Menu

Mode Gelap
KAI Services Beri Penghargaan kepada Petugas Keamanan Stasiun Manggarai yang Sempat Viral Jelang May Day, Polres Priok Gelar Apel Satpam Pelabuhan, Tekankan Kesiapsiagaan dan Etika Akhirnya TikTok Tutup 780 Ribu Akun Anak, Pemerintah Desak Platform Lain Mengikuti PELNI-Meratus Line Perluas Kerja Sama Strategis Program Tol Laut Korsel Berlakukan Travel Warning ke Bali, Peran Kemenpar Disoroti Syahmudrian Lubis jadi Dirut Baru Ancol

ANJUNGAN

PELNI-Meratus Line Perluas Kerja Sama Strategis Program Tol Laut

badge-check


 PELNI-Meratus Line Perluas Kerja Sama Strategis Program Tol Laut Perbesar

Wartatrans.com, SURABAYA – PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) bersama PT Meratus Line menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) pengangkutan muatan melalui skema Hub & Spoke pada layanan Tol Laut rute S4A dan S4B.

Penandatanganan dilakukan Direktur Usaha Angkutan Barang & Tol Laut PELNI Kokok Susanto dan Direktur Utama PT Meratus Line Slamet Raharjo di Kantor Cabang PT PELNI (Persero) Surabaya, Jumat (10/4/2026).

Kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat sinergi antar operator pelayaran nasional dalam mendukung konektivitas dan efisiensi distribusi logistik melalui optimalisasi pengangkutan muatan, pemanfaatan armada, serta penguatan skema Hub & Spoke pada kedua rute Tol Laut tersebut.

Direktur Usaha Angkutan Barang & Tol Laut PELNI Kokok Susanto menekankan pentingnya kolaborasi ini dalam mendukung program Tol Laut.

“Kerja sama Hub & Spoke dengan PT Meratus Line ini menjadi langkah strategis PELNI untuk memperkuat konektivitas logistik laut, khususnya pada rute S4A dan S4B. Dengan sinergi antaroperator, kami dapat meningkatkan utilisasi muatan, mengurangi biaya operasional, serta mempercepat arus distribusi barang dari pelabuhan utama (hub) menuju wilayah akhir (spoke) di Indonesia timur,” ujar Kokok.

Kerja sama ini menurutnya, akan membawa manfaat jangka panjang bagi ekosistem logistik nasional.

“Kami percaya bahwa kolaborasi ini tidak hanya akan meningkatkan efisiensi pengangkutan, tetapi juga memperkuat ketahanan logistik nasional. PELNI dan Meratus Line berkomitmen untuk melakukan monitoring dan evaluasi berkala agar implementasi kerja sama dapat berjalan optimal dan memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi melalui distribusi barang yang lebih cepat dan andal,” urai Kokok.

Adapun penandatanganan kerja sama ini turut dihadiri oleh Direktur Utama PT Sarana Bandar Nasional Sukendra, Vice President Usaha Barang Non Komersial PELNI Sauban Muksin, Kepala Cabang PELNI Surabaya Roni Abdullah, Line Manager PT Meratus Line J. Castella Nostra dan Manager Keuangan PT Meratus Line Tutuk Tri Hediayati.

Sebagai informasi, S4A merupakan trayek yang dilayari oleh KM Kendhaga Nusantara 11 dan melayani rute Kupang – Rote – Sabu – Kupang, sementara trayek S4B dilayari oleh KM Kendhaga Nusantara 7 dengan rute Kupang – Larantuka – Lembata (Lewoleba) – Kalabahi – Kupang.

Pada tahun 2025, data perusahaan menunjukan bahwa program Tol Laut terbukti telah menurunkan disparitas harga di wilayah 3TP (tertinggal, terdepan, terluar dan perbatasan) sebesar 20 hingga 40 persen.

Muatan berangkat didominasi barang kebutuhan pokok dan penting (bapokting), sementara muatan balik diisi komoditas daerah seperti arang, kopra, rumput laut, kopi dan ikan beku.

Melalui kerja sama ini, PELNI terus memperkuat perannya sebagai salah satu pilar utama konektivitas maritim nasional sekaligus mendukung program Tol Laut pemerintah dalam mewujudkan konektivitas maritim yang lebih merata di seluruh Indonesia. (omy)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Genjot Pendapatan, Pelabuhan Sunda Kelapa Optimalkan Pemanfaatan Aset Idle

14 April 2026 - 22:06 WIB

Kinerja Positif Kuartal Pertama 2026, PT Terminal Teluk Lamong Catat Pertumbuhan 4,5 Persen

14 April 2026 - 16:12 WIB

Pelindo Regional 4 Perkuat Kompetensi Pekerja Lewat Program Budaya TWG

14 April 2026 - 15:55 WIB

Pelindo Regional 2 Catatkan Pertumbuhan Kinerja, Arus Kapal dan Logistik Menguat

14 April 2026 - 11:02 WIB

IPC TPK Optimalkan Layanan, Catat 850 Ribu TEUs di Triwulan Pertama 2026

14 April 2026 - 10:44 WIB

Gandeng Kejari Jakut, BKKP Perkuat Kepastian Hukum Layanan Kesehatan Maritim

14 April 2026 - 10:34 WIB

Kemenhub Siapkan Bahan Sidang IMO MEPC ke-84

14 April 2026 - 09:55 WIB

Keselamatan Angleb Meningkat, DPR Apresiasi Kemenhub

14 April 2026 - 08:00 WIB

Optimalisasi Layanan Pelabuhan, Kemenhub Hibahkan Aset BMN ke Pemkab Mamuju

13 April 2026 - 19:36 WIB

PTP Nonpetikemas Perkuat Layanan Bongkar Muat Bijih Timah di Tanjung Pandan

13 April 2026 - 18:45 WIB

Trending di ANJUNGAN