Wartatrans.com, JAWA BARAT — Perjalanan menuju Bandung menjadi momentum tersendiri bagi calon Dewan Pakar dan Dewan Penasihat PKS Kabupaten Bogor. Selain menghadiri agenda pelantikan dan Training Orientasi Partai (TOP) PKS Jawa Barat, perjalanan tersebut juga dimanfaatkan untuk membangun keakraban antar peserta.
Minggu (6/9/2026), sejak berada di dalam bus menuju Bandung, suasana rombongan sudah berlangsung hangat. Para calon Dewan Pakar dan Dewan Penasihat secara bergantian memperkenalkan diri.

Adapun Dewan Pakar PKS Kabupaten Bogor 2026–2030 yang tercatat adalah: Dr. H. Syamsuddin, M.Pd, Dr. Eman Sulaeman, S.Sos.I., M.Ag., Dr. Arizqi Ihsan Pratama, M.Pd., Prof. Dr. H.E. Mujahidin, M.Si., Dr. H. Hasan Basri Tanjung, MA., Sapto Sugiharto, M.Pd., Dr. Soni Suardi, SE, MM, Ir. Sukoco, Dr. Baban Sarbana, SE, M.Si, H. Rahmaji Asmuri, Dr. Sardi Duryatmo, M.Si, Kolonel Pur TNI-AL Kuswakit, SE, Drs. H. Asep Aonuddien, M.Si, Dr. H. Syaiful Anwar, S.Sos., M.M., Dr. (c) Tofan Mahdi, S.E., M.Sos, dan Putra Gara, S.Sos.
Mereka menceritakan latar belakang, profesi, pengalaman, hingga aktivitas yang selama ini dijalankan di tengah masyarakat. Sesi perkenalan sederhana itu ternyata menjadi cara efektif untuk mencairkan suasana.
Peserta yang sebelumnya belum saling mengenal mulai mengetahui latar belakang dan aktivitas masing-masing. Percakapan pun berkembang menjadi diskusi ringan, diselingi canda dan cerita pengalaman.

Menjalin keakraban Dewan Pakar PKS Kabupaten Bogor.
Keragaman latar belakang menjadi warna tersendiri dalam perjalanan tersebut. Akademisi, profesional, tokoh masyarakat hingga purnawirawan TNI-AL berada dalam satu perjalanan dengan semangat yang sama.
Suasana yang telah cair di dalam bus semakin terasa ketika rombongan berhenti di salah satu rest area untuk sarapan bersama.
Mereka duduk dan makan bersama tanpa sekat. Perkenalan yang berlangsung selama perjalanan membuat suasana sarapan menjadi lebih akrab dan penuh kekeluargaan.
Momen tersebut tidak hanya menjadi kesempatan untuk beristirahat dan mengisi tenaga, tetapi juga menjadi ruang untuk melanjutkan obrolan serta bertukar pandangan mengenai berbagai persoalan masyarakat.
Sejumlah pembicaraan juga mengarah pada harapan terhadap peran Dewan Pakar dan Dewan Penasihat PKS Kabupaten Bogor periode 2026–2030.
Bagi rombongan, kebersamaan seperti ini menjadi bagian penting sebelum memasuki agenda formal organisasi. Kedekatan personal dinilai dapat menjadi modal dalam membangun komunikasi dan kerja sama ke depan.
Setelah sarapan, rombongan kembali melanjutkan perjalanan menuju Hotel Grand Asrilia, Jalan Pelajar Pejuang 45 Nomor 123, Bandung, tempat pelaksanaan rangkaian kegiatan pelantikan yang dijadwalkan berlangsung pukul 08.30 hingga 15.45 WIB.
Perjalanan menuju Bandung akhirnya bukan sekadar perjalanan menghadiri agenda organisasi. Dari sesi saling memperkenalkan diri di dalam bus hingga sarapan bersama di rest area, tercipta ruang untuk saling mengenal, memahami dan membangun persaudaraan.
Semangat tersebut diharapkan menjadi bekal bagi para calon Dewan Pakar dan Dewan Penasihat PKS Kabupaten Bogor dalam menjalankan amanah periode 2026–2030 serta memberikan kontribusi pemikiran bagi organisasi dan masyarakat.
Sebab, sebelum membangun gagasan besar, kebersamaan perlu dibangun dari hal-hal sederhana: duduk bersama, berbincang, saling mengenal, dan menikmati sarapan dalam satu suasana kekeluargaan.*** (Dulloh)

























