Menu

Mode Gelap
Warga Tangse Masuk Hutan Lindung, Cari Pelaku Tambang Ilegal Penyebab Banjir Bandang Penyeberangan Merak–Bakauheni Terpantau Aman dan Lancar, Cuaca Bersahabat Kembang Api di Jembatan Esplanade, Singapura: Harapan Baru Menyambut 2026 Presiden Tinjau Huntara Aceh Tamiang, Tegaskan Komitmen Pemerintah Tangani Dampak Bencana Sanggar Seni Surawisesa Gelar Diskusi Nasab Leluhur Awali Tahun 2026 KA Bandara Adi Soemarmo Catat Okupansi 129 Persen Selama Nataru, jadi Pilihan Utama Masyarakat Madiun

PERON

Taksi Listrik Green SM Tertemper KA di Perlintasan Kampung Bandan-Kemayoran

badge-check


					Taksi Listrik Green SM Tertemper KA di Perlintasan Kampung Bandan-Kemayoran Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Sebuah mobil taksi listrik merek Green SM (Xanh SM) tertemper Kereta Api L303-2 di perlintasan sebidang JPL 11, lintas Stasiun Kampung Bandan–Kemayoran, Rabu (31/12/2025) pukul 11.18 WIB.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta menyampaikan keprihatinannya atas insiden tersebut yang diduga akibat pelanggaran oleh pengemudi kendaraan.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengungkapkan bahwa berdasarkan laporan awal dari Pusat Pengendali Perjalanan Kereta Api (Pusdalopka), palang pintu perlintasan dalam kondisi tertutup saat kejadian, namun pengemudi nekat melintas dari arah yang tidak semestinya.

“Kami turut prihatin. Insiden ini kembali mengingatkan pentingnya kedisiplinan di perlintasan sebidang. Pengemudi kendaraan dilaporkan selamat, namun kejadian ini nyaris membahayakan keselamatan perjalanan kereta,” ujar Franoto.

Rangkaian KA L303-2 dinyatakan laik jalan meski ditemukan pen claw yang bengkok. Kejadian tidak menyebabkan gangguan perjalanan kereta.

Franoto menegaskan bahwa perlintasan sebidang merupakan titik rawan kecelakaan yang menuntut kepatuhan penuh pengguna jalan. Kereta tidak bisa berhenti mendadak, sehingga setiap pelanggaran berisiko tinggi.

KAI mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi sinyal dan palang perlintasan. “Kami tidak segan menempuh jalur hukum jika terbukti ada unsur kelalaian,” tegas Franoto.

KAI juga terus menggencarkan sosialisasi keselamatan bersama pemerintah daerah dan aparat untuk mencegah kejadian serupa terulang.(****)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KA Bandara Adi Soemarmo Catat Okupansi 129 Persen Selama Nataru, jadi Pilihan Utama Masyarakat Madiun

1 Januari 2026 - 19:36 WIB

KAI Catat Penjualan Tiket Nataru Capai 3,8 Juta, Okupansi KA Jarak Jauh Tembus 115 Persen

1 Januari 2026 - 17:49 WIB

Perjalanan KA Malam Tahun Baru Berjalan Lancar, Penambahan Berhenti di Stasiun Jatinegara Efektif

1 Januari 2026 - 16:51 WIB

KAI Services Siapkan 9 Dapur Produksi untuk Penuhi Kebutuhan Makanan Penumpang Saat Nataru

1 Januari 2026 - 15:47 WIB

Lebih dari 280 Ribu Pergerakan Penumpang, Daop 7 Madiun jadi Magnet Mobilitas Nataru

1 Januari 2026 - 15:38 WIB

Trending di PERON