Menu

Mode Gelap
Akhyar Kamil Kecam Pembatasan Kehadiran Warga Aceh pada Mubes PP TIM Haji Fikri Sampaikan Ucapan HUT ke-81 Jawa Barat Semoga Semakin Maju dan Masyarakat Semakin Sejahtera OJK: Perusahaan Modal Ventura Berizin Berada dalam Pengawasan Ayo Serbu 390 Ribu Kursi Promo di Garuda Indonesia Travel Festival KAI Kembangkan TOD Manggarai Seluas 129 Hektare, Integrasikan KRL hingga TransJakarta Tak Bisa Berangkat Sesuai Jadwal? KAI Daop 1 Jakarta Sediakan Layanan Batal dan Reschedule Tiket

Uncategorized

Peran Masyarakat Jadi Garda Terdepan dalam Gerakan War on Drugs for Humanity

badge-check


 Peran Masyarakat Jadi Garda Terdepan dalam Gerakan War on Drugs for Humanity Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Keterlibatan aktif masyarakat dinilai menjadi kunci dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika di Indonesia. Gerakan War on Drugs for Humanity menempatkan masyarakat sebagai garda terdepan dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba demi melindungi generasi muda dan masa depan bangsa.

Penggiat Anti Narkoba, Le Putra, mengatakan peran masyarakat dapat diwujudkan melalui promosi hidup sehat tanpa narkoba, pengembangan sumber daya manusia yang berwawasan anti narkoba, serta pembinaan lingkungan yang bebas dari penyalahgunaan narkotika.

“Peran serta masyarakat dalam pembangunan berwawasan anti narkoba dapat diwujudkan melalui promosi hidup sehat tanpa narkoba, pengembangan kapasitas SDM anti narkoba, serta pembinaan lingkungan yang bersih dari narkoba,” ujar Le Putra.

Ia menegaskan, ancaman narkoba tidak bisa ditangani pemerintah dan aparat penegak hukum saja. Seluruh elemen masyarakat perlu bersatu untuk melindungi generasi muda dari bahaya narkotika.

Urgensi peran masyarakat semakin penting seiring meningkatnya angka penyalahgunaan narkotika. Berdasarkan Survei Prevalensi Nasional 2025 yang dilakukan BRIN, BPS, dan BNN, angka penyalahgunaan narkotika naik dari 1,73 persen pada 2023 menjadi 2,11 persen pada 2025 atau setara sekitar 4,15 juta penduduk usia 15–64 tahun.

Untuk memperkuat partisipasi publik, BNN juga menginisiasi pembentukan Forum Komunikasi Aktif Masyarakat Anti Narkotika sebagai wadah edukasi, pencegahan, dan pengawasan di lingkungan masyarakat.

“Negara tidak bisa bekerja sendiri. Kita membutuhkan kehadiran masyarakat sebagai garda terdepan untuk menjaga generasi muda dari ancaman narkotika demi mewujudkan Indonesia Bersih Narkoba,” tegas Le Putra.*** (LEP)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Akhyar Kamil Kecam Pembatasan Kehadiran Warga Aceh pada Mubes PP TIM

20 Agustus 2026 - 00:18 WIB

Haji Fikri Sampaikan Ucapan HUT ke-81 Jawa Barat Semoga Semakin Maju dan Masyarakat Semakin Sejahtera

19 Agustus 2026 - 22:35 WIB

Percepat Respons Darurat Gempa NTT, IDSurvey Group Salurkan 2,4 Ton Bantuan melalui BNPB

19 Agustus 2026 - 18:55 WIB

Pelindo Raih Apresiasi atas Dukungan Mudik Gratis Sulsel 2026

19 Agustus 2026 - 17:19 WIB

PFN Targetkan Bioskop Sinewara Beroperasi 2027

19 Agustus 2026 - 14:07 WIB

Perayaan Hari Didong Didorong Miliki Landasan Perda

19 Agustus 2026 - 13:17 WIB

KKP Kibarkan Merah Putih di Perairan Teluk Banten

19 Agustus 2026 - 13:12 WIB

Meriahkan HUT Ke-81 RI, Terminal Teluk Lamong Gelar Beragam Lomba dan Pesta Rakyat

18 Agustus 2026 - 21:53 WIB

IPCC Perkuat Keselamatan Kerja TKBM melalui Pelatihan Basic K3

18 Agustus 2026 - 21:44 WIB

Pesan Rakyat Aceh Kepada Juha Christensen

18 Agustus 2026 - 19:40 WIB

Trending di RAGAM