Menu

Mode Gelap
Citilink Terbangi Rute Bandung ke Medan, Denpasar, Surabaya, Palembang, dan Balikpapan Peringatan Hari Kemerdekaan RI, Kemenhub Jamin Akses Transportasi di Daerah Terdampak Bencana Di Istana Kepresidenan Yogyakarta IPEMAH LUTYO Tampilkan Didong Gayo dan Tari Guel Meriahkan Pesta Rakyat HUT RI ke-81 KAI Commuter Tambah Perjalanan hingga Dini Hari, Antisipasi Lonjakan Penumpang Usai Pesta Rakyat HUT RI HUT ke-81 RI, Stasiun Juanda Jadi Tujuan Utama Warga Menuju Monas Menteri KKP Trenggono Kerahkan Kapal Pengawas Perikanan Angkut Bantuan ke NTT

PERON

Pemerintah Dorong Pengembangan Stasiun Gambir jadi Simpul Mobilitas Masyarakat Jakarta

badge-check


 Pemerintah Dorong Pengembangan Stasiun Gambir jadi Simpul Mobilitas Masyarakat Jakarta Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan perhatian Presiden Prabowo Subianto terhadap penguatan sektor perkeretaapian nasional, termasuk mendorong pengembangan Stasiun Gambir agar lebih representatif dan sesuai dengan kebutuhan mobilitas masyarakat.

Menurut Teddy, Stasiun Gambir memiliki posisi strategis sebagai simpul transportasi di pusat Jakarta yang melayani mobilitas dalam skala besar. Karena itu, pengembangan dan penataan kawasan stasiun dinilai penting untuk meningkatkan kualitas layanan transportasi publik yang aman, nyaman, dan terjangkau.

“Momentum ini perlu dimanfaatkan untuk mendorong Stasiun Gambir menjadi lebih representatif, nyaman, dan relevan dengan kebutuhan mobilitas masyarakat saat ini,” ujar Teddy.

Ia juga menyoroti perlunya pembaruan fasilitas dan penataan ulang kawasan stasiun agar lebih modern dan ramah pengguna. Hal tersebut, lanjutnya, sejalan dengan perhatian pemerintah terhadap penguatan transportasi berbasis rel.

Menindaklanjuti hal tersebut, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin menyampaikan bahwa KAI telah menyiapkan pengembangan Stasiun Gambir secara bertahap dengan konsep Transit Oriented Development (TOD) dan sebagai simpul intermoda utama.

“Pengembangan Stasiun Gambir diarahkan pada optimalisasi pemanfaatan lahan, penataan zona komersial dan ruang publik multifungsi, serta integrasi dengan kawasan Medan Merdeka,” ujar Bobby.

Selain itu, konektivitas Stasiun Gambir juga akan diperkuat dengan integrasi antarmoda yang menghubungkan Kereta Api Jarak Jauh, Commuter Line, MRT Jakarta, hingga layanan bus. Penataan kawasan juga mencakup integrasi dengan ruang publik dan area terbuka hijau di sekitar Monumen Nasional.

Penguatan peran Stasiun Gambir semakin relevan seiring tingginya mobilitas penumpang selama masa Angkutan Lebaran 2026. Selama periode 11 Maret hingga 1 April 2026, Stasiun Gambir menjadi salah satu stasiun favorit, baik untuk keberangkatan maupun kedatangan.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyebutkan, hingga saat ini jumlah pelanggan yang berangkat dari Stasiun Gambir mencapai 214.060 orang, sementara pelanggan yang turun tercatat 186.858 orang.

“Tingginya mobilitas di Stasiun Gambir menunjukkan peran penting stasiun ini sebagai salah satu titik utama keberangkatan dan kedatangan pelanggan kereta api jarak jauh di pusat Jakarta,” ujar Anne.

Khusus pada 18 Maret 2026, Stasiun Gambir melayani sekitar 17.687 penumpang berangkat dan 8.046 penumpang turun. Angka tersebut menempatkan Gambir sebagai stasiun keberangkatan tertinggi kedua di wilayah Daop 1 Jakarta setelah Stasiun Pasarsenen.

Secara nasional, penjualan tiket Angkutan Lebaran 2026 hingga 18 Maret 2026 pukul 10.00 WIB telah mencapai 3.483.469 tiket atau 77,4 persen dari total kapasitas yang disediakan. Dari jumlah tersebut, tiket Kereta Api Jarak Jauh mendominasi dengan penjualan 3.141.282 tiket atau 87,9 persen.

Anne menambahkan, tren perjalanan mudik dengan kereta api terus meningkat sejak pertengahan Maret dan menunjukkan distribusi penumpang yang semakin merata.

“Besarnya mobilitas di Stasiun Gambir memperlihatkan bahwa pengembangan kawasan ini menjadi semakin penting agar mampu menghadirkan layanan yang lebih baik, nyaman, dan sesuai dengan kebutuhan pelanggan,” kata Anne.

KAI mengimbau masyarakat yang belum mendapatkan tiket untuk mempertimbangkan alternatif jadwal, relasi, maupun perjalanan lanjutan melalui layanan connecting train.

“Dengan ketersediaan kapasitas yang masih ada, masyarakat diharapkan dapat merencanakan perjalanan dengan baik agar mudik berlangsung lebih lancar dan nyaman,” tutup Anne.(fahmi)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

KAI Commuter Tambah Perjalanan hingga Dini Hari, Antisipasi Lonjakan Penumpang Usai Pesta Rakyat HUT RI

17 Agustus 2026 - 21:04 WIB

HUT ke-81 RI, Stasiun Juanda Jadi Tujuan Utama Warga Menuju Monas

17 Agustus 2026 - 20:49 WIB

Whoosh Meriahkan Kemerdekaan RI dengan Paduan Suara dan Siagakan Puluhan Petugas Pakai Kostum Nusantara

17 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Hari Ini Tarif Rp8 Berlaku di LRT Jabodebek dan Sebagian Besar Commuter Line, 27.620 Tiket Diskon KAI Terjual

17 Agustus 2026 - 13:49 WIB

Dirut KAI Tekankan Keselamatan, Profesionalisme, dan Perluasan Manfaat Kereta Api pada HUT ke-81 RI

17 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Hindari Kepadatan Monas Saat HUT RI, 27 KA Keberangkatan Gambir Berhenti di Stasiun Jatinegara

17 Agustus 2026 - 11:58 WIB

Spesial HUT ke-81 RI: KAI Commuter Hadirkan Tarif Promo Rp8 dan Kereta Tambahan hingga Bagi-Bagi Kopi Gratis

17 Agustus 2026 - 11:46 WIB

HUT RI ke-81, KAI Commuter Bagikan Kopi dan Roti Gratis di Stasiun BNI City dan Juanda

17 Agustus 2026 - 09:24 WIB

Security KAI Gagalkan Pencurian Kabel Grounding LRT Jabodebek

17 Agustus 2026 - 00:23 WIB

Jelang 17 Agustus, 16.913 Tiket Promo KAI Terjual, Pemesanan Long Weekend Capai 706.908 Tiket

16 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Trending di PERON