Wartatrans.com, BOGOR -– Sekitar 40 purnabakti keluarga besar Inspektorat Kabupaten Bogor menghadiri kegiatan Temu Kangen dan Silaturahmi yang digelar di Hotel Onih, Jalan Paledang Nomor 50–52, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Rabu, 10 Juni 2026.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 10.00 WIB itu juga dihadiri enam mantan Inspektur Kabupaten Bogor, termasuk mantan Inspektur sekaligus mantan Bupati Bogor, Hj. Nurhayati, S.H., M.Si. Acara dikemas dalam suasana kekeluargaan dengan agenda utama mempererat tali silaturahmi antarsesama purnabakti dan mengenang masa pengabdian mereka di lingkungan Inspektorat Kabupaten Bogor.

Peserta tampak duduk santai sambil menikmati kopi dan berbincang mengenai berbagai pengalaman selama menjalankan tugas pemerintahan. Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai pertemuan yang berlangsung hingga siang hari tersebut.
Mantan Inspektur Kabupaten Bogor, Sigit Wibowo, S.H., yang hingga kini masih aktif bertugas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor, menyebut kegiatan itu sebagai momentum penting untuk menjaga hubungan persaudaraan di antara para purnabakti.
“Temu kangen dan silaturahmi seperti ini penting untuk mempererat kebersamaan yang telah terjalin selama bertahun-tahun,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Sigit juga berkelakar mengenai istilah yang pernah populer di Kabupaten Bogor, yakni “tekor asal kesohor”, yang disambut tawa para peserta. Menjelang akhir sambutannya, ia meminta doa agar masa purnabaktinya kelak dapat dijalani dengan kesehatan, kebahagiaan keluarga, dan perlindungan Allah SWT.
Sementara itu, H. Dedi Budiman, S.H., M.Si., yang mewakili kalangan purnabakti, menekankan pentingnya menjaga semangat hidup melalui kesabaran dan ketekunan. Menurut dia, pertemuan semacam itu perlu dijadwalkan secara rutin, misalnya setiap enam bulan sekali, agar hubungan antaranggota tetap terjalin sekaligus menjadi sarana saling memberi motivasi untuk hidup sehat dan aktif.
Mantan Bupati Bogor sekaligus mantan Inspektur Kabupaten Bogor, Hj. Nurhayati, S.H., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan penghormatan kepada para senior yang hadir. Ia juga mengapresiasi H. Uzzer dan Hj. Lutty Nugraha yang menggagas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Menurut Nurhayati, silaturahmi memiliki makna penting, terutama bagi mereka yang telah memasuki masa purnabakti. Selain memperkuat hubungan sosial, silaturahmi juga menjadi sarana menjaga kesehatan lahir dan batin.
“Alhamdulillah, kita diberikan kesempatan menua dalam keadaan sehat. Bagi kita yang sudah purnabakti, silaturahmi menjadi sesuatu yang sangat penting,” katanya.
Acara ditutup dengan makan siang bersama dan doa bersama. Para peserta berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkala sebagai wadah mempererat hubungan kekeluargaan yang telah terbangun selama masa pengabdian mereka di Inspektorat Kabupaten Bogor.*** (Moelyadi)


























