Menu

Mode Gelap
Pelindo Regional 2 dan BNN Jakarta Utara Perkuat Edukasi Bahaya Narkoba bagi Generasi Muda Pelindo Semai Harapan di Langowan melalui Relawan Bakti BUMN Batch IX Arus Balik Libur Panjang Maulid Menguat, 34.997 Pelanggan Diprediksi Tiba di Jakarta Alhamdulillah, Operasional Transportasi di Wilayah Kalimantan Berjalan Normal Masak Gesss Episode 323 Ajak Penonton Jelajah Kuliner Nusantara di Rancamaya Bogor Citilink Raih Sertifikasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan

PERISTIWA

Nelayan Keluhkan Krisis Solar, SPBU Kekurangan Pasokan Pasca Banjir

badge-check


 Oplus_16908288 Perbesar

Oplus_16908288

Wartatrans com, JAKARTA – Bencana banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara dan Aceh pada November 2025 berdampak serius pada pasokan bahan bakar minyak (BBM), khususnya solar. Kondisi ini dikeluhkan para nelayan tradisional yang mengaku kesulitan memperoleh solar di SPBU selama sepekan terakhir.

Ketua Dewan Pengurus Wilayah Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (DPW KNTI) Sumatera Utara, M. Isa Al-Basir, mengungkapkan bahwa kuota solar di berbagai SPBU berkurang drastis sejak bencana terjadi.

“Nelayan kesulitan mengakses solar, kondisinya di SPBU kuotanya berkurang. Barangkali ini dampak dari bencana banjir, sehingga distribusi BBM ke sejumlah SPBU dan SPBUN tempat dimana nelayan mengakses BBM terdampak. Seperti di Kota Medan, kemungkinan pasokan dari Dumai tidak bisa masuk ke SPBU terdekat dengan kampung nelayan karena akses jalan rusak dan terputus,” ujar Basir, dalam keterangan tertulis, Sabtu (29/11/2025).

Selain distribusi darat yang terhambat, jalur laut juga terganggu. Gelombang tinggi menyebabkan kapal-kapal pengangkut BBM tidak dapat bersandar di sejumlah pelabuhan di Sumatera Utara.

Basir menambahkan, cuaca ekstrem beberapa hari terakhir tidak hanya mengganggu suplai BBM, tetapi juga meningkatkan risiko keselamatan nelayan. Ia mencontohkan insiden di Labuhanbatu Utara, di mana salah satu anggota KNTI mengalami kecelakaan setelah kapalnya karam akibat hantaman gelombang.

“Begitupun di Deli Serdang kapal nelayan tenggelam, ataupun di Pangkalan Brandan Langkat kapal nelayan hanyut oleh ombak hingga ke Serdang Bedagai. Nasib sama juga bagi nelayan kecil di Batubara, alhasil mereka memilih untuk tidak melaut.” Pungkas Basir

Sementara itu, Ketua Umum Kesatuan Pelajar Pemuda dan Mahasiswa Pesisir Indonesia (KPPMPI), Hendra Wiguna, menilai bahwa persoalan sulitnya akses nelayan kecil terhadap BBM bersubsidi merupakan masalah lama yang belum terselesaikan.

Menurutnya, minimnya infrastruktur Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum untuk Nelayan (SPBUN) serta hambatan distribusi dari Terminal BBM (MOR Pertamina) ke Kampung Pesisir membuat nelayan semakin bergantung pada pengecer.

“Persoalan BBM subsidi terutama solar masih menjadi PR besar sejak dahulu. Akibatnya, nelayan terpaksa membeli ke pengecer dengan harga Rp 10.000–15.000 per liter, yang penting mereka bisa melaut,” jelas Hendra.

Ia menegaskan pentingnya keberadaan SPBUN di lebih dari 12 ribu desa pesisir di seluruh Indonesia agar nelayan kecil mendapatkan akses solar bersubsidi secara merata dan terjangkau.(ahmad)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Pelindo Regional 2 dan BNN Jakarta Utara Perkuat Edukasi Bahaya Narkoba bagi Generasi Muda

24 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Pelindo Semai Harapan di Langowan melalui Relawan Bakti BUMN Batch IX

24 Agustus 2026 - 16:36 WIB

Alhamdulillah, Operasional Transportasi di Wilayah Kalimantan Berjalan Normal

24 Agustus 2026 - 14:01 WIB

Masak Gesss Episode 323 Ajak Penonton Jelajah Kuliner Nusantara di Rancamaya Bogor

24 Agustus 2026 - 11:13 WIB

KSOP Muara Angke Perkuat Keselamatan Pelayaran dan Pencegahan Kebakaran Kapal

23 Agustus 2026 - 20:42 WIB

Loko Café dan Kuliner Kereta Ramaikan BNI wondrX 2026 di ICE BSD, Ada Kopi Best Seller hingga Cuank! Enak

23 Agustus 2026 - 19:53 WIB

Mualeem Buka Suara: Rotasi Sekda Disebut sebagai Langkah Penyegaran Pemerintahan Aceh

23 Agustus 2026 - 17:47 WIB

Dipimpin Wahyoe Winarto, DPC Partai Demokrat Semarang Sukses Adakan Lomba Kerakyatan

23 Agustus 2026 - 17:38 WIB

FIFGROUP Salurkan 1.200 Paket Sembako bagi Masyarakat Terdampak Gempa NTT

23 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Semarak Kemerdekaan di Duta Mekar Asri, Warga RW 18 Cileungsi Tunjukkan Kekompakan Lewat Senam dan Karnaval

23 Agustus 2026 - 15:50 WIB

Trending di RAGAM