Menu ✖

Mode Gelap
KAI Services Apresiasi Petugas Keamanan yang Bantu Penumpang Melahirkan di KRL Dr. Mohammad Amin, M. Sn,MA Jangan Malu Disebut Kampungan, Dangdut Justru Siap Menembus UNESCO Mansyur S Minta Wejangan Rhoma Irama: Jangan Takut Dangdut Ditinggal Anak Muda Jeritan Pilu Warga Berawang Baro Pegasing Delapan Dekade Merdeka, Terisolasi di Kubangan Lumpur dan Janji Manis Pembangunan ‎ KAI Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang, 748 Petugas PJL Disertifikasi hingga Tutup 1.329 Perlintasan Liar Peduli Lingkungan Sejak Dini, Terminal Teluk Lamong Edukasi Siswa tentang Pemilahan Sampah

WISATA

Rumah Budaya HMA, Destinasi Wisata Alam dan Budaya yang Hadirkan Ruang Kreativitas dan Rekreasi

badge-check


 Rumah Budaya HMA, Destinasi Wisata Alam dan Budaya yang Hadirkan Ruang Kreativitas dan Rekreasi Perbesar

Wartatrans.com, BOGOR — Rumah Budaya HMA terus mengembangkan perannya sebagai ruang bertemunya seni, budaya, edukasi, dan wisata alam. Berada di kawasan yang menawarkan suasana asri dan nyaman, Rumah Budaya HMA tidak hanya menjadi tempat berkegiatan seni dan budaya, tetapi juga menghadirkan berbagai fasilitas yang dapat dimanfaatkan masyarakat, komunitas, keluarga, hingga pelaku kreatif.

Rumah Budaya HMA yang dikelola oleh Halimah Munawir memiliki sejumlah fasilitas pendukung untuk berbagai kegiatan. Salah satunya adalah ruang pertunjukan indoor dengan kapasitas sekitar 50 hingga 60 orang, yang dapat digunakan untuk pementasan seni, diskusi, seminar, peluncuran buku, workshop, hingga kegiatan komunitas.

Selain itu, tersedia pula ruang pamer yang dapat dimanfaatkan untuk menampilkan karya seni rupa, fotografi, kerajinan, maupun berbagai produk kreatif dan kebudayaan.

Untuk kegiatan luar ruang, Rumah Budaya HMA memiliki amphitheater dengan kapasitas sekitar 200 hingga 300 orang. Area ini dapat menjadi pilihan untuk penyelenggaraan pertunjukan seni, festival budaya, pentas musik, kegiatan komunitas, serta berbagai agenda kreatif lainnya.

Tidak hanya berfokus pada kegiatan seni dan budaya, Rumah Budaya HMA juga menyediakan fasilitas rekreasi dan akomodasi. Pengunjung dapat menikmati fasilitas penginapan, area camping, restoran, serta berbagai sarana hiburan dan keluarga seperti meja bilyar, area bermain anak, dan kolam renang.

Untuk mendukung kenyamanan pengunjung, kawasan ini juga dilengkapi dengan mushola, sistem keamanan CCTV selama 24 jam, serta lahan parkir yang luas.

Dengan perpaduan antara ruang seni, fasilitas budaya, wisata alam, rekreasi, dan akomodasi, Rumah Budaya HMA memiliki potensi untuk menjadi salah satu destinasi wisata berbasis budaya yang dapat mempertemukan seniman, budayawan, komunitas, keluarga, dan masyarakat umum dalam satu kawasan.

Kehadiran ruang pertunjukan indoor dan amphitheater juga membuka peluang bagi berbagai komunitas seni untuk menggelar kegiatan secara lebih leluasa. Sementara ruang pamer dapat menjadi wadah bagi seniman dan pelaku kreatif untuk memperkenalkan karya mereka kepada publik.

Rumah Budaya HMA sendiri merupakan bagian dari kiprah panjang Halimah Munawir dalam bidang kebudayaan dan kreativitas. Selain mengelola Rumah Budaya HMA sejak 2015, Halimah juga dikenal aktif dalam berbagai kegiatan organisasi dan pengembangan seni budaya. Ia pernah menjadi Pemimpin Umum Majalah Semesta Seni, aktif dalam Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI), serta terlibat dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan seni, sastra, pendidikan, dan kreativitas anak.

Dengan konsep yang memadukan wisata alam dan budaya, Rumah Budaya HMA diharapkan dapat menjadi ruang alternatif bagi masyarakat untuk menikmati rekreasi sekaligus mendapatkan pengalaman seni dan budaya.

Ke depan, kawasan ini berpotensi dikembangkan sebagai pusat kegiatan budaya dan ekonomi kreatif yang tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi ruang edukasi, apresiasi seni, serta tempat tumbuhnya komunitas dan generasi kreatif.

Rumah Budaya HMA menawarkan sebuah konsep yang menggabungkan pengalaman menikmati alam dengan aktivitas seni dan budaya. Sebuah ruang yang diharapkan mampu menjadi tempat masyarakat berkumpul, berkarya, belajar, berekreasi, dan merawat keberagaman budaya Indonesia.*** (Dulloh)

Baca Lainnya

Dulu Markas Para Maestro, Rumah Bing Slamet Kini Jadi Museum

28 September 2026 - 11:47 WIB

KAI Heritage Week 2026 Telusuri Jejak Awal Perkeretaapian Indonesia dari Semarang

26 September 2026 - 00:32 WIB

ASDP Ajak Masyarakat Nikmati Keseruan di Bakauheni Harbour City

24 September 2026 - 13:37 WIB

Bhutan Bersiap Gelar Bathing Carnival Bhutan Kedua di Telung, PemaGathsel

21 September 2026 - 11:47 WIB

Mantap, 47 Hotel dan Resor Indonesia Masuk List Teratas Global Michelin Guide

20 September 2026 - 12:50 WIB

Semangat Hari Perhubungan Nasional, DAMRI Akan Terus Hadir Menghubungkan Indonesia

17 September 2026 - 22:12 WIB

Nikmati Pesona Papua, DAMRI Antar Wisatawan Internasional Saksikan Cenderawasih dan Kehidupan Warga Lokal

16 September 2026 - 21:34 WIB

Pelindo Regional 2 Buka Pintu bagi SENA dan Kadin Arab-Kolombia, Perkenalkan Warisan Pelabuhan Sunda Kelapa

16 September 2026 - 20:53 WIB

Scoot Hadirkan Promo “Ke Mana Saja”, Tiket Spesial untuk Liburan hingga Juni 2027

15 September 2026 - 09:47 WIB

Aceh Culinary Festival, Perkuat Narasi Kuliner Khas Aceh

14 September 2026 - 10:36 WIB

Trending di RAGAM