Menu

Mode Gelap
Akhyar Kamil Kecam Pembatasan Kehadiran Warga Aceh pada Mubes PP TIM Haji Fikri Sampaikan Ucapan HUT ke-81 Jawa Barat Semoga Semakin Maju dan Masyarakat Semakin Sejahtera OJK: Perusahaan Modal Ventura Berizin Berada dalam Pengawasan Ayo Serbu 390 Ribu Kursi Promo di Garuda Indonesia Travel Festival KAI Kembangkan TOD Manggarai Seluas 129 Hektare, Integrasikan KRL hingga TransJakarta Tak Bisa Berangkat Sesuai Jadwal? KAI Daop 1 Jakarta Sediakan Layanan Batal dan Reschedule Tiket

RAGAM

Mantan Kades Pasir Blow Diduga Kuasai Aset Desa Selama Empat Tahun, Warga Desak Penegakan Hukum

badge-check


 Mantan Kades Pasir Blow Diduga Kuasai Aset Desa Selama Empat Tahun, Warga Desak Penegakan Hukum Perbesar

Wartatrans.con, SUBULUSSALAM – Mantan Kepala Desa Pasir Blow, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam, berinisial AM, kembali menjadi sorotan masyarakat. Ia diduga masih menguasai satu unit mobil pikap L300 yang merupakan aset milik Pemerintah Desa Pasir Blow, meskipun telah tidak menjabat sebagai kepala desa selama kurang lebih tiga tahun.

Informasi yang diperoleh menyebutkan bahwa kendaraan tersebut dibeli menggunakan anggaran desa dan seharusnya telah diserahkan kembali kepada pemerintah desa setelah masa jabatan berakhir. Namun hingga kini, aset tersebut disebut masih berada dalam penguasaan mantan kepala desa.

Sejumlah warga menilai kondisi ini telah menghambat pemanfaatan aset desa yang seharusnya digunakan untuk mendukung kegiatan ekonomi masyarakat maupun operasional pemerintahan desa.

Menurut sumber yang enggan disebutkan namanya, pihak kepolisian disebut telah melakukan upaya pemanggilan secara lisan kepada AM untuk menyerahkan kendaraan tersebut. Namun hingga saat ini belum ada kejelasan terkait pengembalian aset dimaksud.

“Mobil itu dibeli menggunakan uang desa dan merupakan aset milik masyarakat. Karena itu harus segera dikembalikan melalui proses serah terima yang sah dan dilengkapi berita acara,” ujar seorang tokoh masyarakat yang meminta identitasnya dirahasiakan demi alasan keamanan.

Ia juga menyebutkan bahwa selain kendaraan tersebut, masih terdapat beberapa aset desa lainnya yang belum diserahkan kepada pemerintah desa.

Akibat belum kembalinya kendaraan tersebut, warga mengaku kesulitan memanfaatkan aset yang selama ini digunakan untuk mendukung aktivitas jual beli kelapa sawit serta berbagai kebutuhan operasional desa. Kondisi tersebut dinilai berdampak pada berkurangnya potensi pendapatan desa dan pelayanan kepada masyarakat.

Masyarakat Pasir Blow berharap Aparat Penegak Hukum (APH), khususnya Polres Subulussalam dan instansi terkait, dapat segera menindaklanjuti persoalan tersebut secara serius sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Hukum harus berlaku untuk semua orang tanpa pengecualian. Kami berharap aset desa dapat segera kembali dan dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat,” kata sumber tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak AM maupun Polres Subulussalam terkait perkembangan penanganan persoalan tersebut.*** (IP)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Akhyar Kamil Kecam Pembatasan Kehadiran Warga Aceh pada Mubes PP TIM

20 Agustus 2026 - 00:18 WIB

Haji Fikri Sampaikan Ucapan HUT ke-81 Jawa Barat Semoga Semakin Maju dan Masyarakat Semakin Sejahtera

19 Agustus 2026 - 22:35 WIB

Percepat Respons Darurat Gempa NTT, IDSurvey Group Salurkan 2,4 Ton Bantuan melalui BNPB

19 Agustus 2026 - 18:55 WIB

Pelindo Raih Apresiasi atas Dukungan Mudik Gratis Sulsel 2026

19 Agustus 2026 - 17:19 WIB

PFN Targetkan Bioskop Sinewara Beroperasi 2027

19 Agustus 2026 - 14:07 WIB

Perayaan Hari Didong Didorong Miliki Landasan Perda

19 Agustus 2026 - 13:17 WIB

Meriahkan HUT Ke-81 RI, Terminal Teluk Lamong Gelar Beragam Lomba dan Pesta Rakyat

18 Agustus 2026 - 21:53 WIB

IPCC Perkuat Keselamatan Kerja TKBM melalui Pelatihan Basic K3

18 Agustus 2026 - 21:44 WIB

Pesan Rakyat Aceh Kepada Juha Christensen

18 Agustus 2026 - 19:40 WIB

Kids Fest 2026 Hadir di Takengon, Ajak Keluarga Isi Liburan dengan Lomba dan Edukasi Anak

18 Agustus 2026 - 19:33 WIB

Trending di RAGAM