Menu

Mode Gelap
Perkuat Peran sebagai Flag State, Indonesia Partisipasi dalam Sidang IMO SSE ke-12 Wakil Bupati Kudus Bellinda Mengangkat Adik Mendikdasmen Sebagai ‘Anak Buahnya’ Naik Kereta Saat Lebaran 2026, Pelanggan KAI Bantu Tekan Emisi hingga Puluhan Juta Kg CO₂e Gerakan Penanganan dari Hulu Ke Hilir menuju Kendaraan Zero ODOL 2027 KAI Wisata Hadirkan “Scenic Chill April Thrill”, Tawarkan Perjalanan Premium Mulai Rp300 Ribu Operasi Gaktibplin dan Tes Urine di Polsek Sunda Kelapa Seluruh Personel Negatif Narkoba

PERON

Naik Kereta Saat Lebaran 2026, Pelanggan KAI Bantu Tekan Emisi hingga Puluhan Juta Kg CO₂e

badge-check


 Naik Kereta Saat Lebaran 2026, Pelanggan KAI Bantu Tekan Emisi hingga Puluhan Juta Kg CO₂e Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat perjalanan pelanggan selama periode Angkutan Lebaran 2026 memberikan dampak positif bagi lingkungan, dengan total emisi KA Jarak Jauh sebesar 8,9 juta kg CO₂e—jauh lebih rendah dibandingkan jika perjalanan dilakukan menggunakan kendaraan pribadi yang bisa mencapai lebih dari 41 juta kg CO₂e.

Berdasarkan estimasi selama periode 11 Maret hingga 1 April 2026, total emisi dari layanan Kereta Api Jarak Jauh tercatat sebesar 8.928.821 kg CO₂e.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa angka tersebut mencerminkan kontribusi kolektif pelanggan dalam memilih moda transportasi dengan intensitas emisi yang lebih rendah.

“Setiap pelanggan yang memilih kereta api turut mengambil peran dalam menekan emisi karbon. Dalam skala jutaan perjalanan, pilihan ini memberikan dampak yang signifikan bagi lingkungan,” ujar Anne, Selasa (7/4/2026).

Sebagai perbandingan, jika perjalanan pelanggan tersebut dilakukan menggunakan kendaraan pribadi, estimasi emisi yang dihasilkan jauh lebih tinggi. Untuk kendaraan dengan kapasitas mesin 1000 cc, total emisi mencapai 20.590.136 kg CO₂e, sementara kendaraan 2000 cc menghasilkan 32.575.210 kg CO₂e, dan kendaraan 3000 cc mencapai 41.588.851 kg CO₂e.

Perbandingan ini menunjukkan bahwa perjalanan pelanggan menggunakan kereta api menghasilkan emisi yang jauh lebih rendah dibandingkan kendaraan pribadi, sekaligus memperkuat peran transportasi massal dalam pengendalian dampak lingkungan.

Selama periode Angkutan Lebaran 2026, KAI melayani 4.246.274 pelanggan Kereta Api Jarak Jauh dengan tingkat okupansi mencapai 118,9% dari total kapasitas 3.571.760 tempat duduk. Tingginya mobilitas ini mencerminkan kepercayaan pelanggan terhadap kereta api sebagai pilihan perjalanan yang efisien sekaligus lebih ramah lingkungan.

Anne menambahkan bahwa dampak lingkungan dari perjalanan pelanggan kini dapat dilihat secara lebih transparan melalui fitur Carbon Footprint pada aplikasi Access by KAI.

“Melalui fitur ini, pelanggan dapat mengetahui estimasi emisi dari perjalanan yang dilakukan. Ini menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran bahwa setiap perjalanan memiliki dampak, dan kereta api memberikan pilihan dengan emisi yang lebih rendah,” jelasnya.

Sebagai ilustrasi, perjalanan menggunakan kereta api pada rute Surabaya Gubeng–Ketapang menghasilkan emisi sekitar 2,94 kg CO₂e, sementara perjalanan dengan mobil pribadi pada rute yang sama mencapai sekitar 8,79 kg CO₂e.

Selain menghadirkan transparansi data emisi, KAI juga mengembangkan berbagai inisiatif operasional yang mendukung gaya hidup berkelanjutan pelanggan, seperti penyediaan water station di stasiun untuk mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai, penggunaan face recognition untuk boarding sehingga mengurangi tiket kertas, serta penggunaan peralatan makan ramah lingkungan di layanan kereta.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan pelanggan yang telah memilih kereta api selama Angkutan Lebaran 2026. Setiap perjalanan yang dilakukan menjadi kontribusi bersama dalam menekan emisi karbon dan menjaga lingkungan tetap berkelanjutan,” tutup Anne.(fhm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KAI Wisata Hadirkan “Scenic Chill April Thrill”, Tawarkan Perjalanan Premium Mulai Rp300 Ribu

7 April 2026 - 16:28 WIB

Pasca Anjlokan KA di Bumiayu, KAI Services Fokus Jaga Kenyamanan Penumpang

7 April 2026 - 10:37 WIB

Jalur Anjlokan KA di Bumiayu Normal, Sejumlah Perjalanan KA Kembali Beroperasi

7 April 2026 - 10:22 WIB

KAI Daop 7 Madiun Minta Maaf atas Gangguan Perjalanan KA, Tegaskan Keberangkatan Tetap Sesuai Jadwal

7 April 2026 - 10:13 WIB

Evakuasi KA Anjlok Rampung, Dua Jalur KA di Lintas Bumiayu Dapat Dilalui dengan Pembatasan Kecepatan

7 April 2026 - 07:39 WIB

KAI Berhasil Evakuasi Awal KA Bangunkarta di Bumiayu, Satu Kereta Kembali ke Rel

6 April 2026 - 23:10 WIB

KAI Layani Lebih 826 Ribu Penumpang saat Libur Panjang Paskah 2026, Okupansi Harian Capai 113 %

6 April 2026 - 21:09 WIB

Gangguan Jalur KA di Daop 5 Purwokerto Jawa Tengah Berdampak pada Perjalanan KA, Daop 1 Jakarta Sampaikan Maaf

6 April 2026 - 17:52 WIB

KAI Daop 1 Jakarta Layani 340 Ribu Pelanggan Musim Libur Panjang Paskah, Kedatangan Mendominasi

6 April 2026 - 17:29 WIB

KAI Percepat Evakuasi KA Bangunkarta di Bumiayu, Rekayasa Pola Operasi dan Angkutan Lanjutan Bus Disiapkan

6 April 2026 - 16:52 WIB

Trending di PERON