamping. Insyaa Allah, Batch #2 akan dilaksanakan pada akhir Desember 2025 dengan target peserta sebanyak 50 orang,” tambahnya.

Dengan dikukuhkannya pimpinan LP3H USY Gowa, diharapkan sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan pelaku usaha semakin kuat dalam mendukung percepatan sertifikasi halal bagi UMKM, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis halal di Sulawesi Selatan.***

(Ilo)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Korban Tewas Karhutla Gunung Bromo Bertambah Jadi Empat Orang, Dua Relawan Luka Bakar Serius

16 Oktober 2026 - 21:21 WIB

KPK Mengonfirmasi Clue Pejabat Jateng yang Kena OTT di Klaten adalah Ahmad Luthfi.

16 Oktober 2026 - 18:49 WIB

Menebar Kebaikan di Tanjung Barat Jaksel, PJBW & GPIB Berbagi Ratusan Paket Nasi Siap Saji ke Para Penerima Manfaat

16 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Masyarakat ALA Desak Presiden Prabowo Sahkan Provinsi Baru, Bendera Alam Pedang Jadi Simbol Marwah Gayo

16 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Catatan Iwan Piliang: Indonesia Bisa Membuat Pesawat, tetapi Mengapa Sulit Menerbangkan Mimpi?

16 Oktober 2026 - 17:34 WIB

Asap Karhutla Kalimantan Terdeteksi di Jakarta

16 Oktober 2026 - 15:48 WIB

Korban Dugaan Keracunan MBG Batang Mencapai 717 Orang, SPPG Bawang Ditutup Permanen

16 Oktober 2026 - 14:49 WIB

ORARI Lokal Bener Meriah, Turun Kejalan Gelar Bakti Sosial Pembagian Masker, untuk Antisipasi Kabut Asap

16 Oktober 2026 - 13:52 WIB

Mantan Kapolda NTB Hadi Gunawan Maju Pimpin Demokrat, Kantongi 11 Surat Dukungan

16 Oktober 2026 - 11:39 WIB

Arsip Sejarah Seulawah Agam: Pernah Disebut Goldberg, Benarkah Gunung Emas?

16 Oktober 2026 - 09:47 WIB

Trending di RAGAM