Menu ✖

Mode Gelap
Kemenhub Dorong Penguatan Kolaborasi Ekosistem Maritim Kemenhub Dorong Layanan Penumpang Lebih Mudah dan Terintegrasi saat di Bandara Ekspor Perikanan Maluku Tembus Rp700 Miliar, Serap 1.102 Tenaga Kerja KAI Angkut 191 Ribu Ton Barang Retail hingga September 2026, Dorong Efisiensi Logistik Kemenhub dan Kemenlu Fasilitasi Kepulangan 4 Awak Kapal Korban Pembajakan di Somalia Lima Tahun Bersatu, Terminal Teluk Lamong Terus Tumbuh dan Bertransformasi Bersama Pelindo

RAGAM

Masyarakat Kecewa, BPJN Aceh Tutup Kembali Jalan Enang-Enang untuk Umum

badge-check


 Masyarakat Kecewa, BPJN Aceh Tutup Kembali Jalan Enang-Enang untuk Umum Perbesar

Wartatrans.com, BENER MERIAH – Keputusan Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh, Zulkarnaini, yang kembali menutup akses Jalan Enang-Enang untuk umum menuai kekecewaan dari masyarakat.

Keputusan tersebut disampaikan langsung oleh Zulkarnaini di hadapan warga yang selama ini bergotong royong memperbaiki jalan secara swadaya.

Senin (22/6/2026), ia meminta masyarakat menghentikan aktivitas di jalur tersebut dan beralih menggunakan Jalan Wer Lah.

“Jalan ini kita stop, beralih ke jalan Wer Lah, demi keselamatan kita semua,” ujar Zulkarnaini.

Pernyataan tersebut disaksikan langsung oleh Syahrial, tokoh utama yang menggagas pembukaan kembali Jalan Enang-Enang. Dengan nada sedih, ia menyatakan tetap ingin melanjutkan pengaspalan karena pekerjaan sudah hampir selesai dan dana dari para donatur telah digunakan untuk membiayai pekerjaan tersebut.

“Kami tetap melanjutkan pengaspalan, karena sedikit lagi siap. Uang donasi sudah kami bayarkan untuk itu,” ungkap Syahrial.

Menanggapi hal tersebut, Zulkarnaini menilai upaya pengaspalan yang dilakukan warga berpotensi sia-sia karena kondisi jalan masih rawan dan belum layak digunakan.

“Nanti percuma bapak mengaspal, ini saya lihat, sekali hujan dibawa semua,” ujarnya.

Ia juga meminta agar para donatur memahami keputusan penghentian pekerjaan tersebut.

“Sampaikan pada donatur, sudah di-stop oleh saya dari BPJN. Uang yang sudah terkumpul mungkin bisa bapak gunakan untuk hal lain yang lebih bermanfaat,” sambungnya.

Warga mengaku kecewa karena tenaga, harta, dan pemikiran yang telah mereka curahkan untuk membuka kembali akses jalan tersebut seolah tidak dihargai.

Mereka menilai, selama tujuh bulan pascabencana longsor dan banjir, belum terlihat adanya aktivitas perbaikan yang signifikan dari BPJN Aceh.

Menurut masyarakat, pembukaan jalan secara swadaya dilakukan demi memperlancar perekonomian dan mobilitas warga yang selama ini terganggu akibat terputusnya akses transportasi.

Namun, ketika masyarakat berinisiatif memperbaiki jalur tersebut, akses itu justru kembali dihentikan dan ditutup untuk umum.

Masyarakat berharap pemerintah dan BPJN Aceh segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki Jalan Enang-Enang agar dapat kembali digunakan dengan aman.

Mereka juga meminta kepastian mengenai kapan perbaikan permanen akan dilakukan sehingga masyarakat tidak terus berada dalam ketidakpastian.*** (Kamaruzzaman)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Ekspor Perikanan Maluku Tembus Rp700 Miliar, Serap 1.102 Tenaga Kerja

8 Oktober 2026 - 00:22 WIB

Lima Tahun Bersatu, Terminal Teluk Lamong Terus Tumbuh dan Bertransformasi Bersama Pelindo

7 Oktober 2026 - 20:33 WIB

Pelindo Regional 2 Dorong Generasi Muda Kenali Strategi dan Bisnis Kepelabuhanan

7 Oktober 2026 - 19:42 WIB

Alhamdulillah, Biaya yang Ditanggung Jemaah Haji 2027 Turun Rp3,4 Juta

7 Oktober 2026 - 18:49 WIB

Pelindo Mengajar, Ajak Siswa SMKN 1 Mempawah Mengenal Dunia Kepelabuhanan

7 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Perempuan Aceh Bicara di Jakarta, Rumuskan Peta Jalan Kepemimpinan Perempuan Aceh 2045

7 Oktober 2026 - 18:20 WIB

Apa yang Dibahas Jokowi Saat Sambangi Prabowo di Kertanegara Jelang MK Putus Perkara Gibran?

7 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Usai Putusan MK, Wakil Ketua DPRD Sukabumi Turunkan Foto Gibran dari Ruang Kerjanya

7 Oktober 2026 - 16:58 WIB

MK Tak Temukan Bukti Ijazah Setara SLTA Gibran, Buku Rismon Kembali Disorot

7 Oktober 2026 - 16:28 WIB

Bengkel Kreatif Aceh Multi Vision, 15 Tahun Mengembangkan Karya dan Ekonomi Kreatif Aceh

7 Oktober 2026 - 14:11 WIB

Trending di RAGAM