Menu

Mode Gelap
Polres Pelabuhan Tanjung Priok Sasar Titik Rawan, Pastikan Kamtibmas Tetap Kondusif Program IPCC GEMBIRA Beri Dampak Nyata, IPCC Raih InvestorTrust CSR Awards 2026 Meriahkan HUT RI, Pelindo Jasa Maritim Beri Penghargaan kepada Kelurahan Tabaringan PNJ Bekali Pelaku Usaha Kota Depok dengan Pelatihan Basic Warehouse Operation Hadapi Manila Digger, Persib Pangkas Waktu Perjalanan dari Bandara Husein Dampak Ekonomi Gempa NTT Tembus Rp2,2 Triliun? Industri Asuransi Menghitung Exposure

RAGAM

NU dan Muhammadiyah Bersatu dalam Pementasan Seni Budaya “Putra Sang Pencerah (Episode Soekarno)” di Jakarta

badge-check


 NU dan Muhammadiyah Bersatu dalam Pementasan Seni Budaya “Putra Sang Pencerah (Episode Soekarno)” di Jakarta Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Sebuah peristiwa bersejarah dalam dunia seni dan budaya Islam akan segera hadir di Jakarta. Dua organisasi Islam terbesar di dunia, Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah, resmi berkolaborasi dalam aktivitas seni budaya sebagai medium syiar Islam melalui pementasan teater kebangsaan.

Kolaborasi ini diwujudkan dalam pementasan Sandiwara Kebangsaan berjudul “PUTRA SANG PENCERAH (Episode Soekarno)”, sebuah karya monumental yang mengangkat sosok Proklamator Republik Indonesia, Ir. Soekarno, dari perspektif kebangsaan dan nilai-nilai Islam.

Imam Sulewardho, sang sutradara pementasan.

Pementasan ini merupakan karya ke-119 dari seniman dan budayawan Imam Sulewardho, yang direncanakan tampil pada bulan Juni mendatang. Lokasi pementasan direncanakan berlangsung di panggung prestisius seperti Istora Senayan atau Teater Besar Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat.

Kerja besar ini digagas melalui sinergi Jakarta Islamic Center (JIC) dan Lembaga Seni Budaya (LSB) Muhammadiyah, yang bergandeng tangan untuk menghadirkan dakwah Islam yang sejuk, inklusif, dan membumi melalui medium seni pertunjukan.

Adapun proses latihan akan dimulai pada akhir April 2026, bertempat di Gedung Ir. Juanda lantai 5, PWM DKI Jakarta, Jalan Kramat Raya No. 49, Jakarta Pusat.

Pementasan ini disutradarai oleh Imam Sulewardho, dengan pendekatan artistik yang menggabungkan nilai sejarah, spiritualitas, dan kebangsaan dalam satu panggung kolaboratif lintas organisasi.

Panitia membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat yang ingin mendukung dan terlibat dalam pementasan ini. Ajakan terbuka disampaikan kepada seluruh elemen masyarakat—seniman, relawan, maupun pecinta seni budaya—untuk turut menyukseskan pementasan tersebut.

“Monggo sederek sedoyo, cing, cang, mpok, abang, nyak, babe, gabung yuk untuk menyukseskan pementasan Putra Sang Pencerah (Episode Soekarno),” demikian ajakan dari penggagas kegiatan.

Kolaborasi NU dan Muhammadiyah dalam ranah seni budaya ini diharapkan menjadi tonggak baru persatuan umat serta bukti bahwa seni dapat menjadi jembatan dakwah dan kebangsaan yang kuat di tengah keberagaman Indonesia.*** (PG)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Program IPCC GEMBIRA Beri Dampak Nyata, IPCC Raih InvestorTrust CSR Awards 2026

31 Agustus 2026 - 10:24 WIB

Meriahkan HUT RI, Pelindo Jasa Maritim Beri Penghargaan kepada Kelurahan Tabaringan

31 Agustus 2026 - 10:17 WIB

PNJ Bekali Pelaku Usaha Kota Depok dengan Pelatihan Basic Warehouse Operation

31 Agustus 2026 - 09:21 WIB

Ada Apa Gerangan? Pemikir Revolusioner Tentang Aceh Berdiskusi dan Berekspresi di Halaman Jeda

31 Agustus 2026 - 08:08 WIB

Indra Adhari Rilis ‘Lima Tahun’ Dimomen HUT RI: September Rilis Single di Label Internasional Malaysia!

31 Agustus 2026 - 02:12 WIB

AHY Inginkan Pimpinan Demokrat Yang Efektif Dan Berdampak Nyata Bagi Masyarakat 

30 Agustus 2026 - 23:31 WIB

Masyarakat Beutong Ateuh Banggalang Ingin Merdeka di Tanah Sendiri dengan Menolak Tambang Perusak Alam

30 Agustus 2026 - 23:12 WIB

Dikpol di Bojonggede, Haji Fikri Kenalkan PKS sebagai Partai Islam Rahmatan Lil ‘Alamin

30 Agustus 2026 - 19:47 WIB

Suroto Ketua RW 06 Cengbar Jakbar: Bangun Kepedulian dan Kebersamaan Warga Dengan Semangat Kemerdekaan

30 Agustus 2026 - 13:52 WIB

Sempat Memanas Gegara Lagu, Valdy Nyonk dan Ecko Show Akhirnya Berdamai

30 Agustus 2026 - 13:12 WIB

Trending di SENI BUDAYA