Menu ✖

Mode Gelap
Cegah Abrasi Pantura Jawa, AHY Tanam Mangrove Berteknologi HexBricks BKKP Kemenhub Catat Berbagai Prestasi Strategis ISI Padangpanjang Jadi Panggung Diplomasi Budaya, Seniman Lima Negara Ramaikan FKI XIII Berkat Inovasi Daur Ulang Life Jacket, PELNI Sabet Penghargaan Tak Lagi Menunggu Warga Datang, Disdukcapil Kabupaten Bogor Jemput Bola Layani Masyarakat Dorong Kopi dan Nilam Aceh Go International, Misi Dagang Aceh–Jatim Cetak Transaksi Rp1,079 Triliun. 

RAGAM

Tak Lagi Menunggu Warga Datang, Disdukcapil Kabupaten Bogor Jemput Bola Layani Masyarakat

badge-check


 Tak Lagi Menunggu Warga Datang, Disdukcapil Kabupaten Bogor Jemput Bola Layani Masyarakat Perbesar

Wartatrans.com, BOGOR — Pelayanan publik yang baik bukan lagi sekadar menyediakan loket dan menunggu masyarakat datang. Pemerintah justru dituntut hadir lebih dekat, memangkas kerumitan birokrasi, dan memberikan kemudahan nyata bagi warganya.

Semangat inilah yang terus dikembangkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bogor melalui berbagai terobosan pelayanan administrasi kependudukan.

Salah satunya melalui program LAMPU MINGGU (Layanan Masyarakat Prima untuk Hari Minggu) yang memanfaatkan kegiatan Car Free Day (CFD) sebagai ruang pelayanan langsung kepada masyarakat.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya menjalankan arahan Bupati Bogor agar pelayanan publik tidak hanya terpusat di kantor pemerintahan, tetapi hadir di tengah aktivitas masyarakat.

Melalui layanan ini, warga dapat mengurus berbagai dokumen kependudukan pada hari libur tanpa harus meninggalkan pekerjaan atau aktivitas pada hari kerja.

Jenis pelayanan yang diberikan meliputi pencetakan KTP elektronik, penerbitan Kartu Identitas Anak (KIA), akta kelahiran, akta kematian, pembaruan Kartu Keluarga (KK), hingga aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).

Sembilan Bulan Layani 13.770 Dokumen

Langkah jemput bola tersebut mendapat respons positif dari masyarakat.

Berdasarkan rekapitulasi pelayanan CFD sepanjang Januari hingga September 2026, Disdukcapil Kabupaten Bogor mencatat sebanyak 13.770 dokumen administrasi kependudukan terlayani.

Capaian ini menjadi indikator bahwa pelayanan di luar hari kerja merupakan salah satu kebutuhan masyarakat, terutama bagi warga yang memiliki keterbatasan waktu untuk mendatangi kantor pemerintahan.

Kehadiran layanan pada hari Minggu sekaligus memperlihatkan perubahan pendekatan birokrasi, dari pelayanan yang berpusat pada kantor menuju pelayanan yang berorientasi pada kebutuhan warga.

Identitas Digital, Langkah Menuju Birokrasi Modern

Selain memperluas akses pelayanan langsung, Disdukcapil Kabupaten Bogor juga mempercepat penerapan Identitas Kependudukan Digital (IKD).

Program ini memungkinkan masyarakat mengakses identitas dan dokumen kependudukan secara digital melalui aplikasi pada perangkat elektronik.

Untuk mempercepat penerapannya, Disdukcapil melakukan aktivasi IKD secara langsung di berbagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan instansi pemerintahan di Kabupaten Bogor.

Petugas memberikan pendampingan mulai dari pemasangan aplikasi, verifikasi data, aktivasi akun, hingga edukasi mengenai penggunaan identitas digital dan perlindungan data pribadi.

Aparatur pemerintah diharapkan menjadi pelopor penggunaan IKD sekaligus mendorong masyarakat memanfaatkan teknologi tersebut dalam kebutuhan administrasi sehari-hari.

Ukuran Keberhasilan Bukan Sekadar Angka

Transformasi pelayanan publik sejatinya tidak cukup diukur dari banyaknya dokumen yang diterbitkan atau jumlah masyarakat yang mengaktifkan identitas digital.

Lebih jauh, keberhasilannya harus terlihat dari semakin singkatnya waktu pelayanan, berkurangnya prosedur yang berbelit, serta meningkatnya kemudahan masyarakat dalam memperoleh hak administrasi kependudukan.

Karena itu, inovasi LAMPU MINGGU dan percepatan IKD menjadi dua langkah yang saling melengkapi. Satu menghadirkan pelayanan secara langsung, sementara lainnya membuka akses pelayanan melalui teknologi digital.

Bagi masyarakat, birokrasi yang baik bukanlah birokrasi yang banyak memiliki program, melainkan yang mampu memberikan solusi atas kebutuhan warganya.

Melalui pendekatan tersebut, Disdukcapil Kabupaten Bogor berupaya menghadirkan wajah pelayanan publik yang lebih dekat, responsif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.*** (MY)

Baca Lainnya

Cegah Abrasi Pantura Jawa, AHY Tanam Mangrove Berteknologi HexBricks

19 Oktober 2026 - 18:28 WIB

BKKP Kemenhub Catat Berbagai Prestasi Strategis

19 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Sungai Cileungsi Kembali Menghitam, H. Fikri Hudi Oktiarwan Minta DLH Kabupaten Bogor Segera Selidiki Dugaan Pencemaran

19 Oktober 2026 - 12:57 WIB

Arif H. Rumagesan Resmi Dilantik Jadi Sekda Fakfak

19 Oktober 2026 - 11:05 WIB

Peringati Maulid Nabi, POC IND Aceh Gelar Kopdar ke-II di Bireuen, Perkuat Silaturahmi dan Solidaritas

19 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Anggota DPRD Jawa Barat Prihatin atas Karhutla di Sejumlah Wilayah Indonesia

18 Oktober 2026 - 17:39 WIB

KAI Services Hadirkan Warteg on Train di Kereta Batavia, Penumpang Bisa Pilih Menu Rumahan

17 Oktober 2026 - 21:46 WIB

Jokowi Sebut Ada Operasi Politik Terkait Polemik Ijasah Gibran dan Dirinya, Pengamat: Sederhana, Tunjukkan Saja Ijazah Aslinya

17 Oktober 2026 - 11:28 WIB

AHY Run Jateng 2026 Siap Digelar, Panitia Wahyoe Liluk Winarto Tegaskan Jaga Keamanan dan Ketertiban

17 Oktober 2026 - 09:55 WIB

5.000 Santri Dorong Perwali Literasi Al-Qur’an, FKTPQ Makassar Siapkan Munaqasyah Akbar

17 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Trending di RAGAM