Menu

Mode Gelap
Haji Fikri Sampaikan Ucapan HUT ke-81 Jawa Barat Semoga Semakin Maju dan Masyarakat Semakin Sejahtera OJK: Perusahaan Modal Ventura Berizin Berada dalam Pengawasan Ayo Serbu 390 Ribu Kursi Promo di Garuda Indonesia Travel Festival KAI Kembangkan TOD Manggarai Seluas 129 Hektare, Integrasikan KRL hingga TransJakarta Tak Bisa Berangkat Sesuai Jadwal? KAI Daop 1 Jakarta Sediakan Layanan Batal dan Reschedule Tiket Percepat Respons Darurat Gempa NTT, IDSurvey Group Salurkan 2,4 Ton Bantuan melalui BNPB

RAGAM

Masyarakat Kecewa, BPJN Aceh Tutup Kembali Jalan Enang-Enang untuk Umum

badge-check


 Masyarakat Kecewa, BPJN Aceh Tutup Kembali Jalan Enang-Enang untuk Umum Perbesar

Wartatrans.com, BENER MERIAH – Keputusan Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh, Zulkarnaini, yang kembali menutup akses Jalan Enang-Enang untuk umum menuai kekecewaan dari masyarakat.

Keputusan tersebut disampaikan langsung oleh Zulkarnaini di hadapan warga yang selama ini bergotong royong memperbaiki jalan secara swadaya.

Senin (22/6/2026), ia meminta masyarakat menghentikan aktivitas di jalur tersebut dan beralih menggunakan Jalan Wer Lah.

“Jalan ini kita stop, beralih ke jalan Wer Lah, demi keselamatan kita semua,” ujar Zulkarnaini.

Pernyataan tersebut disaksikan langsung oleh Syahrial, tokoh utama yang menggagas pembukaan kembali Jalan Enang-Enang. Dengan nada sedih, ia menyatakan tetap ingin melanjutkan pengaspalan karena pekerjaan sudah hampir selesai dan dana dari para donatur telah digunakan untuk membiayai pekerjaan tersebut.

“Kami tetap melanjutkan pengaspalan, karena sedikit lagi siap. Uang donasi sudah kami bayarkan untuk itu,” ungkap Syahrial.

Menanggapi hal tersebut, Zulkarnaini menilai upaya pengaspalan yang dilakukan warga berpotensi sia-sia karena kondisi jalan masih rawan dan belum layak digunakan.

“Nanti percuma bapak mengaspal, ini saya lihat, sekali hujan dibawa semua,” ujarnya.

Ia juga meminta agar para donatur memahami keputusan penghentian pekerjaan tersebut.

“Sampaikan pada donatur, sudah di-stop oleh saya dari BPJN. Uang yang sudah terkumpul mungkin bisa bapak gunakan untuk hal lain yang lebih bermanfaat,” sambungnya.

Warga mengaku kecewa karena tenaga, harta, dan pemikiran yang telah mereka curahkan untuk membuka kembali akses jalan tersebut seolah tidak dihargai.

Mereka menilai, selama tujuh bulan pascabencana longsor dan banjir, belum terlihat adanya aktivitas perbaikan yang signifikan dari BPJN Aceh.

Menurut masyarakat, pembukaan jalan secara swadaya dilakukan demi memperlancar perekonomian dan mobilitas warga yang selama ini terganggu akibat terputusnya akses transportasi.

Namun, ketika masyarakat berinisiatif memperbaiki jalur tersebut, akses itu justru kembali dihentikan dan ditutup untuk umum.

Masyarakat berharap pemerintah dan BPJN Aceh segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki Jalan Enang-Enang agar dapat kembali digunakan dengan aman.

Mereka juga meminta kepastian mengenai kapan perbaikan permanen akan dilakukan sehingga masyarakat tidak terus berada dalam ketidakpastian.*** (Kamaruzzaman)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Haji Fikri Sampaikan Ucapan HUT ke-81 Jawa Barat Semoga Semakin Maju dan Masyarakat Semakin Sejahtera

19 Agustus 2026 - 22:35 WIB

Percepat Respons Darurat Gempa NTT, IDSurvey Group Salurkan 2,4 Ton Bantuan melalui BNPB

19 Agustus 2026 - 18:55 WIB

Pelindo Raih Apresiasi atas Dukungan Mudik Gratis Sulsel 2026

19 Agustus 2026 - 17:19 WIB

PFN Targetkan Bioskop Sinewara Beroperasi 2027

19 Agustus 2026 - 14:07 WIB

Perayaan Hari Didong Didorong Miliki Landasan Perda

19 Agustus 2026 - 13:17 WIB

Meriahkan HUT Ke-81 RI, Terminal Teluk Lamong Gelar Beragam Lomba dan Pesta Rakyat

18 Agustus 2026 - 21:53 WIB

IPCC Perkuat Keselamatan Kerja TKBM melalui Pelatihan Basic K3

18 Agustus 2026 - 21:44 WIB

Pesan Rakyat Aceh Kepada Juha Christensen

18 Agustus 2026 - 19:40 WIB

Kids Fest 2026 Hadir di Takengon, Ajak Keluarga Isi Liburan dengan Lomba dan Edukasi Anak

18 Agustus 2026 - 19:33 WIB

9 Bulan Tak Digaji, 60 Honorer Damkar Gayo Lues Pertanyakan Kejelasan Pemda

18 Agustus 2026 - 19:29 WIB

Trending di RAGAM