Menu ✖

Mode Gelap
Lima Tahun Pascamerger, Pelindo Teguhkan Transformasi Berlandaskan Semangat Persatuan Netizen Jepang Soroti Petugas KAI Services Bersihkan KRL Saat Kereta Beroperasi Sambut Hari Pelindo, Regional 4 Gelar Donor Darah dan Target 100 Kantong DPD Tani Merdeka Indonesia Aceh Tengah Ucapkan Selamat atas Pelantikan Plt. Kepala Dinas Pertanian Mulai Hari Ini, Argo Muria, Argo Sindoro, dan Argo Merbabu Gunakan Satu Nama KA Muria, KAI Ingatkan Pelanggan Jangan Keliru Pengobatan Gratis BMPRI Dekatkan Layanan Kesehatan kepada Warga Kampung Antalisa

ANJUNGAN

Pelindo Regional 4 Gelar FGD Hakordia 2025, Perkuat Komitmen Pencegahan Korupsi dan Tata Kelola Berintegritas

badge-check


 FGD Hakordia Pelindo Regional 4 Perbesar

FGD Hakordia Pelindo Regional 4

Makassar (Bindo.id) – Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur Assoc. Prof. Supardi menekankan bahwa pentingnya langkah-langkah pencegahan korupsi yang sistematis dan berkelanjutan, terutama di sektor strategis seperti kepelabuhanan yang memiliki peran vital dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan distribusi logistik nasional.

Hal itu terungkap dalam paparannya saat menjadi narasumber pada Focus Group Discussion (FGD) yang digelar PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) Tahun 2025, di Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (15/12/2025).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis, bersama seluruh pejabat dan jajaran manajemen Pelindo Group Wilayah Kerja Kalimantan Timur, serta melibatkan berbagai stakeholder strategis di wilayah Kalimantan Timur.

Menurut Supardi, pencegahan korupsi harus dimulai dari penguatan sistem dan budaya organisasi. Transparansi, akuntabilitas, serta kepatuhan terhadap aturan merupakan kunci utama. “Kejaksaan tidak hanya berperan dalam penindakan, tetapi juga memiliki fungsi preventif melalui pendampingan hukum dan edukasi,” kata dia.

Kepala Kejati Kaltim juga mengapresiasi inisiatif Pelindo Regional 4 yang secara aktif melibatkan Kejaksaan dan stakeholder lainnya dalam forum diskusi terbuka, sebagai bentuk komitmen nyata dalam membangun tata kelola perusahaan yang bersih dan berintegritas.

“Sinergi antara BUMN dan aparat penegak hukum seperti ini sangat penting untuk meminimalkan potensi pelanggaran hukum dan menciptakan kepastian hukum dalam pelaksanaan kegiatan usaha,” imbuhnya.

Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis, dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan Hakordia bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum strategis untuk memperkuat budaya integritas di seluruh lini organisasi Pelindo.

“Hari Anti Korupsi Sedunia menjadi pengingat bagi kita semua bahwa integritas adalah fondasi utama dalam menjalankan bisnis dan pelayanan kepelabuhanan. Pelindo berkomitmen untuk terus memperkuat tata kelola perusahaan yang bersih, transparan, dan akuntabel, sejalan dengan transformasi BUMN dan tuntutan publik terhadap pelayanan yang berintegritas,” ujar Abdul Azis.

Dia menjelaskan bahwa Pelindo Regional 4 secara konsisten mengimplementasikan berbagai kebijakan pencegahan korupsi, mulai dari penguatan sistem pengendalian internal, penerapan manajemen risiko, kepatuhan terhadap regulasi, hingga internalisasi budaya AKHLAK sebagai nilai inti BUMN.

“FGD ini menjadi ruang diskusi yang penting untuk menyamakan persepsi, meningkatkan kesadaran risiko, serta memperkuat sinergi antara Pelindo dan para pemangku kepentingan, khususnya aparat penegak hukum, dalam menciptakan ekosistem kepelabuhanan yang berintegritas dan bebas dari praktik korupsi,” tambahnya.

Dalam sesi diskusi yang dipandu oleh Manager Hukum dan Humas Pelindo Regional 4, Erisanty, dengan format dialog interaktif yang mendorong keterbukaan, refleksi, dan komitmen bersama ini, para peserta FGD membahas berbagai isu strategis, mulai dari tantangan pencegahan korupsi di lingkungan operasional pelabuhan, peran kepemimpinan dalam menanamkan nilai integritas, hingga optimalisasi sistem pengawasan dan pelaporan sebagai bagian dari upaya mitigasi risiko.

Melalui FGD Hakordia 2025 ini, Pelindo Regional 4 berharap seluruh insan Pelindo dan stakeholder yang terlibat dapat semakin memahami peran dan tanggung jawab masing-masing dalam mencegah tindak pidana korupsi, sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor demi terwujudnya layanan kepelabuhanan yang profesional, berdaya saing, dan berintegritas.(ahmad)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Lima Tahun Pascamerger, Pelindo Teguhkan Transformasi Berlandaskan Semangat Persatuan

1 Oktober 2026 - 14:43 WIB

Sambut Hari Pelindo, Regional 4 Gelar Donor Darah dan Target 100 Kantong

1 Oktober 2026 - 14:29 WIB

Pengobatan Gratis BMPRI Dekatkan Layanan Kesehatan kepada Warga Kampung Antalisa

1 Oktober 2026 - 12:49 WIB

AI Mengubah Wajah Demokrasi, Akademisi: Verifikasi Jadi Senjata Publik

1 Oktober 2026 - 10:43 WIB

Tanam 10 Pala Tomandin di SMA Don Bosco Fakfak, Siswa Belajar Ketangguhan di Tengah El Nino

1 Oktober 2026 - 10:39 WIB

KKP Percepat Sertifikasi Awak Kapal Perikanan melalui Modernisasi Pelatihan

1 Oktober 2026 - 09:49 WIB

Transjakarta Laut Disiapkan, 3 Pulau Jadi Terminal Utama Juni 2027

1 Oktober 2026 - 09:38 WIB

Penerapan Biometrik Meluas, dari Registrasi SIM Card hingga Perjalanan Udara

1 Oktober 2026 - 09:31 WIB

Maulid Nabi di YPL Al-Hidayah, Siswa Diajak Meneladani Empat Sifat Rasulullah

1 Oktober 2026 - 08:58 WIB

Jeritan Pilu Warga Berawang Baro Pegasing Delapan Dekade Merdeka, Terisolasi di Kubangan Lumpur dan Janji Manis Pembangunan ‎

1 Oktober 2026 - 03:08 WIB

Trending di RAGAM