Menu

Mode Gelap
Bahlil Prioritaskan Warga Tanimbar dan Maluku Barat Daya Bekerja di Proyek LNG Blok Masela KAI Angkut 10.050 Ton Pupuk pada Semester I 2026, Perkuat Distribusi Antardaerah Perkuat Ketahanan Energi Nasional, PTPN I Kembangkan Bioetanol Syarat Kapal Nelayan 30-200 GT Dapat Solar Rp15.000 per Liter, Ini Kata Kementerian-KP Wow Banyak! KAI Kelola 12.856 Sarana Perkeretaapian untuk Dukung Mobilitas dan Logistik Nasional, Ini Dia Rinciannya Aceh Tamiang Mulai Tanam Padi Perdana di Lahan Pascabanjir, Terapkan Sistem Pertanian Modern

SENI BUDAYA

PMK Soroti Korupsi sebagai Akar Bencana, Gelar Doa dan Pembacaan Puisi di Magelang

badge-check


 PMK Soroti Korupsi sebagai Akar Bencana, Gelar Doa dan Pembacaan Puisi di Magelang Perbesar

Wartatrans.com, MAGELANG — Gerakan Puisi Menolak Korupsi (PMK) kembali menyuarakan kritik moral terhadap praktik korupsi yang dinilai menjadi salah satu akar kerusakan lingkungan dan bencana kemanusiaan. Suara itu menguat menyusul duka mendalam atas rangkaian bencana yang melanda Pulau Sumatera, khususnya di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada November lalu.

Menurut para penggiat PMK, skala dan dampak bencana yang menelan korban jiwa serta kerugian harta benda seharusnya ditetapkan sebagai bencana nasional. Namun, hingga kini, respons negara dinilai belum sepenuhnya mencerminkan kedaruratan yang dihadapi masyarakat di wilayah terdampak.

“Kerusakan alam yang semakin parah tidak bisa dilepaskan dari praktik korupsi yang berlangsung lama dan sistemik. Ketika kebijakan dan pengawasan dikorupsi, maka bencana geologi dan ekologis menjadi keniscayaan,” ujar Sudarmono, Penggiat PMK Muntilan, Magelang, Sabtu (13/12/2025).

PMK menilai, korupsi yang terjadi di ranah legislatif, eksekutif, hingga yudikatif tidak menunjukkan tren penurunan signifikan. Sebaliknya, praktik tersebut kian berdampak luas, termasuk pada tata kelola lingkungan dan mitigasi bencana, sehingga masyarakat kecil menjadi korban pertama dan paling rentan.

Sebagai bentuk ekspresi perlawanan moral, PMK terus menjadikan puisi sebagai medium kritik sosial. Gerakan ini telah berkembang menjadi jaringan nasional sejak pertama kali diluncurkan di Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 2014. Evaluasi nasional Gerakan PMK juga pernah digelar melalui Konferensi Nasional di Semarang pada 6–7 Agustus 2016 dengan tema Refleksi dan Evaluasi Tiga Tahun Gerakan PMK.

Dalam rangkaian kegiatan terbaru, PMK menggelar malam diskusi dan pembacaan puisi bertema “Ruang Silaturahmi: Mengenang yang Telah Kembali” pada 6 Desember 2025 di Rumah Melur Seruni, Dusun Madyogondo, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Acara tersebut dihadiri para penyair dari berbagai daerah di Jawa Tengah, antara lain Tegal, Pekalongan, Pemalang, Batang, Ungaran, Semarang, Temanggung, Purbalingga, Purwokerto, Purworejo, Jepara, Kudus, Wonogiri, Muntilan, dan Magelang.

Selain pembacaan puisi, kegiatan ini juga menjadi ruang doa bersama untuk mengenang sejumlah penyair PMK yang telah wafat hampir bersamaan, yakni Abi Widjanarko, Dharmadi, dan Suyitno Ethex. Doa dan pembacaan Al-Fatihah dipanjatkan sebagai bentuk penghormatan dan ikatan batin sesama penggiat gerakan.

“Puisi bagi kami bukan sekadar kata-kata, tetapi sikap dan perlawanan nurani. Melalui puisi, kami menolak korupsi dan mendoakan mereka yang telah lebih dulu berpulang,” ujar Sudarmono.

Gerakan PMK menegaskan komitmennya untuk terus menyuarakan penolakan terhadap korupsi melalui jalur kebudayaan, sastra, dan solidaritas kemanusiaan.*** (SDR)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

KAI Dampingi UMK Binaan dari Penguatan Kapasitas hingga Akses Pasar di INACRAFT Festival Yogyakarta 2026

16 Juli 2026 - 21:07 WIB

Pelindo Regional 2 Catat Pertumbuhan Positif di Seluruh Lini Layanan Kepelabuhanan

16 Juli 2026 - 20:38 WIB

Komitmen ASRI Berbuah Prestasi, IPCC Sabet Penghargaan Green and Smart Port 2026

16 Juli 2026 - 20:18 WIB

⁠Dukung Kelancaran Arus Logistik Pelabuhan, KSOP Utama Tanjung Priok berikan kebijakan penyesuaian YOR

16 Juli 2026 - 13:03 WIB

Pelindo Regional 4 Perkuat Budaya Keselamatan bagi Peserta Magang

16 Juli 2026 - 09:53 WIB

QRIS Tembus 45 Juta Merchant, Tunai Tetap Masih Mendominasi Daerah

16 Juli 2026 - 05:25 WIB

Diduga Kuat Truk Colt diesel Tanpa Nopol Mengangkut Minyak Mentah Ilegal Melintas dijalan Lintas Medan-Sumut

15 Juli 2026 - 21:35 WIB

Pejuang Agraria Desak Penyelesaian Konflik Hak Adat atas Tanah di Aceh Timur

15 Juli 2026 - 21:18 WIB

IPC TPK Peringati HUT ke-13 dengan Donor Darah, 128 Kantong Darah Terkumpul

15 Juli 2026 - 21:09 WIB

Siswa SLB Gianyar Tolak Narkoba

15 Juli 2026 - 13:48 WIB

Trending di RAGAM