Menu ✖

Mode Gelap
Gala Indonesia Bercerita, Gerakan Kebudayaan untuk Melahirkan Agen Peradaban Baru Eskalator Stasiun Duri Kembali Beroperasi, KAI Commuter Minta Pengguna Tak Berjalan Kunjungi Aceh, Kepala BGN Sudaryono Tinjau MBG di Aceh Besar, Soroti Gizi dan Ketepatan Sasaran Kabut Asap Kepung Papua Barat, 193 Titik Panas Terdeteksi, Ratusan Warga Terserang ISPA Kebakaran Hutan Meluas, Prabowo Turun Tangan: Kerahkan 60 Ribu Personel dan Siapkan 70 Ribu Polisi Hutan Pertamina Geothermal Energy Optimalkan Pengembangan Panas Bumi,  Intensifkan Pengeboran di Sejumlah Wilayah Operasional

ANJUNGAN

Pelayaran Nasional Urat Nadi Perekonomian

badge-check


 Carmelita Hartoto Perbesar

Carmelita Hartoto

Wartatrans.com, JAKARTA – Pelayaran nasional menjadi urat nadi perekonomian, di mana tidak hanya memperkuat jaringan konektivitas antarpulau di Indonesia.

Ya, industri pelayaran juga berperan besar dalam menyerap tenaga kerja dan menjaga kelancaran pasokan logistik di seluruh tanah air.

Kontribusi berlapis ini telah menjadikan sektor ini memiliki efek ganda bagi pertumbuhan
ekonomi nasional.

Pertumbuhan ekonomi nasional kuartal III-2025 mencapai 5,04 persen. Pencapaian ini tentu saja, tidak terlepas dari peran sektor transportasi nasional.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, sektor transportasi berkontribusi 6,10 persen terhadap PDB nasional.

Pada kuartal III-2025, sektor transportasi tumbuh singnifikan hingga 8,62 persen. Dari seluruh moda transportasi, sektor pelayaran mencatatkan pertumbuhan tertinggi, yakni 10,19 persen.

Carmelita Hartoto, Wakil Ketua Umum Koordinator (WKUK) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Kadin Indonesia menyampaikan, dari sisi serapan tenaga kerja, BPS mencatat sektor transportasi menyerap hingga 6,3 juta tenaga kerja per Agustus 2025.

“Angka ini menunjukkan bahwa sektor ini berkontribusi sebesar 4,28 persen terhadap total serapan tenaga kerja nasional,” tutur Carmelita, Sabtu (8/11/2025).

Menurutnya, serapan tenaga kerja di sektor transportasi yang cukup besar, menandakan besarnya peran sektor ini dalam menopang kesejahteraan masyarakat.

“Jadi tidak berlebihan bila dikatakan sektor transportasi, terutama pelayaran, merupakan salah satu nadi denyut perekonomian nasional,” ujarnya.

Kata dia, selain kontribusi langsung dari sektor transportasi, sektor pembangunan infrastruktur juga menjadi faktor penting yang harus terus didorong, mengingat infrastruktur juga terbukti memberikan dampak berantai bagi perekonomian daerah dan nasional.

Salah satu contohnya, proyek jalan tol Trans Sumatera yang terbukti berpengaruh terhadap peningkatan aktivitas ekonomi daerah, penyerapan tenaga kerja, dan kinerja industri menengah hingga kecil
di sekitarnya.

Meski demikian Carmelita memahami, APBN pemerintah untuk pembangunan infrastruktur cukup terbatas.

Untuk itu, dibutuhkan skema lain dalam pembangunan infrastruktur di tanah air.

Menurutnya, Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) atau Public Private Partnership (PPP) dapat menjadi terobosan
mengubah paradigma pembiayaan infrastruktur di tanah air.

Dari yang semula berpusat pada pemerintah, menuju model kolaboratif berbasis investasi dan pembagian risiko.

Dengan begitu, pembangunan infrastruktur tidak lagi bergantung pada APBN, melainkan mengikutsertakan swasta nasional, baik dari
segi kapasitas keuangan, teknologi, maupun inovasi.

“Tapi memang masih ada beberapa tantangan yang mesti dicarikan solusi dari skema KPBU ini, salah satunya aspek proses dan tata kelola karena birokrasi yang masih cukup rumit,” tutup Carmelita. (omy)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

11 Tahun Pelayaran Perintis: Angkut 9.2 Juta Penumpang dan 1.5 Juta Ton Barang

13 Oktober 2026 - 19:51 WIB

Tanjung Perak jadi Pelabuhan Uji Coba Pertama Penertiban Kendaraan ODOL Hendak Naik Kapal

12 Oktober 2026 - 20:57 WIB

KSOP Muara Angke Kampanye Pemeriksaan Kapal Terkonsentrasi

12 Oktober 2026 - 18:51 WIB

Townhall Meeting IPC TPK 2026: Fokus Penyelarasan Peta Peran Pelindo Group dan Transformasi Perusahaan

12 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Pelindo Kenalkan Dunia Maritim kepada Siswa SMPN 129 Jakarta melalui Edukasi Kemaritiman

12 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Kemenhub Gelar Monitoring dan Evaluasi Penutuhan Kapal di Batam

12 Oktober 2026 - 13:27 WIB

21 Kapal Terlibat dalam Regional Marpolex 2026

12 Oktober 2026 - 10:36 WIB

Executive Director 4 Pelindo Paparkan Peran Hukum dalam Bisnis BUMN di FH Unhas

11 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dukung MotoGP Mandalika 2026, ASDP Optimalkan 13 Kapal di Lintas Padangbai–Lembar

11 Oktober 2026 - 16:00 WIB

Pentingnya Penanganan Penertiban Kendaraan ODOL di Pelabuhan untuk Keselamatan

11 Oktober 2026 - 08:20 WIB

Trending di ANJUNGAN