Menu ✖

Mode Gelap
Dukung MotoGP Mandalika 2026, ASDP Optimalkan 13 Kapal di Lintas Padangbai–Lembar Mardani Ali Sera Ungkap Komunikasi Antarfraksi DPR, Wacana Pansus dan Hak Angket Gibran Mengemuka ​Putra Aceh Dr. (Cand) Khaidir Abdurrahman Jalani Upacara Dipeusijuek Sebagai Anggota BPK RI Ode Untuk Namamu, Ketika Puisi dan Lukisan Merayakan Cinta serta Perjuangan Pompa Air Sempat Gangguan, Fasilitas Toilet dan Musala Stasiun Jatinegara Kembali Normal Demokrat Belum Bersikap Soal Pemakzulan Gibran, Soliditas Koalisi Prabowo Jadi Sorotan

ANJUNGAN

Pelindo Regional 4 Gelar FGD Hakordia 2025, Perkuat Komitmen Pencegahan Korupsi dan Tata Kelola Berintegritas

badge-check


 FGD Hakordia Pelindo Regional 4 Perbesar

FGD Hakordia Pelindo Regional 4

Makassar (Bindo.id) – Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur Assoc. Prof. Supardi menekankan bahwa pentingnya langkah-langkah pencegahan korupsi yang sistematis dan berkelanjutan, terutama di sektor strategis seperti kepelabuhanan yang memiliki peran vital dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan distribusi logistik nasional.

Hal itu terungkap dalam paparannya saat menjadi narasumber pada Focus Group Discussion (FGD) yang digelar PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) Tahun 2025, di Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (15/12/2025).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis, bersama seluruh pejabat dan jajaran manajemen Pelindo Group Wilayah Kerja Kalimantan Timur, serta melibatkan berbagai stakeholder strategis di wilayah Kalimantan Timur.

Menurut Supardi, pencegahan korupsi harus dimulai dari penguatan sistem dan budaya organisasi. Transparansi, akuntabilitas, serta kepatuhan terhadap aturan merupakan kunci utama. “Kejaksaan tidak hanya berperan dalam penindakan, tetapi juga memiliki fungsi preventif melalui pendampingan hukum dan edukasi,” kata dia.

Kepala Kejati Kaltim juga mengapresiasi inisiatif Pelindo Regional 4 yang secara aktif melibatkan Kejaksaan dan stakeholder lainnya dalam forum diskusi terbuka, sebagai bentuk komitmen nyata dalam membangun tata kelola perusahaan yang bersih dan berintegritas.

“Sinergi antara BUMN dan aparat penegak hukum seperti ini sangat penting untuk meminimalkan potensi pelanggaran hukum dan menciptakan kepastian hukum dalam pelaksanaan kegiatan usaha,” imbuhnya.

Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis, dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan Hakordia bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum strategis untuk memperkuat budaya integritas di seluruh lini organisasi Pelindo.

“Hari Anti Korupsi Sedunia menjadi pengingat bagi kita semua bahwa integritas adalah fondasi utama dalam menjalankan bisnis dan pelayanan kepelabuhanan. Pelindo berkomitmen untuk terus memperkuat tata kelola perusahaan yang bersih, transparan, dan akuntabel, sejalan dengan transformasi BUMN dan tuntutan publik terhadap pelayanan yang berintegritas,” ujar Abdul Azis.

Dia menjelaskan bahwa Pelindo Regional 4 secara konsisten mengimplementasikan berbagai kebijakan pencegahan korupsi, mulai dari penguatan sistem pengendalian internal, penerapan manajemen risiko, kepatuhan terhadap regulasi, hingga internalisasi budaya AKHLAK sebagai nilai inti BUMN.

“FGD ini menjadi ruang diskusi yang penting untuk menyamakan persepsi, meningkatkan kesadaran risiko, serta memperkuat sinergi antara Pelindo dan para pemangku kepentingan, khususnya aparat penegak hukum, dalam menciptakan ekosistem kepelabuhanan yang berintegritas dan bebas dari praktik korupsi,” tambahnya.

Dalam sesi diskusi yang dipandu oleh Manager Hukum dan Humas Pelindo Regional 4, Erisanty, dengan format dialog interaktif yang mendorong keterbukaan, refleksi, dan komitmen bersama ini, para peserta FGD membahas berbagai isu strategis, mulai dari tantangan pencegahan korupsi di lingkungan operasional pelabuhan, peran kepemimpinan dalam menanamkan nilai integritas, hingga optimalisasi sistem pengawasan dan pelaporan sebagai bagian dari upaya mitigasi risiko.

Melalui FGD Hakordia 2025 ini, Pelindo Regional 4 berharap seluruh insan Pelindo dan stakeholder yang terlibat dapat semakin memahami peran dan tanggung jawab masing-masing dalam mencegah tindak pidana korupsi, sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor demi terwujudnya layanan kepelabuhanan yang profesional, berdaya saing, dan berintegritas.(ahmad)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Dukung MotoGP Mandalika 2026, ASDP Optimalkan 13 Kapal di Lintas Padangbai–Lembar

11 Oktober 2026 - 16:00 WIB

Mardani Ali Sera Ungkap Komunikasi Antarfraksi DPR, Wacana Pansus dan Hak Angket Gibran Mengemuka

11 Oktober 2026 - 15:26 WIB

​Putra Aceh Dr. (Cand) Khaidir Abdurrahman Jalani Upacara Dipeusijuek Sebagai Anggota BPK RI

11 Oktober 2026 - 14:29 WIB

Demokrat Belum Bersikap Soal Pemakzulan Gibran, Soliditas Koalisi Prabowo Jadi Sorotan

11 Oktober 2026 - 10:45 WIB

Endatoe Foundation Gelar Webinar “Career Abroad”: Buka Jalan Pemuda-Pemudi Aceh Menjadi Tenaga Medis di Jerman

11 Oktober 2026 - 08:44 WIB

Pentingnya Penanganan Penertiban Kendaraan ODOL di Pelabuhan untuk Keselamatan

11 Oktober 2026 - 08:20 WIB

PTP Nonpetikemas Dorong Generasi Muda Perluas Wawasan dan Raih Cita-Cita

11 Oktober 2026 - 00:42 WIB

Hadir di Multifinance Day 2026, ACC Dukung Inklusi Keuangan OJK

11 Oktober 2026 - 00:29 WIB

KAI Umumkan Tanu & Friends Karya Muhamad Erwin Ramadhan sebagai Juara IP Contest 2026

10 Oktober 2026 - 23:11 WIB

Inovasi Terminal Teluk Lamong Kembali Raih Penghargaan Nasional di Lima Tahun Merger Pelindo

10 Oktober 2026 - 22:38 WIB

Trending di ANJUNGAN