Menu ✖

Mode Gelap
Via wondr, BNI Perkuat Layanan Digital Emerald dan Private TJSL Bandara Soekarno-Hatta, Perkuat Kontribusi bagi Masyarakat Tanzil Murda Hadirkan Ingatan Budaya Aceh Lewat Rampagoe: Peeling Time Terminal Kijing Perkuat Peran sebagai Simpul Logistik dan Perdagangan Strategis di Kalbar H. Fikri Hudi Oktiarwan Dorong Pengelolaan Sampah Jawa Barat Tuntas dari Hulu Hingga Hilir WASPADA ! Udara di Kaimana, Teluk Bintuni, dan Teluk Wondama Masuk Kategori BERBAHAYA pada 9 Oktober 2026

Uncategorized

Peran Masyarakat Jadi Garda Terdepan dalam Gerakan War on Drugs for Humanity

badge-check


 Peran Masyarakat Jadi Garda Terdepan dalam Gerakan War on Drugs for Humanity Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Keterlibatan aktif masyarakat dinilai menjadi kunci dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika di Indonesia. Gerakan War on Drugs for Humanity menempatkan masyarakat sebagai garda terdepan dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba demi melindungi generasi muda dan masa depan bangsa.

Penggiat Anti Narkoba, Le Putra, mengatakan peran masyarakat dapat diwujudkan melalui promosi hidup sehat tanpa narkoba, pengembangan sumber daya manusia yang berwawasan anti narkoba, serta pembinaan lingkungan yang bebas dari penyalahgunaan narkotika.

“Peran serta masyarakat dalam pembangunan berwawasan anti narkoba dapat diwujudkan melalui promosi hidup sehat tanpa narkoba, pengembangan kapasitas SDM anti narkoba, serta pembinaan lingkungan yang bersih dari narkoba,” ujar Le Putra.

Ia menegaskan, ancaman narkoba tidak bisa ditangani pemerintah dan aparat penegak hukum saja. Seluruh elemen masyarakat perlu bersatu untuk melindungi generasi muda dari bahaya narkotika.

Urgensi peran masyarakat semakin penting seiring meningkatnya angka penyalahgunaan narkotika. Berdasarkan Survei Prevalensi Nasional 2025 yang dilakukan BRIN, BPS, dan BNN, angka penyalahgunaan narkotika naik dari 1,73 persen pada 2023 menjadi 2,11 persen pada 2025 atau setara sekitar 4,15 juta penduduk usia 15–64 tahun.

Untuk memperkuat partisipasi publik, BNN juga menginisiasi pembentukan Forum Komunikasi Aktif Masyarakat Anti Narkotika sebagai wadah edukasi, pencegahan, dan pengawasan di lingkungan masyarakat.

“Negara tidak bisa bekerja sendiri. Kita membutuhkan kehadiran masyarakat sebagai garda terdepan untuk menjaga generasi muda dari ancaman narkotika demi mewujudkan Indonesia Bersih Narkoba,” tegas Le Putra.*** (LEP)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

H. Fikri Hudi Oktiarwan Dorong Pengelolaan Sampah Jawa Barat Tuntas dari Hulu Hingga Hilir

8 Oktober 2026 - 10:59 WIB

WASPADA ! Udara di Kaimana, Teluk Bintuni, dan Teluk Wondama Masuk Kategori BERBAHAYA pada 9 Oktober 2026

8 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Di Tengah Kekeringan Hampir Empat Bulan, PUPR2KP  Alirkan Air Bersih ke Kampung Lusiferi

8 Oktober 2026 - 10:41 WIB

PERADI: Kantor Hukum Tidak Boleh Menjadi Sarana Menampung atau Menyamarkan Dana Hasil Kejahatan

8 Oktober 2026 - 10:36 WIB

Trenggono Tekankan Komunikasi Publik untuk Kawal Enam Program Prioritas KKP

8 Oktober 2026 - 06:45 WIB

Ekspor Perikanan Maluku Tembus Rp700 Miliar, Serap 1.102 Tenaga Kerja

8 Oktober 2026 - 00:22 WIB

Lima Tahun Bersatu, Terminal Teluk Lamong Terus Tumbuh dan Bertransformasi Bersama Pelindo

7 Oktober 2026 - 20:33 WIB

Pelindo Regional 2 Dorong Generasi Muda Kenali Strategi dan Bisnis Kepelabuhanan

7 Oktober 2026 - 19:42 WIB

Alhamdulillah, Biaya yang Ditanggung Jemaah Haji 2027 Turun Rp3,4 Juta

7 Oktober 2026 - 18:49 WIB

Pelindo Mengajar, Ajak Siswa SMKN 1 Mempawah Mengenal Dunia Kepelabuhanan

7 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Trending di ANJUNGAN