Menu ✖

Mode Gelap
Trenggono Tekankan Komunikasi Publik untuk Kawal Enam Program Prioritas KKP KAI Group Layani 394,4 Juta Pelanggan hingga September 2026, Tumbuh 7,06 Persen Kendaraan Roda Tiga, Menakar Peluang dan Tantangan jadi Angkutan Umum Kemenhub Dorong Penguatan Kolaborasi Ekosistem Maritim Kemenhub Dorong Layanan Penumpang Lebih Mudah dan Terintegrasi saat di Bandara Ekspor Perikanan Maluku Tembus Rp700 Miliar, Serap 1.102 Tenaga Kerja

RAGAM

MILAD KE-18, Pontren Modern Zam-Zam Gelar Expo dan Soft Launching Buku Sejarah

badge-check


 MILAD KE-18, Pontren Modern Zam-Zam Gelar Expo dan Soft Launching Buku Sejarah Perbesar

Wartatrans.com, BANYUMAS – Pondok Pesantren (Pontren) Modern Zam-Zam Muhammadiyah Cilongok, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menggelar Expo Eighteenova 2026 sekaligus soft launching buku Sejarah Zam-Zam dalam rangka memperingati Milad ke-18. Kegiatan berlangsung di Aula Kampus Putri pada 15–16 Juni 2026.

Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Staf Khusus Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Dr. Didik Suhardi, Ph.D., yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Acara ditandai dengan pemukulan gong dan peluncuran buku sejarah pesantren.

Sebelum membuka kegiatan, Didik Suhardi menyampaikan keynote speech bertema “Mewujudkan Sekolah Unggul, Berkarakter dan Berprestasi.” Ia mengapresiasi perkembangan Pontren Modern Zam-Zam yang dinilai berhasil menyiapkan kader-kader Muhammadiyah yang berpotensi menjadi pemimpin masa depan.

“Dari paparan yang disampaikan Direktur dan PDM Banyumas, terlihat bahwa sekolah ini memiliki visi yang luar biasa. Salah satunya membangun kemampuan komunikasi yang baik serta mengoptimalkan kapasitas peserta didik agar menjadi generasi yang hebat,” ujar Didik.

Usai penyampaian materi, Direktur Pontren Modern Zam-Zam, Arif Fauzi, Lc., M.Pd., menyerahkan secara simbolis buku Sejarah Zam-Zam kepada Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah serta Ketua PDM Banyumas, M. Djohar, M.Pd., disaksikan para tamu undangan dan peserta yang hadir.

Rangkaian sambutan juga disampaikan oleh Ketua Panitia Semi Priyatno, S.Pd., Direktur Pontren Modern Zam-Zam, Ketua PDM Banyumas, serta sambutan Bupati Banyumas yang dibacakan oleh Camat Cilongok, Susanti Tri Pamuji, S.STP., M.Si.

Dalam sambutan Bupati Banyumas disebutkan bahwa pemerintah daerah terus mendorong terciptanya ekosistem pendidikan yang berkualitas dan inovatif guna melahirkan generasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Pesantren tidak hanya menjadi tempat menuntut ilmu, tetapi juga tempat membentuk karakter. Inilah modal penting untuk melahirkan generasi yang tidak hanya sukses secara pribadi, tetapi juga mampu memberikan manfaat bagi bangsa,” demikian pesan Bupati Banyumas.

Direktur Pontren Modern Zam-Zam, Arif Fauzi, menyatakan keberhasilan penyelenggaraan kegiatan ini merupakan cerminan eksistensi pesantren yang kini memasuki usia ke-18 tahun.

“Semua ini merupakan hasil kerja keras seluruh elemen, mulai dari pendiri, pembina, pelaksana, warga Muhammadiyah, wali santri hingga seluruh santri. Mari terus istiqamah berjuang agar Pontren Zam-Zam semakin maju dan eksis,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Semi Priyatno menjelaskan bahwa selama expo dan bazar UMKM berlangsung, berbagai kegiatan turut digelar, mulai dari pentas seni santri dan siswa sekolah dasar se-Kecamatan Cilongok, talk show edukasi kesehatan bersama Dr. dr. Listiya Tanjung, M.M., hingga Talk Show Alumni Berprestasi.

Mengusung tema “Berinovasi untuk Membentuk Generasi yang Berprestasi,” Expo Eighteenova 2026 menjadi wadah apresiasi bagi para santri untuk menampilkan karya kreatif, hasil penelitian, dan bakat seni mereka.

“Expo ini merupakan bentuk apresiasi pesantren terhadap kreativitas dan prestasi santri, sekaligus sarana edukasi dan hiburan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Semi.

Kegiatan tersebut mendapat respons positif dari para pengunjung. Salah satunya Masrur Islami, wali santri asal Kecamatan Pekuncen, yang mengaku terkesan dengan berbagai stan edukasi yang ditampilkan.

“Acara ini sangat bermanfaat, terutama stan sains yang menjelaskan proses gunung meletus, reaksi kimia, hingga metode belajar matematika yang menyenangkan. Selain itu, puluhan pelaku UMKM lokal juga ikut merasakan manfaat ekonomi dari kegiatan ini. Acara yang sangat bagus, bukan hanya untuk pesantren tetapi juga masyarakat sekitar,” tutupnya.*** (Hamidin)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Ekspor Perikanan Maluku Tembus Rp700 Miliar, Serap 1.102 Tenaga Kerja

8 Oktober 2026 - 00:22 WIB

Lima Tahun Bersatu, Terminal Teluk Lamong Terus Tumbuh dan Bertransformasi Bersama Pelindo

7 Oktober 2026 - 20:33 WIB

Pelindo Regional 2 Dorong Generasi Muda Kenali Strategi dan Bisnis Kepelabuhanan

7 Oktober 2026 - 19:42 WIB

Alhamdulillah, Biaya yang Ditanggung Jemaah Haji 2027 Turun Rp3,4 Juta

7 Oktober 2026 - 18:49 WIB

Pelindo Mengajar, Ajak Siswa SMKN 1 Mempawah Mengenal Dunia Kepelabuhanan

7 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Perempuan Aceh Bicara di Jakarta, Rumuskan Peta Jalan Kepemimpinan Perempuan Aceh 2045

7 Oktober 2026 - 18:20 WIB

Apa yang Dibahas Jokowi Saat Sambangi Prabowo di Kertanegara Jelang MK Putus Perkara Gibran?

7 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Usai Putusan MK, Wakil Ketua DPRD Sukabumi Turunkan Foto Gibran dari Ruang Kerjanya

7 Oktober 2026 - 16:58 WIB

MK Tak Temukan Bukti Ijazah Setara SLTA Gibran, Buku Rismon Kembali Disorot

7 Oktober 2026 - 16:28 WIB

Bengkel Kreatif Aceh Multi Vision, 15 Tahun Mengembangkan Karya dan Ekonomi Kreatif Aceh

7 Oktober 2026 - 14:11 WIB

Trending di RAGAM