Menu

Mode Gelap
Puluhan Warga Terjebak di Bur Lintang, Jalur Nasional Putus Akibat Hujan Deras Melalui TJSL, Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Perkuat Pelestarian Terumbu Karang dan Ekosistem Laut Kepulauan Seribu Nucke Rahma SH, Novelis Kondang Siap Jadi Narasumber Ngobrol Santai Bareng Kartini Seni, Musik dan Film 2026 Penumpang Stasiun Lampegan Naik pada Triwulan I 2026 KAI Services Resmikan Laboratorium QC di Dapur Manggarai Mahasiswa FH Unsyiah Perdalam Peran Advokat dalam Perkara Narkotika Jelang Moot Court Competition XI

RAGAM

Sekda Kota Depok: BerAKHLAK Sebagai Titik Awal Perubahan

badge-check


 Sekda Kota Depok: BerAKHLAK Sebagai Titik Awal Perubahan Perbesar

Wartatrans.com.DEPOK. Jajaran pimpinan Sekretariat Daerah Kota Depok telah melakukan Pencanangan Zona Integritas dan Launching Core Value ASN berAKHLAK. Acara pencanangan dilakukan di Balaikota Depok, Kamis (18/12/2025).

“Berakhlak ASN” merujuk pada Core Values ASN BerAKHLAK, yaitu akronim dari Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif, yang menjadi pedoman perilaku dan budaya kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk memberikan pelayanan publik berkualitas, profesional, dan berintegritas, dengan slogan “#BanggaMelayaniBangsa”.

Sekretaris Daerah Kota Depok Mangnguluang Mansur menegaskan, pencanangan ini diharapkan menjadi titik awal perubahan, khususnya dalam malayani masyarakat dengan cepat, tepat dan transparan.

“Ini bukan seremonial belaka. Kita membutuhkan pemerintahan yang bersih, berkualitas dan berintegritas,” katanya, dalam sambutannya.

Mangngaluang menambahkan, pencanangan ini dilakukan secara bertahap, seperti Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Mereka tahun sebelum sudah melakukan zona integritas.

“Dan baru-baru ini pencanangan core value asn ber-AKHLAK yang kemudian diikuti oleh organisasi perangkat daerah (OPD) lain,” tambahnya.

Mangngaluang mengaskan, menargetkan semua OPD-OPD di Kota Depok melaksanakan penandatangan fakta integritas, yang berujung pada setiap wilayah bebas korupsi dan wilayah birokrasi beesih dan melayani (WBBM).

“Semua harus mencanangkan itu. Harapannya semua prilaku melayani lebih bagus lagi,” tegasnya.

Namun semua ini, menurut Mangngaluang berawal dari keteladanan pimpinan yang konsisten melakukan perbaikan serta inovasi

dalam memperkuat komitmen anti korupsi dan anti grativikasi. Diantaranya dengan memperkuat intern dan kolaborasi antar perangkat.

“Nilai ber-AKHLAK menjadi perhatian besar bagi pemerintah kota. Reformasi birokrasi sebagai awal perubahan” tutupnya.*** (Septiadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Melalui TJSL, Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Perkuat Pelestarian Terumbu Karang dan Ekosistem Laut Kepulauan Seribu

18 April 2026 - 19:09 WIB

Mahasiswa FH Unsyiah Perdalam Peran Advokat dalam Perkara Narkotika Jelang Moot Court Competition XI

18 April 2026 - 17:29 WIB

AHY Ingin Partai Demokrat Membirukan Jawa Tengah, Rinto Subekti Jadi Calon Tunggal Ketua DPD

18 April 2026 - 16:38 WIB

Distribusi Bantuan untuk Warga Lubok Pusaka Terus Berlanjut, Sumur Bor hingga Terpal Disalurkan

18 April 2026 - 15:27 WIB

GLN Gareulis Luncurkan TALENTA 2026, Dorong Literasi sebagai Gerakan Transformatif

18 April 2026 - 15:00 WIB

Tani Merdeka Aceh Tengah Terdepan Menjaga Kedaulatan Pangan

18 April 2026 - 12:11 WIB

Zakat untuk Guru Al-Quran di Gaza, Menjaga Nyala Pendidikan di Tengah Krisis

18 April 2026 - 10:31 WIB

FIFASTRA Raih Silver WOW Brand 2026 Kategori Motorcycle Leasing

17 April 2026 - 14:49 WIB

Maret 2026, IPC TPK Jambi Catat Pertumbuhan Arus Peti Kemas 22,5 Persen

17 April 2026 - 14:10 WIB

360 PPIH Daker Madinah Siap Sukseskan Haji 2026

17 April 2026 - 12:15 WIB

Trending di NASIONAL