Menu

Mode Gelap
Operasi Gaktibplin dan Tes Urine di Polsek Sunda Kelapa Seluruh Personel Negatif Narkoba Indonesia AirAsia Sesuaikan Jadwal, Janji Layanan Tetap Terjaga 12 Kepala Keluarga di Selmak Lubok Pusaka Masih Bertahan di Bawah Terpal Pasca Bencana Titi DJ: Mental Jadi Penentu Peserta Raih Gelar Jawara Excavator Nyaris Terseret Banjir di Sungai Burlah yang Meluap DAMRI Dukung Pemulangan Santri Pasca Idul Fitri 1447 H, Fasilitasi Perjalanan Aman dan Nyaman dari Jepara ke Berbagai Pesantren

PERON

Taksi Listrik Green SM Tertemper KA di Perlintasan Kampung Bandan-Kemayoran

badge-check


 Taksi Listrik Green SM Tertemper KA di Perlintasan Kampung Bandan-Kemayoran Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Sebuah mobil taksi listrik merek Green SM (Xanh SM) tertemper Kereta Api L303-2 di perlintasan sebidang JPL 11, lintas Stasiun Kampung Bandan–Kemayoran, Rabu (31/12/2025) pukul 11.18 WIB.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta menyampaikan keprihatinannya atas insiden tersebut yang diduga akibat pelanggaran oleh pengemudi kendaraan.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengungkapkan bahwa berdasarkan laporan awal dari Pusat Pengendali Perjalanan Kereta Api (Pusdalopka), palang pintu perlintasan dalam kondisi tertutup saat kejadian, namun pengemudi nekat melintas dari arah yang tidak semestinya.

“Kami turut prihatin. Insiden ini kembali mengingatkan pentingnya kedisiplinan di perlintasan sebidang. Pengemudi kendaraan dilaporkan selamat, namun kejadian ini nyaris membahayakan keselamatan perjalanan kereta,” ujar Franoto.

Rangkaian KA L303-2 dinyatakan laik jalan meski ditemukan pen claw yang bengkok. Kejadian tidak menyebabkan gangguan perjalanan kereta.

Franoto menegaskan bahwa perlintasan sebidang merupakan titik rawan kecelakaan yang menuntut kepatuhan penuh pengguna jalan. Kereta tidak bisa berhenti mendadak, sehingga setiap pelanggaran berisiko tinggi.

KAI mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi sinyal dan palang perlintasan. “Kami tidak segan menempuh jalur hukum jika terbukti ada unsur kelalaian,” tegas Franoto.

KAI juga terus menggencarkan sosialisasi keselamatan bersama pemerintah daerah dan aparat untuk mencegah kejadian serupa terulang.(****)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pasca Anjlokan KA di Bumiayu, KAI Services Fokus Jaga Kenyamanan Penumpang

7 April 2026 - 10:37 WIB

Jalur Anjlokan KA di Bumiayu Normal, Sejumlah Perjalanan KA Kembali Beroperasi

7 April 2026 - 10:22 WIB

KAI Daop 7 Madiun Minta Maaf atas Gangguan Perjalanan KA, Tegaskan Keberangkatan Tetap Sesuai Jadwal

7 April 2026 - 10:13 WIB

Evakuasi KA Anjlok Rampung, Dua Jalur KA di Lintas Bumiayu Dapat Dilalui dengan Pembatasan Kecepatan

7 April 2026 - 07:39 WIB

KAI Berhasil Evakuasi Awal KA Bangunkarta di Bumiayu, Satu Kereta Kembali ke Rel

6 April 2026 - 23:10 WIB

KAI Layani Lebih 826 Ribu Penumpang saat Libur Panjang Paskah 2026, Okupansi Harian Capai 113 %

6 April 2026 - 21:09 WIB

Gangguan Jalur KA di Daop 5 Purwokerto Jawa Tengah Berdampak pada Perjalanan KA, Daop 1 Jakarta Sampaikan Maaf

6 April 2026 - 17:52 WIB

KAI Daop 1 Jakarta Layani 340 Ribu Pelanggan Musim Libur Panjang Paskah, Kedatangan Mendominasi

6 April 2026 - 17:29 WIB

KAI Percepat Evakuasi KA Bangunkarta di Bumiayu, Rekayasa Pola Operasi dan Angkutan Lanjutan Bus Disiapkan

6 April 2026 - 16:52 WIB

Sinergi KAI, Kementerian PKP, dan Danantara Berlanjut ke Bandung: Kawasan Kiaracondong Bakal Disulap jadi Hunian Vertikal TOD Masyarakat Berpenghasilan Rendah

6 April 2026 - 16:46 WIB

Trending di PERON