Menu

Mode Gelap
Diskusi Seni Ruang Publik Soroti Minimnya Regulasi dan Pentingnya Budaya sebagai Identitas Kota 38 Persen Transaksi QRIS Nasional Terpusat di Jakarta, Jadi Motor Ekonomi Sekaligus Sinyal Ketimpangan Digital 35 Negara dan Indonesia Adopsi Registrasi Biometrik, Pengamat: Tak Kebal Penipuan Bayi Ditemukan di Toilet KA Sancaka, KAI Daop 6 dan KAI Services Bergerak Cepat Lakukan Penanganan Konektivitas Kereta dan Pelabuhan Makin Diminati, Tiga Stasiun KAI Layani 3,88 Juta Pelanggan Semester I 2026 Harga Kopi Gayo Menguat, Petani Harapkan Stabilitas Pasar dan Dukungan Pemerintah

NASIONAL

Presiden Tinjau Huntara Aceh Tamiang, Tegaskan Komitmen Pemerintah Tangani Dampak Bencana

badge-check


 Presiden Tinjau Huntara Aceh Tamiang, Tegaskan Komitmen Pemerintah Tangani Dampak Bencana Perbesar

Wartatrans.com, TAMIANG — Presiden Republik Indonesia menegaskan komitmen pemerintah pusat dalam menangani dampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang saat melakukan peninjauan Hunian Sementara (Huntara) dan menggelar jumpa pers, Kamis (1/1/2026).

Dalam keterangannya, Presiden menyampaikan bahwa pemerintah telah mengucurkan dana untuk pembangunan di Aceh Tamiang dengan fokus utama pada penyediaan hunian sementara, fasilitas kesehatan, serta fasilitas pendidikan bagi masyarakat terdampak.
Presiden menekankan pentingnya koordinasi lintas perangkat, khususnya perangkat desa hingga kepala dusun (kadus), guna mempercepat proses pendataan kerusakan dan kebutuhan warga. Pendataan yang cepat dan akurat dinilai menjadi kunci agar bantuan rumah maupun bantuan pemulihan ekonomi dapat segera direalisasikan.
Terkait dokumen kependudukan yang hilang akibat bencana, Presiden meminta agar pendataan tetap dilakukan oleh kepala dusun dengan prinsip tanggung jawab penuh atas kebenaran data yang disampaikan, sehingga masyarakat tidak terhambat dalam menerima bantuan.

Selain itu, pemerintah juga akan melakukan pengerokan dan normalisasi kuala-kuala serta sungai-sungai yang berpotensi tertimbun lumpur. Langkah ini dilakukan untuk mencegah meluasnya genangan air saat curah hujan tinggi.

Presiden menegaskan bahwa bantuan dari pihak mana pun akan diterima dengan mekanisme yang jelas, transparan, dan dilandasi keikhlasan tanpa pamrih.

Terkait status bencana nasional, Presiden meminta agar hal tersebut tidak menjadi perdebatan. Menurutnya, pemerintah telah menunjukkan kemampuan dan keseriusan dengan mengucurkan anggaran dan tinggal memastikan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, serta perangkat desa sebagai ujung tombak pendataan di lapangan.

“Huntara direncanakan akan diresmikan sekitar tanggal 18 Desember,” ungkap Presiden.

Presiden juga menegaskan bahwa tidak ditetapkannya status bencana nasional bukan berarti pemerintah tidak mampu. Pemerintah, kata Presiden, telah menyiapkan dana pemulihan bencana sebesar Rp60 triliun, dan anggaran tersebut sudah tersedia.

Sementara itu, Bupati Aceh Tamiang Armya menyampaikan bahwa kebutuhan mendesak saat ini adalah penyediaan air bersih. Sistem PDAM dilaporkan mengalami kerusakan parah akibat bencana. Saat ini, proses pengeboran sumur-sumur air bersih sedang dilakukan oleh Polri, BNPB, dan TNI AD di sejumlah desa.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Armya juga mengajukan sejumlah permintaan kepada pemerintah pusat, di antaranya pembangunan hunian tetap (huntap) sekitar 4.000 unit rumah bagi warga terdampak.

Selain itu, pemerintah daerah meminta bantuan pangan bagi sekitar 314 ribu jiwa berupa paket sembako untuk kebutuhan enam bulan ke depan, mengingat kondisi perekonomian masyarakat Aceh Tamiang yang masih sulit, terutama menjelang hari raya dan Idulfitri.

Permintaan lainnya adalah bantuan langsung tunai (BLT) bagi sekitar 11 ribu kepala keluarga terdampak, masing-masing sebesar Rp1 juta per KK selama satu tahun guna menopang kelangsungan ekonomi rumah tangga warga.

Dengan berbagai langkah tersebut, pemerintah pusat dan daerah berharap proses pemulihan pascabencana di Aceh Tamiang dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.*** (Kamaruzzaman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Perkuat Kualitas Layanan, IPCC Gelar Management Walkthrough di Terminal Satelit Banjarmasin

3 Juli 2026 - 21:05 WIB

Kementerian Kehutanan, WCS Indonesia, dan CMA CGM Perkuat Kemitraan Logistik untuk Memberantas Perdagangan Ilegal Satwa Liar

3 Juli 2026 - 15:27 WIB

Bagian dari Ekosistem Astra, FIFGROUP Perkuat Pemberdayaan Masyarakat melalui Desa Sejahtera Astra

3 Juli 2026 - 15:14 WIB

Pelindo Terminal Petikemas Berikan Wajah Baru Sarana Publik Masyarakat Ring 1 Terminal Teluk Lamong

3 Juli 2026 - 14:24 WIB

Pengoperasian QCC 004 Perkuat Daya Saing Pelabuhan Panjang sebagai Gerbang Logistik Sumatera

3 Juli 2026 - 13:35 WIB

KKP Bangun Kolaborasi Nasional Percepat Program Prioritas untuk Ketahanan Pangan

3 Juli 2026 - 07:37 WIB

Upacara Hari Ke-80 Bhayangkara di Jakarta Utara Berlangsung Khidmat, Perkuat Sinergitas Polri Bersama TNI, Pemerintah, dan Masyarakat

2 Juli 2026 - 13:11 WIB

Gelar RUPS Tahunan, PT Pelindo Solusi Maritim Catat Pertumbuhan Kinerja Positif pada 2025

2 Juli 2026 - 13:06 WIB

Terminal Teluk Lamong Raih Digital PR Award 2026 Berkat Strategi Komunikasi Digital yang Inovatif

1 Juli 2026 - 17:36 WIB

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Pelindo Regional 2 Tanjung Priok dan Pemkot Jakarta Utara Tanam 665 Pohon

1 Juli 2026 - 13:11 WIB

Trending di ANJUNGAN