Menu

Mode Gelap
Mantap, Program Motis DJKA Angkut 12.419 Motor Pemudik Dukung Persiapan Konsumsi Jemaah Haji, Garuda Terbangkan 15 Ton Makanan Siap Saji ke Jeddah Pascagempa 7,6 SR, TPK Bitung dan TPK Ternate Beroperasi Kembali Gempa Bitung dan Ternate, ASDP Pastikan Layanan Penyeberangan Tetap Aman Terkendali Cerita dari Bukit Sinyonya: FIFGROUP Wujudkan Desa Sejahtera dan Sekolah yang Lebih Layak  KSOP Muara Angke Catat Keberhasilan Angkutan Laut Lebaran 2026, Lebih dari 27 Ribu Penumpang Terlayani

RAGAM

Sumur Bor untuk Warga Terdampak Bencana di Aceh Utara Rampung, Aktivis: Ini Awal Pemulihan

badge-check


 Sumur Bor untuk Warga Terdampak Bencana di Aceh Utara Rampung, Aktivis: Ini Awal Pemulihan Perbesar

Wartatrans.com, ACEH UTARA — Pembangunan sumur bor untuk kebutuhan air bersih bagi warga terdampak bencana di Desa Lubok Pusaka, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, telah selesai dilakukan. Fasilitas ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air untuk aktivitas sehari-hari, termasuk keperluan konsumsi dan kebersihan.

Aktivis kemanusiaan, Mutia Sari, menyampaikan rasa syukur atas rampungnya pengerjaan tersebut. Ia menjelaskan bahwa proses pengeboran dan pencucian air telah selesai, sementara pembangunan tower penampungan air saat ini masih dalam tahap pengerjaan.

“Alhamdulillah, sumur bor sudah selesai untuk galian dan pencucian air. Saat ini tower sedang dalam proses. Ini tentu menjadi kabar baik bagi masyarakat yang sangat membutuhkan akses air bersih,” ujar Mutia Sari.

Ia juga mengapresiasi dukungan dari pihak donatur, khususnya Artha Graha melalui Edi Fadhil dan Akmal Daud, yang telah berkontribusi dalam membantu masyarakat di wilayah terdampak.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan yang diberikan. Semoga segala kebaikan ini dibalas dan dilancarkan oleh Allah SWT. Ke depan, kami berharap masih ada bantuan lanjutan untuk masyarakat,” tambahnya.

Mutia Sari menjelaskan bahwa lokasi ini merupakan titik keempat bantuan sumur bor yang telah direalisasikan oleh Artha Graha bagi masyarakat terdampak bencana dengan skala cukup parah di wilayah tersebut.

Menurutnya, kehadiran fasilitas air bersih menjadi salah satu kebutuhan mendesak pascabencana, sekaligus bagian penting dalam proses pemulihan kehidupan masyarakat.

“Air bersih adalah kebutuhan utama. Dengan adanya sumur bor ini, diharapkan masyarakat bisa kembali menjalani aktivitas dengan lebih layak,” pungkasnya.*** (Jasa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dukung Persiapan Konsumsi Jemaah Haji, Garuda Terbangkan 15 Ton Makanan Siap Saji ke Jeddah

2 April 2026 - 19:36 WIB

Cerita dari Bukit Sinyonya: FIFGROUP Wujudkan Desa Sejahtera dan Sekolah yang Lebih Layak 

2 April 2026 - 18:29 WIB

Advokad Wahyudi Perkuat Lini Hukum Wartatrans.com, Respons Meningkatnya Risiko Sengketa Media Digital

2 April 2026 - 16:48 WIB

Pengaturan Gate Pass Terkoordinasi dan Terukur, Arus Barang di Pelabuhan Tanjung Priok Tetap Lancar

2 April 2026 - 16:45 WIB

Advokat Nourman, SH Gabung Di Wartatrans.com sebagai Kuasa Hukum, Perkuat Profesionalisme Media

2 April 2026 - 16:32 WIB

Pengukuhan Imuem Syiek Abu Indrapuri Picu Polemik, Kuasa Hukum BKM Minta Polda Periksa Bupati Aceh Besar

2 April 2026 - 14:56 WIB

Di Galery Ruang Darmin, Yahya TS Tegaskan Identitas Betawi Lewat Pameran “Betawie Punye Yahye”

2 April 2026 - 09:20 WIB

Pelindo Regional 4 Layani 758.000 Penumpang Selama Lebaran 2026, Naik 10,41% YoY

2 April 2026 - 09:10 WIB

Nakes Joget Saat Operasi, Citra RSUD Datu Beru Tercoreng

2 April 2026 - 08:20 WIB

UMKM Naik Kelas, Koperasi Desa-Kelurahan Jadi Kunci Tuntaskan Kemiskinan

2 April 2026 - 05:06 WIB

Trending di EKOBIS