Menu

Mode Gelap
Eks Bassist Zivilia Gabung The Orion, Formasi Baru Siap Tancap Gas dengan Tiga Single Bupati Banggai Mangkir Lagi, PTUN Palu Siapkan Tahapan Eksekusi 6 Kades KGP Menyusuri Pelosok Gayo, dari Pipa Air hingga Seragam Pramuka Pelaku Usaha Makin Selektif Pilih Mal MK Pulihkan Aturan Anti-Evergreening, Batasi Celah Perpanjangan Paten Obat Stasiun Karet Ditutup Mulai 1 September, Penumpang KRL Dialihkan ke BNI City

NASIONAL

RSUD Aceh Tamiang Lumpuh Dihantam Banjir, Pasien Tak Diketahui Keberadannya!

badge-check


 RSUD Aceh Tamiang Lumpuh Dihantam Banjir, Pasien Tak Diketahui Keberadannya! Perbesar

Wartatrans.com, ACEH TAMIANG – Banjir besar yang melanda seluruh wilayah Aceh Tamiang menyebabkan lumpuhnya layanan kesehatan, termasuk di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aceh Tamiang, Aceh.

Dalam video yang dibagikan warga pada Rabu (3/12/2025), tampak jelas bahwa fasilitas vital tersebut tidak dapat beroperasi sama sekali.

“Fasilitas Kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah Aceh Tamiang masih jauh dari kata bisa beroperasi. Masih banyak parkir-parkir mobil.  Mohon untuk pihak-pihak terkait agar bisa memberikan perhatian karena fasilitas kesehatan adalah salah satu fasilitas yang amat vital dalam kondisi seperti saat sekarang ini,” ujar warga dalam video dikutip dari Instagram Fikri @krifik_talas.

Fikri juga menyampaikan keprihatinan karena tidak diketahui ke mana para pasien yang sebelumnya dirawat di rumah sakit itu dievakuasi.

Terlihat kondisi halaman rumah sakit dipenuhi lumpur sisa banjir dan area dipenuhi oleh mobil yang parkir. Banjir sebelumnya juga merendam bangunan rumah sakit.

Mobil parkir tampak tidak beraturan, terlihat ada ambulans. Ada beberapa tempat tidur pasien juga terdapat di luar halaman rumah sakit.

Tampak kondisi Instalasi Gawat Darurat (IGD) sepi, dan tampak kursi terbalik tidak beraturan. Di sekitaran rumah sakit kini dipenuhi oleh para pengungsi dan tenda-tenda darurat.

Warga meminta perhatian dari pihak berwenang untuk segera memulihkan fungsi rumah sakit sebagai fasilitas vital, khususnya di tengah darurat bencana seperti saat ini.

Sementara itu, berdasarkan data terbaru dari Posko Terpadu Penanganan Banjir Aceh Tamiang per Rabu (3/12) pukul 21.00 WIB, seluruh 12 kecamatan di kabupaten ini terdampak banjir. Jumlah pengungsi tercatat mencapai 278.079 jiwa, dengan 42 korban meninggal dunia dan 3 luka-luka. Sebanyak 2.779 rumah mengalami kerusakan, 193 di antaranya rusak berat.

Sarana pendidikan, kesehatan, dan ibadah juga turut terdampak. Tiga fasilitas pendidikan dan dua rumah ibadah dilaporkan rusak berat. Satu jembatan dilaporkan putus, mengganggu akses ke beberapa wilayah.

Hingga kini, data kerusakan untuk fasilitas kesehatan dan pendidikan masih dalam proses pendataan. Pemerintah daerah dan instansi terkait diharapkan segera menindaklanjuti penanganan darurat, terutama untuk pemulihan fasilitas kesehatan dan distribusi bantuan bagi para pengungsi.(****)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

MK Pulihkan Aturan Anti-Evergreening, Batasi Celah Perpanjangan Paten Obat

1 September 2026 - 05:44 WIB

TPK Koja Pastikan Kelancaran Operasional dan Pelayanan Terminal Tetap Terjaga

31 Agustus 2026 - 21:27 WIB

13 Hari Hilang di Laut, Awak KM El Malika Ditemukan Selamat di Palau

31 Agustus 2026 - 20:00 WIB

Pelindo, KSOP, dan Pelni Kolaborasi Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana di NTT

31 Agustus 2026 - 17:48 WIB

FIFGROUP Raih Indonesia Best Multifinance Awards 2026

31 Agustus 2026 - 17:41 WIB

Pelindo Regional 2 Bersama BNN Jakarta Utara Dorong Pelajar SMAN 80 Jakarta Jadi Generasi Bersih Narkoba

31 Agustus 2026 - 17:37 WIB

Uji Coba Optimalisasi EAZI di TPK Berlian Berhasil Pangkas Waktu Pergantian Kapal Menjadi 29 Menit

31 Agustus 2026 - 17:31 WIB

Gandeng Berbagai Pihak, PSM Dorong Pemulihan dan Kebangkitan Pascabencana NTT

31 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Program IPCC GEMBIRA Beri Dampak Nyata, IPCC Raih InvestorTrust CSR Awards 2026

31 Agustus 2026 - 10:24 WIB

Dampak Ekonomi Gempa NTT Tembus Rp2,2 Triliun? Industri Asuransi Menghitung Exposure

31 Agustus 2026 - 09:11 WIB

Trending di EKOBIS