Menu

Mode Gelap
KAI Daop 7 Madiun Layani 492 Ribu Pelanggan Selama Angkutan Lebaran 2026 Awal Libur Panjang Paskah, Volume Penumpang Kereta Api Tembus 183 Ribu KCIC Imbau Masyarakat Pesan Tiket Whoosh Lebih Awal Jelang Libur Panjang Paskah Mantap, Program Motis DJKA Angkut 12.419 Motor Pemudik Dukung Persiapan Konsumsi Jemaah Haji, Garuda Terbangkan 15 Ton Makanan Siap Saji ke Jeddah Pascagempa 7,6 SR, TPK Bitung dan TPK Ternate Beroperasi Kembali

RAGAM

Nakes Joget Saat Operasi, Citra RSUD Datu Beru Tercoreng

badge-check


 Nakes Joget Saat Operasi, Citra RSUD Datu Beru Tercoreng Perbesar

Wartatrans.com, TAKENGON – Direktur RSUD Datu Beru Takengon, dr. Gusnarwin, Sp.B, menanggapi video viral yang memperlihatkan seorang tenaga kesehatan (nakes) melakukan aksi joget saat tim dokter sedang melakukan operasi di ruang tindakan.

Video tersebut diketahui diunggah melalui akun TikTok @ibs.datu.beru dan langsung menuai kecaman dari masyarakat.

Menurut dr. Gusnarwin, pihaknya sangat menyayangkan kejadian tersebut karena dinilai merusak citra tenaga kesehatan dan rumah sakit.

“Sangat merusak citra tenaga kesehatan,” tegas Gusnarwin, Rabu (1/4/2026).

Ia menegaskan bahwa pihak manajemen rumah sakit telah melaporkan kejadian tersebut kepada pimpinan daerah. Pihaknya juga memastikan tenaga kesehatan yang bersangkutan akan dikembalikan ke BKPSDM untuk penanganan lebih lanjut.

“hari ini tgl.( 2)/4/2026) yang bersangkutan akan kita kembalikan ke BKPSDM untuk penanganan lebih lanjut. Kita tidak mentolerir kelakuan seperti itu,” ungkapnya.

Sementara itu, masyarakat mengaku gerah dan kecewa atas kejadian tersebut. Mereka menilai rumah sakit adalah tempat orang berjuang untuk sembuh, bukan tempat hiburan atau main-main.

“Kami membawa keluarga dan orang tua kami untuk dirawat. Mereka digaji untuk bertugas, bukan untuk bermain-main,” ungkap salah seorang warga yang sedang menjaga orang tuanya di rumah sakit.

Kejadian ini menjadi sorotan publik dan diharapkan menjadi evaluasi bagi seluruh tenaga kesehatan agar lebih profesional dan menjaga etika saat bertugas, terutama di ruang operasi yang menyangkut nyawa manusia.*** (Kamaruzzaman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dukung Persiapan Konsumsi Jemaah Haji, Garuda Terbangkan 15 Ton Makanan Siap Saji ke Jeddah

2 April 2026 - 19:36 WIB

Cerita dari Bukit Sinyonya: FIFGROUP Wujudkan Desa Sejahtera dan Sekolah yang Lebih Layak 

2 April 2026 - 18:29 WIB

Advokad Wahyudi Perkuat Lini Hukum Wartatrans.com, Respons Meningkatnya Risiko Sengketa Media Digital

2 April 2026 - 16:48 WIB

Pengaturan Gate Pass Terkoordinasi dan Terukur, Arus Barang di Pelabuhan Tanjung Priok Tetap Lancar

2 April 2026 - 16:45 WIB

Advokat Nourman, SH Gabung Di Wartatrans.com sebagai Kuasa Hukum, Perkuat Profesionalisme Media

2 April 2026 - 16:32 WIB

Sumur Bor untuk Warga Terdampak Bencana di Aceh Utara Rampung, Aktivis: Ini Awal Pemulihan

2 April 2026 - 15:49 WIB

Pengukuhan Imuem Syiek Abu Indrapuri Picu Polemik, Kuasa Hukum BKM Minta Polda Periksa Bupati Aceh Besar

2 April 2026 - 14:56 WIB

Di Galery Ruang Darmin, Yahya TS Tegaskan Identitas Betawi Lewat Pameran “Betawie Punye Yahye”

2 April 2026 - 09:20 WIB

Pelindo Regional 4 Layani 758.000 Penumpang Selama Lebaran 2026, Naik 10,41% YoY

2 April 2026 - 09:10 WIB

UMKM Naik Kelas, Koperasi Desa-Kelurahan Jadi Kunci Tuntaskan Kemiskinan

2 April 2026 - 05:06 WIB

Trending di EKOBIS