Menu

Mode Gelap
Akhyar Kamil Kecam Pembatasan Kehadiran Warga Aceh pada Mubes PP TIM Haji Fikri Sampaikan Ucapan HUT ke-81 Jawa Barat Semoga Semakin Maju dan Masyarakat Semakin Sejahtera OJK: Perusahaan Modal Ventura Berizin Berada dalam Pengawasan Ayo Serbu 390 Ribu Kursi Promo di Garuda Indonesia Travel Festival KAI Kembangkan TOD Manggarai Seluas 129 Hektare, Integrasikan KRL hingga TransJakarta Tak Bisa Berangkat Sesuai Jadwal? KAI Daop 1 Jakarta Sediakan Layanan Batal dan Reschedule Tiket

RAGAM

MILAD KE-18, Pontren Modern Zam-Zam Gelar Expo dan Soft Launching Buku Sejarah

badge-check


 MILAD KE-18, Pontren Modern Zam-Zam Gelar Expo dan Soft Launching Buku Sejarah Perbesar

Wartatrans.com, BANYUMAS – Pondok Pesantren (Pontren) Modern Zam-Zam Muhammadiyah Cilongok, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menggelar Expo Eighteenova 2026 sekaligus soft launching buku Sejarah Zam-Zam dalam rangka memperingati Milad ke-18. Kegiatan berlangsung di Aula Kampus Putri pada 15–16 Juni 2026.

Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Staf Khusus Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Dr. Didik Suhardi, Ph.D., yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Acara ditandai dengan pemukulan gong dan peluncuran buku sejarah pesantren.

Sebelum membuka kegiatan, Didik Suhardi menyampaikan keynote speech bertema “Mewujudkan Sekolah Unggul, Berkarakter dan Berprestasi.” Ia mengapresiasi perkembangan Pontren Modern Zam-Zam yang dinilai berhasil menyiapkan kader-kader Muhammadiyah yang berpotensi menjadi pemimpin masa depan.

“Dari paparan yang disampaikan Direktur dan PDM Banyumas, terlihat bahwa sekolah ini memiliki visi yang luar biasa. Salah satunya membangun kemampuan komunikasi yang baik serta mengoptimalkan kapasitas peserta didik agar menjadi generasi yang hebat,” ujar Didik.

Usai penyampaian materi, Direktur Pontren Modern Zam-Zam, Arif Fauzi, Lc., M.Pd., menyerahkan secara simbolis buku Sejarah Zam-Zam kepada Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah serta Ketua PDM Banyumas, M. Djohar, M.Pd., disaksikan para tamu undangan dan peserta yang hadir.

Rangkaian sambutan juga disampaikan oleh Ketua Panitia Semi Priyatno, S.Pd., Direktur Pontren Modern Zam-Zam, Ketua PDM Banyumas, serta sambutan Bupati Banyumas yang dibacakan oleh Camat Cilongok, Susanti Tri Pamuji, S.STP., M.Si.

Dalam sambutan Bupati Banyumas disebutkan bahwa pemerintah daerah terus mendorong terciptanya ekosistem pendidikan yang berkualitas dan inovatif guna melahirkan generasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Pesantren tidak hanya menjadi tempat menuntut ilmu, tetapi juga tempat membentuk karakter. Inilah modal penting untuk melahirkan generasi yang tidak hanya sukses secara pribadi, tetapi juga mampu memberikan manfaat bagi bangsa,” demikian pesan Bupati Banyumas.

Direktur Pontren Modern Zam-Zam, Arif Fauzi, menyatakan keberhasilan penyelenggaraan kegiatan ini merupakan cerminan eksistensi pesantren yang kini memasuki usia ke-18 tahun.

“Semua ini merupakan hasil kerja keras seluruh elemen, mulai dari pendiri, pembina, pelaksana, warga Muhammadiyah, wali santri hingga seluruh santri. Mari terus istiqamah berjuang agar Pontren Zam-Zam semakin maju dan eksis,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Semi Priyatno menjelaskan bahwa selama expo dan bazar UMKM berlangsung, berbagai kegiatan turut digelar, mulai dari pentas seni santri dan siswa sekolah dasar se-Kecamatan Cilongok, talk show edukasi kesehatan bersama Dr. dr. Listiya Tanjung, M.M., hingga Talk Show Alumni Berprestasi.

Mengusung tema “Berinovasi untuk Membentuk Generasi yang Berprestasi,” Expo Eighteenova 2026 menjadi wadah apresiasi bagi para santri untuk menampilkan karya kreatif, hasil penelitian, dan bakat seni mereka.

“Expo ini merupakan bentuk apresiasi pesantren terhadap kreativitas dan prestasi santri, sekaligus sarana edukasi dan hiburan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Semi.

Kegiatan tersebut mendapat respons positif dari para pengunjung. Salah satunya Masrur Islami, wali santri asal Kecamatan Pekuncen, yang mengaku terkesan dengan berbagai stan edukasi yang ditampilkan.

“Acara ini sangat bermanfaat, terutama stan sains yang menjelaskan proses gunung meletus, reaksi kimia, hingga metode belajar matematika yang menyenangkan. Selain itu, puluhan pelaku UMKM lokal juga ikut merasakan manfaat ekonomi dari kegiatan ini. Acara yang sangat bagus, bukan hanya untuk pesantren tetapi juga masyarakat sekitar,” tutupnya.*** (Hamidin)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Akhyar Kamil Kecam Pembatasan Kehadiran Warga Aceh pada Mubes PP TIM

20 Agustus 2026 - 00:18 WIB

Haji Fikri Sampaikan Ucapan HUT ke-81 Jawa Barat Semoga Semakin Maju dan Masyarakat Semakin Sejahtera

19 Agustus 2026 - 22:35 WIB

Percepat Respons Darurat Gempa NTT, IDSurvey Group Salurkan 2,4 Ton Bantuan melalui BNPB

19 Agustus 2026 - 18:55 WIB

Pelindo Raih Apresiasi atas Dukungan Mudik Gratis Sulsel 2026

19 Agustus 2026 - 17:19 WIB

PFN Targetkan Bioskop Sinewara Beroperasi 2027

19 Agustus 2026 - 14:07 WIB

Perayaan Hari Didong Didorong Miliki Landasan Perda

19 Agustus 2026 - 13:17 WIB

Meriahkan HUT Ke-81 RI, Terminal Teluk Lamong Gelar Beragam Lomba dan Pesta Rakyat

18 Agustus 2026 - 21:53 WIB

IPCC Perkuat Keselamatan Kerja TKBM melalui Pelatihan Basic K3

18 Agustus 2026 - 21:44 WIB

Pesan Rakyat Aceh Kepada Juha Christensen

18 Agustus 2026 - 19:40 WIB

Kids Fest 2026 Hadir di Takengon, Ajak Keluarga Isi Liburan dengan Lomba dan Edukasi Anak

18 Agustus 2026 - 19:33 WIB

Trending di RAGAM