Wartatrans.com, JAKARTA – Perkembangan teknologi kecantikan mendorong perubahan tren perawatan estetika di kalangan perempuan modern. Jika sebelumnya perawatan identik dengan proses yang menyakitkan dan membutuhkan waktu pemulihan panjang, kini banyak orang lebih memilih metode yang praktis, nyaman, dan tidak mengganggu aktivitas sehari-hari.
Perubahan tren tersebut disoroti aktris dan penyanyi Mikha Tambayong saat diperkenalkan sebagai Indonesia Brand Ambassador XERF, teknologi perawatan wajah non-invasif untuk lifting dan tightening, dalam peluncuran kampanye #YOUtheXERF di Jakarta.

Mikha mengatakan pandangannya mengenai kecantikan telah banyak berubah seiring bertambahnya usia dan pengalaman berkarier di industri hiburan. Menurutnya, kecantikan saat ini lebih berkaitan dengan rasa percaya diri, kesehatan diri, dan kenyamanan menjadi diri sendiri dibanding sekadar mengikuti standar penampilan tertentu.

“Sekarang saya lebih memperhatikan bagaimana merawat diri secara menyeluruh, mulai dari gaya hidup, pola konsumsi, hingga perawatan yang dipilih,” ujarnya.
Memasuki usia 30-an, Mikha mengaku lebih memilih pendekatan graceful aging atau menua dengan elegan daripada melakukan perubahan penampilan secara berlebihan. Ia menilai banyak perempuan kini lebih tertarik pada perawatan preventif yang memberikan hasil alami dan tetap mempertahankan karakter wajah.
Sebagai figur publik dengan mobilitas tinggi, Mikha mengaku mengutamakan perawatan yang tidak memerlukan masa pemulihan panjang. Menurutnya, teknologi estetika modern memungkinkan seseorang menjalani treatment tanpa harus menghentikan rutinitas harian.
Ia menuturkan pengalaman mencoba XERF memberikan kenyamanan karena prosedurnya minim rasa sakit dan tidak membutuhkan downtime. Setelah menjalani perawatan, ia tetap dapat melanjutkan aktivitas seperti biasa.
Sementara itu, Head of idsMED Aesthetics Indonesia, Marisa Theresia, menjelaskan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap perawatan estetika kini semakin mengarah pada hasil yang natural dengan proses yang lebih efisien. Karena itu, Mikha dinilai mewakili sosok perempuan modern yang aktif, percaya diri, dan tetap mempertahankan keaslian dirinya.
Menurut Marisa, filosofi XERF bukan mengubah penampilan seseorang, melainkan membantu meningkatkan versi terbaik dari diri mereka sendiri.
Senada dengan itu, Vice President idsMED Aesthetics Indonesia, Andy Rahardja, mengatakan permintaan terhadap treatment minim downtime terus meningkat, baik dari perempuan maupun laki-laki yang memiliki jadwal padat.
“Masyarakat saat ini mencari solusi perawatan yang efektif namun tetap memungkinkan mereka beraktivitas normal tanpa gangguan,” kata Andy.
Melalui kampanye #YOUtheXERF, idsMED Aesthetics Indonesia ingin mendorong pemahaman bahwa perawatan estetika modern tidak hanya berfokus pada penampilan, tetapi juga pada peningkatan rasa percaya diri, keaslian diri, dan konsep menua secara sehat serta alami. Selain itu, perusahaan juga memperluas edukasi mengenai prosedur non-invasif yang aman dan sesuai dengan kebutuhan gaya hidup masyarakat masa kini.*** (Byl)


























