Wartatrans.com, ACEH UTARA — Pembangunan sumur bor untuk kebutuhan air bersih bagi warga terdampak bencana di Desa Lubok Pusaka, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, telah selesai dilakukan. Fasilitas ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air untuk aktivitas sehari-hari, termasuk keperluan konsumsi dan kebersihan.
Aktivis kemanusiaan, Mutia Sari, menyampaikan rasa syukur atas rampungnya pengerjaan tersebut. Ia menjelaskan bahwa proses pengeboran dan pencucian air telah selesai, sementara pembangunan tower penampungan air saat ini masih dalam tahap pengerjaan.

“Alhamdulillah, sumur bor sudah selesai untuk galian dan pencucian air. Saat ini tower sedang dalam proses. Ini tentu menjadi kabar baik bagi masyarakat yang sangat membutuhkan akses air bersih,” ujar Mutia Sari.
Ia juga mengapresiasi dukungan dari pihak donatur, khususnya Artha Graha melalui Edi Fadhil dan Akmal Daud, yang telah berkontribusi dalam membantu masyarakat di wilayah terdampak.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan yang diberikan. Semoga segala kebaikan ini dibalas dan dilancarkan oleh Allah SWT. Ke depan, kami berharap masih ada bantuan lanjutan untuk masyarakat,” tambahnya.
Mutia Sari menjelaskan bahwa lokasi ini merupakan titik keempat bantuan sumur bor yang telah direalisasikan oleh Artha Graha bagi masyarakat terdampak bencana dengan skala cukup parah di wilayah tersebut.
Menurutnya, kehadiran fasilitas air bersih menjadi salah satu kebutuhan mendesak pascabencana, sekaligus bagian penting dalam proses pemulihan kehidupan masyarakat.
“Air bersih adalah kebutuhan utama. Dengan adanya sumur bor ini, diharapkan masyarakat bisa kembali menjalani aktivitas dengan lebih layak,” pungkasnya.*** (Jasa)
























