Menu

Mode Gelap
KAI: 61 Persen Aktivitas Penumpang Kereta Api Terjadi di Luar 10 Stasiun Terpadat Sambangi Masjid dan Warga Cileungsi Kidul Bogor, Jumat Berkah Wartawan Didoakan Supaya Terus Berbagi Dari Balik Drum ke Layar Kaca, Dica Melo Makin Bersinar Lewat Sinetron Indosiar Piala AFF 2026 Masuk YouTube, Reza Arap Picu Awal Revolusi Bisnis Hak Siar Olahraga ? Pemerintah Kebut PLTSa, Dua Emiten Mulai Berebut Bisnis Listrik Sampah Rp24 Triliun 96 Tahun Piala Dunia: Investasi Ratusan Miliar Hanya Untuk Pelatih Asing Yang Selalu Gagal

EKOBIS

METI Dorong Aceh Jadi Provinsi Percontohan Energi Terbarukan

badge-check


 METI Dorong Aceh Jadi Provinsi Percontohan Energi Terbarukan Perbesar

Wartatrans.com, ACEH — Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI) Aceh mendorong Pemerintah Aceh untuk menjadikan energi baru dan terbarukan (EBT) sebagai pilar utama pembangunan daerah. Aceh dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi provinsi percontohan pengembangan energi bersih di Indonesia.

Wakil Ketua METI Aceh, Ihsanudin Zulkarnaen, mengatakan Aceh memiliki keunggulan geografis dan sumber daya alam yang sangat mendukung pengembangan energi terbarukan, mulai dari tenaga air, surya, angin, biomassa hingga energi laut.

“Aceh punya modal alam yang lengkap. Sungai-sungai besar bisa dikembangkan menjadi PLTA dan mikrohidro, wilayah pesisir memiliki potensi angin dan gelombang laut, sementara energi surya sangat cocok untuk menjangkau daerah terpencil,” kata Ihsanudin, Selasa (28/01/2026).

Menurutnya, pengembangan EBT tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan listrik, tetapi juga menjadi strategi jangka panjang untuk mewujudkan kemandirian energi Aceh. Akses energi yang andal dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya di wilayah pedalaman dan perdesaan.

“Dengan energi terbarukan, desa bisa berkembang. UMKM, sektor pertanian, perikanan, hingga industri kreatif akan tumbuh karena pasokan energi tersedia dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ihsanudin juga menekankan bahwa status kekhususan Aceh membuka ruang besar bagi pemerintah daerah untuk menyusun kebijakan progresif di sektor energi. Ia menilai Aceh berpeluang menjadi lumbung energi hijau nasional bahkan mengekspor energi ke wilayah lain dan negara tetangga.

“Aceh memiliki hak dan peluang untuk mengusulkan proyek strategis energi terbarukan langsung ke pemerintah pusat. Jika dikelola serius, Aceh bukan hanya mandiri energi, tapi juga bisa menjadi pemasok energi hijau,” jelasnya.

Namun demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah tantangan dalam pengembangan EBT, seperti keterbatasan infrastruktur, pendanaan, serta kesiapan sumber daya manusia. Untuk itu, METI mendorong kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, swasta, dan lembaga pendidikan.

“Kunci keberhasilan transisi energi ada pada sinergi. Regulasi harus dipermudah, investasi diberi insentif, dan SDM lokal harus dipersiapkan agar masyarakat Aceh menjadi pelaku utama, bukan hanya penonton,” tegas Ihsanudin.

METI Aceh berharap pembangunan energi terbarukan dapat dimasukkan secara konsisten dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Aceh (RPJMA) dan menjadi bagian dari agenda prioritas pembangunan berkelanjutan.*** (PG)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Sambangi Masjid dan Warga Cileungsi Kidul Bogor, Jumat Berkah Wartawan Didoakan Supaya Terus Berbagi

17 Juli 2026 - 22:20 WIB

Pemerintah Kebut PLTSa, Dua Emiten Mulai Berebut Bisnis Listrik Sampah Rp24 Triliun

17 Juli 2026 - 21:50 WIB

IPCC Kenalkan Ekosistem Logistik Otomotif kepada GIBEI FEB UNJ

17 Juli 2026 - 21:41 WIB

Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Gelar  Pemeriksaan TBC Gratis dan Santunan Anak Yatim di Kalibaru

17 Juli 2026 - 21:33 WIB

Sambut HUT Ke-13, IPC TPK Bukukan Peningkatan Kinerja Arus Peti Kemas 7 Persen

17 Juli 2026 - 21:24 WIB

Wujudkan Kepedulian Lingkungan Laut, Pelindo Regional 2 Banten Gelar Program TJSL Konservasi Terumbu Karang di Pulau Merak Besar

17 Juli 2026 - 21:17 WIB

Dari Kolong Tol untuk Ketahanan Pangan, PT Pelindo Sinergi Lokaseva Panen Perdana TJSL Ikan Nila

17 Juli 2026 - 21:11 WIB

AMPES Soroti Konflik Pimpinan Daerah, Defisit APBK, hingga Banyaknya Jabatan PLT di Pemko Subulussalam

17 Juli 2026 - 18:59 WIB

ASDP Percepat Sterilisasi 6 Pelabuhan demi Layanan Modern Berstandar Keselamatan Tinggi

17 Juli 2026 - 18:14 WIB

Sekjen IABI: Kompensasi Delay Bentuk Tanggung Jawab Maskapai

17 Juli 2026 - 15:24 WIB

Trending di BANDARA