Menu

Mode Gelap
Bantuan Perbaikan Rumah Rp30 Juta bagi Korban Gempa NTT Presiden Prabowo Tinjau Karhutla Kalimantan 49,29% Warga Jakarta Masuk MBT, Pramono Dorong Rusun Jadi Public Housing Kesehatan Gubernur Tak Ganggu Pemerintahan Aceh, Bima Arya: Tugas Berjalan Lewat Pendelegasian Kebakaran Hutan Dan Lahan Di Kalimantan Makin Meluas, Presiden Prabowo Turun Tangan Kisah Porter Sunarto Rawat Anak Berkebutuhan Khusus, KAI Services Beri Bantuan di Stasiun Bandung

NASIONAL

Presiden Tinjau Huntara Aceh Tamiang, Tegaskan Komitmen Pemerintah Tangani Dampak Bencana

badge-check


 Presiden Tinjau Huntara Aceh Tamiang, Tegaskan Komitmen Pemerintah Tangani Dampak Bencana Perbesar

Wartatrans.com, TAMIANG — Presiden Republik Indonesia menegaskan komitmen pemerintah pusat dalam menangani dampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang saat melakukan peninjauan Hunian Sementara (Huntara) dan menggelar jumpa pers, Kamis (1/1/2026).

Dalam keterangannya, Presiden menyampaikan bahwa pemerintah telah mengucurkan dana untuk pembangunan di Aceh Tamiang dengan fokus utama pada penyediaan hunian sementara, fasilitas kesehatan, serta fasilitas pendidikan bagi masyarakat terdampak.
Presiden menekankan pentingnya koordinasi lintas perangkat, khususnya perangkat desa hingga kepala dusun (kadus), guna mempercepat proses pendataan kerusakan dan kebutuhan warga. Pendataan yang cepat dan akurat dinilai menjadi kunci agar bantuan rumah maupun bantuan pemulihan ekonomi dapat segera direalisasikan.
Terkait dokumen kependudukan yang hilang akibat bencana, Presiden meminta agar pendataan tetap dilakukan oleh kepala dusun dengan prinsip tanggung jawab penuh atas kebenaran data yang disampaikan, sehingga masyarakat tidak terhambat dalam menerima bantuan.

Selain itu, pemerintah juga akan melakukan pengerokan dan normalisasi kuala-kuala serta sungai-sungai yang berpotensi tertimbun lumpur. Langkah ini dilakukan untuk mencegah meluasnya genangan air saat curah hujan tinggi.

Presiden menegaskan bahwa bantuan dari pihak mana pun akan diterima dengan mekanisme yang jelas, transparan, dan dilandasi keikhlasan tanpa pamrih.

Terkait status bencana nasional, Presiden meminta agar hal tersebut tidak menjadi perdebatan. Menurutnya, pemerintah telah menunjukkan kemampuan dan keseriusan dengan mengucurkan anggaran dan tinggal memastikan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, serta perangkat desa sebagai ujung tombak pendataan di lapangan.

“Huntara direncanakan akan diresmikan sekitar tanggal 18 Desember,” ungkap Presiden.

Presiden juga menegaskan bahwa tidak ditetapkannya status bencana nasional bukan berarti pemerintah tidak mampu. Pemerintah, kata Presiden, telah menyiapkan dana pemulihan bencana sebesar Rp60 triliun, dan anggaran tersebut sudah tersedia.

Sementara itu, Bupati Aceh Tamiang Armya menyampaikan bahwa kebutuhan mendesak saat ini adalah penyediaan air bersih. Sistem PDAM dilaporkan mengalami kerusakan parah akibat bencana. Saat ini, proses pengeboran sumur-sumur air bersih sedang dilakukan oleh Polri, BNPB, dan TNI AD di sejumlah desa.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Armya juga mengajukan sejumlah permintaan kepada pemerintah pusat, di antaranya pembangunan hunian tetap (huntap) sekitar 4.000 unit rumah bagi warga terdampak.

Selain itu, pemerintah daerah meminta bantuan pangan bagi sekitar 314 ribu jiwa berupa paket sembako untuk kebutuhan enam bulan ke depan, mengingat kondisi perekonomian masyarakat Aceh Tamiang yang masih sulit, terutama menjelang hari raya dan Idulfitri.

Permintaan lainnya adalah bantuan langsung tunai (BLT) bagi sekitar 11 ribu kepala keluarga terdampak, masing-masing sebesar Rp1 juta per KK selama satu tahun guna menopang kelangsungan ekonomi rumah tangga warga.

Dengan berbagai langkah tersebut, pemerintah pusat dan daerah berharap proses pemulihan pascabencana di Aceh Tamiang dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.*** (Kamaruzzaman)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Bantuan Perbaikan Rumah Rp30 Juta bagi Korban Gempa NTT

23 Agustus 2026 - 08:03 WIB

Presiden Prabowo Tinjau Karhutla Kalimantan

23 Agustus 2026 - 06:58 WIB

Kebakaran Hutan Dan Lahan Di Kalimantan Makin Meluas, Presiden Prabowo Turun Tangan

23 Agustus 2026 - 05:56 WIB

IPCC Layani Sepenuh Hati, Dukung Pengiriman Bantuan Kemanusiaan PMI ke Nusa Tenggara Timur

22 Agustus 2026 - 21:21 WIB

Dukung Keandalan dan Keselamatan Perjalanan KA, KAI Logistik Lakukan Pengeceran Balas Secara Bertahap

21 Agustus 2026 - 21:24 WIB

Pelindo–Pelni Kirim Bantuan untuk Korban Gempa NTT

21 Agustus 2026 - 21:13 WIB

Mulai Rp215 Ribu, DAMRI Buka Layanan Kalianda–Jakarta via Lintas Sumatera

21 Agustus 2026 - 18:33 WIB

Posko Bersama Dibuka, Kemenhub-Pelindo-PELNI Perkuat Respons Kemanusiaan untuk NTT

21 Agustus 2026 - 17:29 WIB

Hunian Manggarai Resmi Dibangun, Sediakan 3.784 Unit Rumah Terjangkau Terintegrasi Transportasi

21 Agustus 2026 - 13:19 WIB

Groundbreaking Hunian Manggarai: KAI Terget Rumah Terjangkau di Tengah Kota Siap 18 Bulan

21 Agustus 2026 - 11:52 WIB

Trending di NASIONAL