Menu

Mode Gelap
Pertamina Patra Niaga Klarifikasi Isu STNK untuk Pembelian BBM Subsidi Tiga Bulan Terakhir Pemerintahan Prabowo: Ekonomi, Pangan dan Energi Menunjukkan Arah Positif Ini Persiapan Bandara Husein Jelang Dimulainya Penerbangan Internasional Kemenhub Apresiasi Profesionalisme serta Integritas OBU dan Maskapai Yon Bayu dan Kegelisahan Seniman Jakarta terhadap Masa Depan DKJ KRL Anjlok di Stasiun Jakarta Kota, Sejumlah KA Jarak Jauh Berpotensi Terlambat

RAGAM

Sebulan Terjadi Dua Kasus Dugaan Keracunan MBG di Rembang, Wagub Jateng Menolak Penghentian Program

badge-check


 Sebulan Terjadi Dua Kasus Dugaan Keracunan MBG di Rembang, Wagub Jateng Menolak Penghentian Program Perbesar

Wartatrans.com, JATENG — Dalam sebulan, lebih dari seribu murid dan puluhan guru di daerah Lasem, Rembang Jawa Tengah mengalami gejala keracunan makanan setelah menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG).

Terkini pada Kamis (03/09/2926), terjadi di SMAN 1 Lasem Jateng. Sejumlah 777 murid dan 25 guru mengalami diare, mual, hingga muntah. Kepala SMAN 1 Lasem, Juhartutik, menjelaskan kronologinya. “Hari Kamis sekitar pukul 07.30, ratusan murid mendadak berhamburan ke toilet karena diare. Mereka bergantian masuk toilet dan 40 toilet yang ada tidak mampu menampung semuanya. Padahal malamnya sudah diare tapi baru lapor hari ini,” kata Juhartutik.

Dugaan sementara diare dikarenakan menyantap MBG di hari Rabu (02/09/2026). Menu yang disajikan dari SPPG Desa Soditan adalah berupa nasi, ayam bakar, sambal teri, tempe goreng dan lalapan.

Atas kejadian ini, banyak korban mengajukan rujukan medis ke sejumlah rumah sakit dan sebagian menjalani rawat inap. Rinciannya adalah 4 siswa dirawat di RSUD dr. R. Soetrasno Rembang, 1 siswa di RS Bhina Bhakti Husada, dan 1 orang guru harus dirawat Puskesmas Sulang.

Pada bagian lain, Dinas Kesehatan Rembang mengambil langkah darurat dengan menerjunkan tim medis ke sekolah terdampak. Satu per satu murid diperiksa untuk memastikan kondisi kesehatannya. Kalau ada gejala atau keluhan, langsung diberi obat sesuai diagnosanya.

Kasus keracunan MBG ini bukan yang pertama terjadi di Rembang dalam sebulan. Pada 4 Agustus 2026 lalu, dugaan keracunan MBG juga terjadi. 306 pelajar dan guru dari beberapa sekolah terdampak menu MBG yang dibagikan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mondoteko. Rincian jumlah korban adalah 260 pelajar SMPN 5 Rembang, 30 siswa SD Islam Nawawiyah Tasikagung, dan 16 anak dari SMP Islam Nawawiyah.

Menanggapi kejadian ini, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin mengatakannya sebagai peristiwa keracunan luar biasa yang tidak terjadi setiap hari. “Artinya terjadi kelalaian dan akan ada evaluasi. Bagi siswa penerima MBG, pemprov bakal terus mendampingi dan memberikan edukasi,” ujar Gus Yasin.

Yasin yang juga Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Program MBG Jateng menegaskan bahwa program Presiden Prabowo ini merupakan bagian niat dan giat pemerintah untuk memberikan kebutuhan gizi. Dari sejak program ini jalan, sejumlah sekolah menerima program tanpa penolakan.

Ketika ditanya kemungkinan MBG dihentikan, Yasin menjawabnya dengan meminta jangan ada pemikiran seperti itu. “Setiap program pasti ada oknumnya, termasuk MBG. Terus, kalau bilang seperti itu maka nantinya semua ditutup. Ibarat lainnya, kalau ada yang korupsi berarti pemerintahnya harus ditutup kan ya enggak gitu,” jelasnya.*** (Aditiya Widodo Putra)

Baca Lainnya

Pertamina Patra Niaga Klarifikasi Isu STNK untuk Pembelian BBM Subsidi

4 September 2026 - 11:18 WIB

Tiga Bulan Terakhir Pemerintahan Prabowo: Ekonomi, Pangan dan Energi Menunjukkan Arah Positif

4 September 2026 - 11:18 WIB

Yon Bayu dan Kegelisahan Seniman Jakarta terhadap Masa Depan DKJ

4 September 2026 - 10:31 WIB

FKSTIM Persoalkan Pengukuhan 25 Anggota DKJ, Soroti Komposisi dan Proses Seleksi

4 September 2026 - 09:18 WIB

Catatan Halimah Munawir: Sahabat Diuji di Persimpangan, Bukan di Keramahan Semu

4 September 2026 - 08:53 WIB

60 Profesional 24 Negara Ikuti Indonesia-ICAO DCTP 2026

4 September 2026 - 06:01 WIB

ACC Kembangkan Desa Sejahtera Astra Cibunian di Bogor

3 September 2026 - 23:52 WIB

Gelar RUPS Luar Biasa, IPCC Perkuat Struktur Pengurus Perseroan

3 September 2026 - 22:12 WIB

Kesbangpol DKI Jakarta Adakan Kegiatan Pemberdayaan dan Peningkatan Peran Organisasi Kemasyarakatan dalam Pembangunan 2026

3 September 2026 - 21:08 WIB

Tuna Sulawesi Tengah Makin Dilirik Pasar Global, Ekspor Tembus Puluhan Ton

3 September 2026 - 20:56 WIB

Trending di EKOBIS