Menu ✖

Mode Gelap
Dukung MotoGP Mandalika 2026, ASDP Optimalkan 13 Kapal di Lintas Padangbai–Lembar Mardani Ali Sera Ungkap Komunikasi Antarfraksi DPR, Wacana Pansus dan Hak Angket Gibran Mengemuka ​Putra Aceh Dr. (Cand) Khaidir Abdurrahman Jalani Upacara Dipeusijuek Sebagai Anggota BPK RI Ode Untuk Namamu, Ketika Puisi dan Lukisan Merayakan Cinta serta Perjuangan Pompa Air Sempat Gangguan, Fasilitas Toilet dan Musala Stasiun Jatinegara Kembali Normal Demokrat Belum Bersikap Soal Pemakzulan Gibran, Soliditas Koalisi Prabowo Jadi Sorotan

SENI BUDAYA

PMK Soroti Korupsi sebagai Akar Bencana, Gelar Doa dan Pembacaan Puisi di Magelang

badge-check


 PMK Soroti Korupsi sebagai Akar Bencana, Gelar Doa dan Pembacaan Puisi di Magelang Perbesar

Wartatrans.com, MAGELANG — Gerakan Puisi Menolak Korupsi (PMK) kembali menyuarakan kritik moral terhadap praktik korupsi yang dinilai menjadi salah satu akar kerusakan lingkungan dan bencana kemanusiaan. Suara itu menguat menyusul duka mendalam atas rangkaian bencana yang melanda Pulau Sumatera, khususnya di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada November lalu.

Menurut para penggiat PMK, skala dan dampak bencana yang menelan korban jiwa serta kerugian harta benda seharusnya ditetapkan sebagai bencana nasional. Namun, hingga kini, respons negara dinilai belum sepenuhnya mencerminkan kedaruratan yang dihadapi masyarakat di wilayah terdampak.

“Kerusakan alam yang semakin parah tidak bisa dilepaskan dari praktik korupsi yang berlangsung lama dan sistemik. Ketika kebijakan dan pengawasan dikorupsi, maka bencana geologi dan ekologis menjadi keniscayaan,” ujar Sudarmono, Penggiat PMK Muntilan, Magelang, Sabtu (13/12/2025).

PMK menilai, korupsi yang terjadi di ranah legislatif, eksekutif, hingga yudikatif tidak menunjukkan tren penurunan signifikan. Sebaliknya, praktik tersebut kian berdampak luas, termasuk pada tata kelola lingkungan dan mitigasi bencana, sehingga masyarakat kecil menjadi korban pertama dan paling rentan.

Sebagai bentuk ekspresi perlawanan moral, PMK terus menjadikan puisi sebagai medium kritik sosial. Gerakan ini telah berkembang menjadi jaringan nasional sejak pertama kali diluncurkan di Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 2014. Evaluasi nasional Gerakan PMK juga pernah digelar melalui Konferensi Nasional di Semarang pada 6–7 Agustus 2016 dengan tema Refleksi dan Evaluasi Tiga Tahun Gerakan PMK.

Dalam rangkaian kegiatan terbaru, PMK menggelar malam diskusi dan pembacaan puisi bertema “Ruang Silaturahmi: Mengenang yang Telah Kembali” pada 6 Desember 2025 di Rumah Melur Seruni, Dusun Madyogondo, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Acara tersebut dihadiri para penyair dari berbagai daerah di Jawa Tengah, antara lain Tegal, Pekalongan, Pemalang, Batang, Ungaran, Semarang, Temanggung, Purbalingga, Purwokerto, Purworejo, Jepara, Kudus, Wonogiri, Muntilan, dan Magelang.

Selain pembacaan puisi, kegiatan ini juga menjadi ruang doa bersama untuk mengenang sejumlah penyair PMK yang telah wafat hampir bersamaan, yakni Abi Widjanarko, Dharmadi, dan Suyitno Ethex. Doa dan pembacaan Al-Fatihah dipanjatkan sebagai bentuk penghormatan dan ikatan batin sesama penggiat gerakan.

“Puisi bagi kami bukan sekadar kata-kata, tetapi sikap dan perlawanan nurani. Melalui puisi, kami menolak korupsi dan mendoakan mereka yang telah lebih dulu berpulang,” ujar Sudarmono.

Gerakan PMK menegaskan komitmennya untuk terus menyuarakan penolakan terhadap korupsi melalui jalur kebudayaan, sastra, dan solidaritas kemanusiaan.*** (SDR)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Mardani Ali Sera Ungkap Komunikasi Antarfraksi DPR, Wacana Pansus dan Hak Angket Gibran Mengemuka

11 Oktober 2026 - 15:26 WIB

​Putra Aceh Dr. (Cand) Khaidir Abdurrahman Jalani Upacara Dipeusijuek Sebagai Anggota BPK RI

11 Oktober 2026 - 14:29 WIB

Ode Untuk Namamu, Ketika Puisi dan Lukisan Merayakan Cinta serta Perjuangan

11 Oktober 2026 - 12:09 WIB

Pompa Air Sempat Gangguan, Fasilitas Toilet dan Musala Stasiun Jatinegara Kembali Normal

11 Oktober 2026 - 11:51 WIB

Demokrat Belum Bersikap Soal Pemakzulan Gibran, Soliditas Koalisi Prabowo Jadi Sorotan

11 Oktober 2026 - 10:45 WIB

​46 Tahun Sanggar Matahari: Merawat Seni, Sastra, dan Kemanusiaan Bersama Lintas Generasi

11 Oktober 2026 - 10:03 WIB

Endatoe Foundation Gelar Webinar “Career Abroad”: Buka Jalan Pemuda-Pemudi Aceh Menjadi Tenaga Medis di Jerman

11 Oktober 2026 - 08:44 WIB

PTP Nonpetikemas Dorong Generasi Muda Perluas Wawasan dan Raih Cita-Cita

11 Oktober 2026 - 00:42 WIB

Hadir di Multifinance Day 2026, ACC Dukung Inklusi Keuangan OJK

11 Oktober 2026 - 00:29 WIB

KAI Umumkan Tanu & Friends Karya Muhamad Erwin Ramadhan sebagai Juara IP Contest 2026

10 Oktober 2026 - 23:11 WIB

Trending di PERON