Menu

Mode Gelap
Catatan Iwan Piliang: Di Balik Pidato Prabowo – Di Antara Omon-Omon dan Upaya Mewujudkan Kesejahteraan Rakyat Duet Air Kemasan Kuasai 71,6 Persen Pasar AMDK, Pengamat Soroti Potensi Oligopoli BEM-TR Soroti Temuan BPK, Nilai Target Zero Defisit Harus Diiringi Perbaikan Tata Kelola Keuangan Kemendagri dan Pemerintah Aceh Fasilitasi Penyelesaian Batas Wilayah Subulussalam–Aceh Selatan Audi Luncurkan The New Q5 Sportback di Indonesia, Bidik Segmen SUV Premium Rp1,9 Miliar Kejar Cuan Rp100 Triliun, Kemenpora Pangkas 1.440 Pasal untuk Genjot Industri Olahraga

PERON

Lebih dari 280 Ribu Pergerakan Penumpang, Daop 7 Madiun jadi Magnet Mobilitas Nataru

badge-check


 Lebih dari 280 Ribu Pergerakan Penumpang, Daop 7 Madiun jadi Magnet Mobilitas Nataru Perbesar

Wartatrans.com, MADIUN – Menjelang pergantian tahun 2025 ke 2026, arus penumpang kereta api di wilayah PT KAI Daerah Operasi 7 Madiun masih menunjukkan angka yang tinggi. Pada Rabu (31/12), sebanyak 18.896 pelanggan tercatat menggunakan layanan kereta api di wilayah ini, terdiri dari 9.086 pelanggan berangkat dan 9.810 pelanggan tiba.

Sejak dimulainya masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) pada 18 Desember lalu hingga hari ke-14 ini, total pelanggan yang dilayani mencapai 280.161 orang. Angka ini mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api sebagai pilihan utama untuk perjalanan libur akhir tahun.

Meski okupansi tinggi, PT KAI Daop 7 Madiun memastikan tiket perjalanan masih tersedia. “Kami memastikan bahwa tempat duduk kereta api menuju berbagai kota tujuan favorit masih tersedia hingga 4 Januari 2026. Masyarakat dapat segera melakukan pemesanan melalui aplikasi Access by KAI maupun kanal resmi penjualan lainnya,” ujar Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari.

Adapun sisa ketersediaan tempat duduk untuk rute-rute populer mencakup Surabaya Gubeng (20.195 kursi), Malang (7.955), Yogyakarta (7.793), Gambir (2.959), Purwokerto (619), Bandung (531), Cirebon (391), dan Pasar Senen (150).

Sementara itu, lima perjalanan KA dengan tingkat keterisian tertinggi di antaranya:
1. KA Kahuripan – 197%
2. KA Brantas Tambahan – 156%
3. KA Brantas – 152%
4. KA Singasari – 150%
5. KA Bangunkarta – 148%

Tujuan favorit penumpang selama Nataru masih didominasi kota-kota besar seperti Bandung, Surabaya Gubeng, Yogyakarta, Malang, dan Pasar Senen Jakarta. KAI Daop 7 kembali mengingatkan masyarakat untuk datang lebih awal ke stasiun agar tidak tertinggal kereta dan tetap mengikuti seluruh prosedur keamanan dan kenyamanan selama perjalanan.(****)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KAI Gandeng Jaring Esports Nusantara, Delapan Stasiun Disiapkan Jadi Digital Hub dan Arena Esports

2 Juli 2026 - 16:29 WIB

Tiket Diskon Kereta Libur Sekolah Laris, KAI Catat 1,24 Juta Pemesanan dengan Okupansi Tembus 105,75 Persen

2 Juli 2026 - 15:46 WIB

KAI Services Bekali Prama Prami dengan Teknik Sales untuk Dongkrak Penjualan Merchandise di Kereta

2 Juli 2026 - 15:40 WIB

Kereta Petani Pedagang KAI Layani 26.074 Pelanggan di Lintas Rangkasbitung-Merak pada Semester I 2026

2 Juli 2026 - 11:16 WIB

Dukung Transisi Energi, KAI Terapkan Biodiesel B50 pada Seluruh Sarana Diesel

2 Juli 2026 - 09:12 WIB

Semester I 2026, Penumpang KAI Divre III Palembang Tembus 603.967 Orang, Naik 11 Persen

1 Juli 2026 - 15:39 WIB

Kepala Dinas Keuangan Subulussalam Belum Dilantik Meski Lelang Jabatan Selesai, Publik Pertanyakan Alasannya

1 Juli 2026 - 15:34 WIB

HUT ke-23 KAI Services, Program Reska Berbagi Salurkan Bingkisan untuk Pekerja di Jawa dan Sumatera

1 Juli 2026 - 15:27 WIB

KAI Ajak Masyarakat Ciptakan Identitas Baru Lewat IP Contest 2026, Pemenang Bisa Dapat Hadiah Rp50 Juta

30 Juni 2026 - 20:30 WIB

Stasiun JIS Disambut Antusias, Penumpang KRL Tembus 4.200 Orang dalam Sepekan

30 Juni 2026 - 19:37 WIB

Trending di PERON