Menu

Mode Gelap
Zakat Pekerja IPC TPK Jangkau Mustahik di Palestina dan Jakarta Utara Perkuat Keselamatan Perjalanan KA, KAI Daop 7 Madiun Refresh Kompetensi PPKA Update KA Mudik Lebaran: Penjualan Tiket Capai 2,48 Juta, Okupansi 55,2 Persen Razan Ikhsyan: Catatan Ramadan dari Madinah, Syahdunya Kota Nabi (2) Lompatan Besar Polri: Hidupkan Riset dan Kolaborasi Pentahelix dari Aceh hingga Papua Bois Famous Maker Soroti Strategi Promosi Lagu: Banyak Musisi Rilis Single Tanpa Konsep

ANJUNGAN

PELNI Tunjukan Kinerja Positif pada Penugasan Angkutan Barang 2025

badge-check


 Angkutan barang PELNI Perbesar

Angkutan barang PELNI

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) mencatatkan kinerja penugasan angkutan barang yang positif di sepanjang tahun 2025.

Total angkutan barang atau peti kemas mencapai 13.142 TEUs. Realisasi peti kemas tersebut mencapai 106% atau bertambah 713 TEUs dibandingkan tahun 2024 yaitu di angka 12.429 TEUs.

Rincian produksi menurut Direktur Utama PELNI Tri Andayani atau akrab disapa Anda, penugasan angkutan barang di 2025 terdiri atas 9.103 TEUs untuk muatan berangkat. Jumlah tersebut mencapai 69 persen dari total produksi, disusul 4.039 TEUs untuk muatan balik atau 31 persen.

“Di tahun lalu, Pemerintah memberikan penugasan sebanyak delapan trayek dengan total 32 pelabuhan singgah,” ungkap Anda, Ahad (11/1/2026).

PELNI berhasil merealisasikan 110 voyage hingga akhir tahun. Capaian tersebut didukung oleh pengoperasian lima kapal angkutan barang milik PELNI dan tiga kapal Kendhaga Nusantara.

Dia menyampaikan bahwa pertumbuhan muatan di 2025 menjadi bukti keberhasilan program dalam mendukung kebijakan pemerintah.

“Keberhasilan kinerja penugasan angkutan barang hingga 106 persen menunjukkan bahwa program ini dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat maupun pemerintah daerah. Tentunya karena berdampak positif dalam menjaga ketersediaan barang kebutuhan pokok di wilayah 3TP,” urai Anda.

Menurutnya, secara nasional, program Tol Laut telah terbukti menurunkan disparitas harga sebesar 20 hingga 40 persen.

Muatan berangkat sendiri didominasi oleh barang kebutuhan pokok dan penting (bapokting), sementara muatan balik diisi komoditas daerah.

“Penugasan ini bukan hanya sekadar angkutan barang, tetapi juga instrumen pemerataan ekonomi yang mendukung visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Kami berterima kasih atas dukungan Pemerintah dan kepercayaan masyarakat kepada kami,” kata Anda.

Melalui koordinasi erat dengan stakeholder terkait, PELNI akan memastikan distribusi barang kebutuhan pokok berjalan lancar serta mendukung konektivitas nasional dan pertumbuhan ekonomi di berbagai wilayah nusantara.

5 Jenis Muatan Berangkat Terbanyak Tahun 2025:

a. Beras
b. Gula & Tepung
c. Air mineral
d. Minyak Goreng
e. Daging Ayam

5 Jenis Muatan Balik Terbanyak Tahun 2025:
a. Arang
b. Kopra
c. Rumput Laut
d. Kopi
e. Ikan beku

5 Trayek Produksi Tertinggi Tahun 2025:

a. Trayek T-9
Tg. Perak – Makassar – Morotai – Galela – Maba – Weda – Tg. Perak (3.400 TEUs)
b. Trayek T-24
Tg. Perak – Fak-Fak – Kaimana – Dobo – Tual – Tg. Perak (2.184 TEUs)
c. Trayek T-6
Tg. Perak – Tidore – Jailolo – Tg. Perak (1.817 TEUs)
d. Trayek H-1
Tg. Perak – Makassar – Tahuna – Nunukan – Tg. Perak (1.567 TEUs)
e. Trayek S-5B
Kupang – Larantuka – Lewoleba – Kalabahi – Kupang (1.282 TEUs)

5 Cabang dengan Muatan Terbanyak Tahun 2025:

1. Surabaya (5.743 TEUs)
2. Ternate (2.085 TEUs)
3. Kupang (2.191 TEUs)
4. Tg. Priok (1.003 TEUs)
5. ⁠Sorong (512 TEUs)

8 Trayek Penugasan Angkutan Barang untuk PELNI Tahun 2026:

a. Trayek H-2
Tg Perak – Makassar – Tahuna – Makassar – Tg Perak
b. Trayek T-2
Tg Priok – Letung – Tarempa – Selat Lampa – Serasan – Midai – Tg Priok
*c. Trayek T-5*
Tg Perak – Makassar – Nunukan – Tarakan – Makassar – Tg Perak
d. Trayek T-9
Tg Perak – Namrole – Wanci – Tg Perak
e. Trayek T-22
Tg Perak – Fakfak – Kaimana – Tual (Kur & Tayando) – Tg Perak
f. Trayek S-4A
Kupang – Rote – Sabu – Kupang
g. Trayek S-4B
Kupang – Larantuka – Lembata (Lewoleba) – Kalabahi – Kupang
h. Trayek S-5
Sorong – Oransbari – Waren – Sarmi – Sorong. (omy)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Zakat Pekerja IPC TPK Jangkau Mustahik di Palestina dan Jakarta Utara

11 Maret 2026 - 05:52 WIB

PELNI Pulangkan Hewan Endemik Selundupan di KM Sinabung ke Manokwari

10 Maret 2026 - 19:26 WIB

Okupansi Tiket Mudik DAMRI Tembus 57 Persen, Kursi di Tanggal Ini Masih Tersedia

10 Maret 2026 - 19:03 WIB

Kerja Sama dengan Kejari Jakut, PTP Nonpetikemas Perkuat Aspek Legal

10 Maret 2026 - 18:04 WIB

Hore, AirNav Panen Perdana Melon Hidroponik Petani Binaan di Boyolali

10 Maret 2026 - 17:45 WIB

KSOP Cirebon dan BNN Kota Cirebon Deteksi Dini Penyalahgunaan Narkoba Bagi ABK

10 Maret 2026 - 16:59 WIB

Jelang Musprov Kadin Sulteng, Ahmad Ali: Pilih Kandidat dengan Rekam Jejak Perbankan Bersih

10 Maret 2026 - 14:17 WIB

Grand Hotel De Djokja, Menghidupkan Kembali Jejak Legendaris Ikon Yogyakarta

10 Maret 2026 - 09:47 WIB

Pelindo Regional 4 Siapkan 20 Terminal Penumpang Hadapi Mudik Lebaran 2026, Layanan Difokuskan di Lima Pelabuhan Utama

9 Maret 2026 - 20:43 WIB

Musim Mudik Lebaran 2026: Arus Penumpang Pelabuhan Regional 4 Diproyeksi Tembus 882.620 Orang, Naik 5 Persen

9 Maret 2026 - 20:37 WIB

Trending di ANJUNGAN