Menu

Mode Gelap
Evakuasi KRL di Bekasi Timur Masih Berlangsung, Layanan ke Cikarang Ditargetkan Beroperasi Rabu Siang KAI Daop 1 Minta Maaf, Sejumlah KA dari Gambir dan Pasar Senen Masih Terlambat hingga Dibatalkan Imbas KRL Tertemper Taksi Green SM di Bekasi, Ditjen Hubdat Panggil Manajemen Xanh Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Latihan Dalmas, Tingkatkan Kesiapsiagaan Jelang Hari Buruh Internasional 2026 Tomi Hermawan: Radio Harus Jadi Kurator dan Sahabat Pendengar 74 Tahun Berlayar, PELNI Tunjukkan Capaian Transformasi Kuat

ANJUNGAN

PELNI Tunjukan Kinerja Positif pada Penugasan Angkutan Barang 2025

badge-check


 Angkutan barang PELNI Perbesar

Angkutan barang PELNI

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) mencatatkan kinerja penugasan angkutan barang yang positif di sepanjang tahun 2025.

Total angkutan barang atau peti kemas mencapai 13.142 TEUs. Realisasi peti kemas tersebut mencapai 106% atau bertambah 713 TEUs dibandingkan tahun 2024 yaitu di angka 12.429 TEUs.

Rincian produksi menurut Direktur Utama PELNI Tri Andayani atau akrab disapa Anda, penugasan angkutan barang di 2025 terdiri atas 9.103 TEUs untuk muatan berangkat. Jumlah tersebut mencapai 69 persen dari total produksi, disusul 4.039 TEUs untuk muatan balik atau 31 persen.

“Di tahun lalu, Pemerintah memberikan penugasan sebanyak delapan trayek dengan total 32 pelabuhan singgah,” ungkap Anda, Ahad (11/1/2026).

PELNI berhasil merealisasikan 110 voyage hingga akhir tahun. Capaian tersebut didukung oleh pengoperasian lima kapal angkutan barang milik PELNI dan tiga kapal Kendhaga Nusantara.

Dia menyampaikan bahwa pertumbuhan muatan di 2025 menjadi bukti keberhasilan program dalam mendukung kebijakan pemerintah.

“Keberhasilan kinerja penugasan angkutan barang hingga 106 persen menunjukkan bahwa program ini dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat maupun pemerintah daerah. Tentunya karena berdampak positif dalam menjaga ketersediaan barang kebutuhan pokok di wilayah 3TP,” urai Anda.

Menurutnya, secara nasional, program Tol Laut telah terbukti menurunkan disparitas harga sebesar 20 hingga 40 persen.

Muatan berangkat sendiri didominasi oleh barang kebutuhan pokok dan penting (bapokting), sementara muatan balik diisi komoditas daerah.

“Penugasan ini bukan hanya sekadar angkutan barang, tetapi juga instrumen pemerataan ekonomi yang mendukung visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Kami berterima kasih atas dukungan Pemerintah dan kepercayaan masyarakat kepada kami,” kata Anda.

Melalui koordinasi erat dengan stakeholder terkait, PELNI akan memastikan distribusi barang kebutuhan pokok berjalan lancar serta mendukung konektivitas nasional dan pertumbuhan ekonomi di berbagai wilayah nusantara.

5 Jenis Muatan Berangkat Terbanyak Tahun 2025:

a. Beras
b. Gula & Tepung
c. Air mineral
d. Minyak Goreng
e. Daging Ayam

5 Jenis Muatan Balik Terbanyak Tahun 2025:
a. Arang
b. Kopra
c. Rumput Laut
d. Kopi
e. Ikan beku

5 Trayek Produksi Tertinggi Tahun 2025:

a. Trayek T-9
Tg. Perak – Makassar – Morotai – Galela – Maba – Weda – Tg. Perak (3.400 TEUs)
b. Trayek T-24
Tg. Perak – Fak-Fak – Kaimana – Dobo – Tual – Tg. Perak (2.184 TEUs)
c. Trayek T-6
Tg. Perak – Tidore – Jailolo – Tg. Perak (1.817 TEUs)
d. Trayek H-1
Tg. Perak – Makassar – Tahuna – Nunukan – Tg. Perak (1.567 TEUs)
e. Trayek S-5B
Kupang – Larantuka – Lewoleba – Kalabahi – Kupang (1.282 TEUs)

5 Cabang dengan Muatan Terbanyak Tahun 2025:

1. Surabaya (5.743 TEUs)
2. Ternate (2.085 TEUs)
3. Kupang (2.191 TEUs)
4. Tg. Priok (1.003 TEUs)
5. ⁠Sorong (512 TEUs)

8 Trayek Penugasan Angkutan Barang untuk PELNI Tahun 2026:

a. Trayek H-2
Tg Perak – Makassar – Tahuna – Makassar – Tg Perak
b. Trayek T-2
Tg Priok – Letung – Tarempa – Selat Lampa – Serasan – Midai – Tg Priok
*c. Trayek T-5*
Tg Perak – Makassar – Nunukan – Tarakan – Makassar – Tg Perak
d. Trayek T-9
Tg Perak – Namrole – Wanci – Tg Perak
e. Trayek T-22
Tg Perak – Fakfak – Kaimana – Tual (Kur & Tayando) – Tg Perak
f. Trayek S-4A
Kupang – Rote – Sabu – Kupang
g. Trayek S-4B
Kupang – Larantuka – Lembata (Lewoleba) – Kalabahi – Kupang
h. Trayek S-5
Sorong – Oransbari – Waren – Sarmi – Sorong. (omy)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

74 Tahun Berlayar, PELNI Tunjukkan Capaian Transformasi Kuat

28 April 2026 - 19:39 WIB

Jasa Raharja Pastikan Jaminan Asuransi Korban Kecelakaan KA di Stasiun Bekasi Timur

28 April 2026 - 17:57 WIB

BKKP Luncurkan Inovasi SMM Fast di Priok, Dorong Transformasi BLU dan WBBM

28 April 2026 - 16:59 WIB

Garuda Siapkan 200 Ribu Kursi Penerbangan Harga Menarik di GOTF 2026

28 April 2026 - 16:24 WIB

Kinerja Awal Tahun Menguat, Arus Peti Kemas Teluk Bayur Naik 5,3%

28 April 2026 - 12:41 WIB

KSOP Cirebon Kerja Sama dengan 2 SMK, Tingkatkan Kualitas SDM Pelayaran

28 April 2026 - 11:44 WIB

Fundamental Solid, IPCM Catat Kinerja Positif di Laporan Keuangan Q1 2026

27 April 2026 - 19:39 WIB

Tingkatkan Standar Keselamatan Kerja, Pelindo Regional 4 Gelar Pelatihan & Sertifikasi Ahli K3 Umum

27 April 2026 - 19:04 WIB

Tangguh Di Tengah Tekanan Global, IPCC Catat Kinerja Keuangan Positif pada Q1 2026

27 April 2026 - 18:48 WIB

InJourney Hospitality dan Kampus Udayana MoU Kolaborasi Alih Pengetahuan

27 April 2026 - 18:35 WIB

Trending di EKOBIS