Menu

Mode Gelap
Terminal Teluk Lamong Jadi Destinasi Studi Queensway Secondary School Singapura tentang Green & Smart Port Jumlah Member Loyalty Program DAMRI Tembus 52 Ribu, Kini Poin Bisa Ditukar Menjadi Tiket Gratis! MUI Kota Depok Gelar Musyawarah Kerja Daerah II Catatan Iwan Piliang: Menjadi Pengusaha Kudu Punya Produk Warga Bangun Jalan Enang-Enang dari Dana Donasi Sastrawan Soroti Arah Masa Depan Sastra Indonesia di Tengah Dominasi Media Sosial

Uncategorized

MUI Kota Depok Gelar Musyawarah Kerja Daerah II

badge-check


 MUI Kota Depok Gelar Musyawarah Kerja Daerah II Perbesar

Wartatrans.com, DEPOK — Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Depok secara resmi menggelar Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) II. Mukerda secara resmi dibuka oleh Walikota Depok Supian Suri, di Gedung Dakwah MUI, Jum’at, 5 Juni 2026

Dalam sambutannya, Ketua Pelaksana Mukerda II Yayat Ruhiyat mengatakan, Mukerda merupakan bagian dari instrumen dan amanah musyawarah nasional MUI pada tahun 2025 dan anggaran dasar serta anggaran rumah tangga (AD/ART) MUI.

“Mukerda bertujuan mengevaluasi kinerja pada tahun 2025 sekaligus pemaparan program kerja tahun 2026,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Walikota Depok Supian Suri menitipkan beberapa agenda atau program yang perlu dibahas dalam Mukerda kali ini. Pertama, membangun komunikasi antara MUI dan perangkat daerah. Kedua, jalin sineegitas. “Sinergi ini menjadi kekuatan melayani masyarakat,” ungkapnya.

Supian berharap, dengan sinergitas yang terjalin dapat memberikan solusi kepada siswa dan lulusan Sekolah Dasar (SD) hang belum bisa membaca al-qur’an.

“Harapan kita dengan hadirnya MUI, pemerintah dan Forkopimda  bisa menuntaskan masalah pada lulusan SD yang belum bisa baca alquran,” harapnya.

Titipan Sopian selanjutnya, MUI bisa ketiga; memilitigasi lembaga pendidikan. MUI harus mendata kyai yang memliki pondok dan metode belajarnya. “Sehingga terhindar dari hal yang tidak diiginkan.”

Sementara, Ketua MUI Depok Sihabudin Ahmad mengatakan, MUI Kota Depok telah memiliki tiga badan otonom: wasilah, badan pengelola gedung dan Pusat Inkubasi Bisnis Syariah (Pinbas).

“Wasilah merupakan kumpulan kyia atau ustadz muda dari hasil pendidikan kader ulama MUI Kota Depok. Sekarang sudah angkatan 11,” katanya.

Lanjut Sihabuddin, anggota wasilah telah melakukan pembinaan pendidikan agama bagi warga binaan lapas.

“Anggita wasilah sudah lama keluar-masuk lapas. Saya juga ingin wasilah “keluar-masuk” di lembaga-lembaga lain,” harapnya.*** (Septiadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Terminal Teluk Lamong Jadi Destinasi Studi Queensway Secondary School Singapura tentang Green & Smart Port

5 Juni 2026 - 22:41 WIB

Jumlah Member Loyalty Program DAMRI Tembus 52 Ribu, Kini Poin Bisa Ditukar Menjadi Tiket Gratis!

5 Juni 2026 - 22:32 WIB

Catatan Iwan Piliang: Menjadi Pengusaha Kudu Punya Produk

5 Juni 2026 - 21:59 WIB

Warga Bangun Jalan Enang-Enang dari Dana Donasi

5 Juni 2026 - 21:45 WIB

Sastrawan Soroti Arah Masa Depan Sastra Indonesia di Tengah Dominasi Media Sosial

5 Juni 2026 - 21:24 WIB

Redaksi Wartatrans.com Gelar Rapat Strategis, Perkuat Langkah Menjadi Media Online yang Diperhitungkan

5 Juni 2026 - 21:04 WIB

Menghubungkan Pulau, Menggerakkan Ekonomi dari Tanjung Pandan

5 Juni 2026 - 20:51 WIB

PNM Perkuat Komitmen Keberlanjutan Lewat Penanaman 27 Ribu Pohon dan Program Sosial untuk Masyarakat

5 Juni 2026 - 17:19 WIB

Blue Berry Untuk Kesehatan Tulang

5 Juni 2026 - 15:03 WIB

Tari Saman Wakili Indonesia di Busan International Dance Festival 2026

5 Juni 2026 - 08:38 WIB

Trending di SENI BUDAYA