Menu

Mode Gelap
Prihatin atas Sejumlah Kecelakaan Kapal, DPP INSA: Keselamatan Tanggung Jawab Bersama KMP Bontang Ekspress II Kebakaran di Dermaga Lanal Banyuwangi, Tak Ada Korban Jiwa Naga Kemuliaan di Tangan Tanah: Yoyo dan Rika Hidupkan Filosofi Borobudur melalui Lukisan Gerabah Bumi Atsanti, Ruang Harmoni dan Kearifan Lokal Tumbuh di Tengah Sawah Borobudur Dukung Keandalan dan Keselamatan Perjalanan KA, KAI Logistik Lakukan Pengeceran Balas Secara Bertahap Pelindo–Pelni Kirim Bantuan untuk Korban Gempa NTT

JALUR

Okupansi Tiket Mudik DAMRI Tembus 57 Persen, Kursi di Tanggal Ini Masih Tersedia

badge-check


 Foto istimewa/DAMRI Perbesar

Foto istimewa/DAMRI

Wartatrans.com, JAKARTA – DAMRI mencatat tren pemesanan tiket mudik Lebaran 1447 H/2026 terus meningkat dalam beberapa hari terakhir. Berdasarkan data pemesanan tiket per 10 Maret 2026 (pukul 15.00 WIB), sejumlah tanggal keberangkatan menjelang puncak mudik mulai menunjukkan peningkatan tingkat keterisian kursi pada layanan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP).

Beberapa tanggal keberangkatan dengan tingkat keterisian kursi yang masih rendah antara lain pada tanggal 30 Maret – 1 April 2026, serta 21–22 Maret 2026 yang masing-masing masih berada di bawah 30% okupansi. Kondisi ini memberikan peluang bagi masyarakat untuk merencanakan perjalanan mudik maupun arus balik dengan lebih fleksibel.

Sementara itu, pemesanan tiket mulai menunjukkan peningkatan menjelang periode puncak mudik. Beberapa tanggal dengan tingkat keterisian tertinggi tercatat pada 17 dan 18 Maret 2026, dengan okupansi kursi yang telah mencapai sekitar 57%.

Secara keseluruhan, DAMRI menyediakan lebih dari 220 Ribu kursi selama periode Angkutan Lebaran, sehingga masyarakat masih memiliki kesempatan untuk memilih jadwal perjalanan yang lebih fleksibel.

Head of Corporate Communication DAMRI, P. Septian Adri S., menyampaikan bahwa ketersediaan kursi yang masih luas tersebut memberikan alternatif bagi masyarakat untuk memilih waktu perjalanan yang lebih nyaman.

“DAMRI mengajak masyarakat untuk memanfaatkan tanggal-tanggal keberangkatan dengan tingkat keterisian kursi yang masih rendah sehingga perjalanan mudik dapat direncanakan dengan lebih leluasa dan nyaman,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa fleksibilitas waktu perjalanan mudik tahun ini juga didukung oleh kebijakan pemerintah terkait _Work From Anywhere_ (WFA) serta pengaturan cuti bersama Idul Fitri 2026, yang memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk menyesuaikan waktu perjalanan lebih awal maupun setelah periode puncak mudik.

Berdasarkan kebijakan tersebut, skema WFA sebelum Lebaran diterapkan pada 16–17 Maret 2026, sementara WFA setelah Lebaran berlangsung pada 25–27 Maret 2026. Kebijakan ini memungkinkan masyarakat tetap menjalankan pekerjaan dari lokasi lain tanpa harus berada di kantor.

“Dengan adanya kebijakan WFA dan cuti bersama Idul Fitri, masyarakat dapat merencanakan perjalanan mudik dengan lebih strategis. Sebagai contoh, perjalanan lebih awal dapat dilakukan pada periode 11–15 Maret 2026 sebelum puncak arus mudik, dengan tetap memanfaatkan WFA pada 16–17 Maret. Sementara itu, perjalanan arus balik juga dapat dilakukan setelah periode padat dengan memilih tanggal 30 Maret hingga awal April, yang saat ini masih memiliki tingkat keterisian kursi relatif rendah.” tutup Septian.

Perencanaan perjalanan yang lebih fleksibel ini diharapkan dapat membantu masyarakat menghindari kepadatan pada periode puncak sekaligus memberikan lebih banyak pilihan jadwal keberangkatan.

Selama periode Angkutan Lebaran 2026, DAMRI menyiapkan 1.800 armada bus dengan target melayani hingga 2,7 juta penumpang secara nasional.

DAMRI mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan lebih awal serta melakukan pemesanan tiket secara daring melalui DAMRI Apps maupun website damri.co.id agar proses pembelian tiket menjadi lebih mudah, aman, dan praktis.(ahmad)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Dukung Keandalan dan Keselamatan Perjalanan KA, KAI Logistik Lakukan Pengeceran Balas Secara Bertahap

21 Agustus 2026 - 21:24 WIB

Pelindo–Pelni Kirim Bantuan untuk Korban Gempa NTT

21 Agustus 2026 - 21:13 WIB

Angkut Bantuan dengan Kapal PELNI, Kemenhub Beri Potongan Harga 100 Persen

21 Agustus 2026 - 19:07 WIB

Mulai Rp215 Ribu, DAMRI Buka Layanan Kalianda–Jakarta via Lintas Sumatera

21 Agustus 2026 - 18:33 WIB

Posko Bersama Dibuka, Kemenhub-Pelindo-PELNI Perkuat Respons Kemanusiaan untuk NTT

21 Agustus 2026 - 17:29 WIB

Peduli Kesehatan Masyarakat, Pelindo dan IHC Gelar Pemeriksaan Gratis bagi Balita dan Lansia

21 Agustus 2026 - 17:15 WIB

Kemenhub Gelar Pelatihan ICAO GSI Angkatan KE-2 Bagi 16 Inspektur Penerbangan 6 Negara

21 Agustus 2026 - 16:02 WIB

Ciputra Life Catat Kinerja Positif 2025 dan Berlanjut di Semester I-2026

21 Agustus 2026 - 15:21 WIB

Rumput Laut dan Agar-agar Indonesia Bebas Tarif Tambahan AS, Peluang Pasar Ekspor Makin Terbuka

21 Agustus 2026 - 14:17 WIB

Hunian Manggarai Resmi Dibangun, Sediakan 3.784 Unit Rumah Terjangkau Terintegrasi Transportasi

21 Agustus 2026 - 13:19 WIB

Trending di NASIONAL