Menu

Mode Gelap
Depok Main Tegas: 52 SMP Swasta Gratis, Tapi Jangan Cuma Jualan Angka Bedah Novel di Distrik Gintung Bahas Cinta, Perjuangan, dan Ruang Literasi PT Bejira Cipta Media Gelar Berbagi dan Doa Bersama Anak Yatim di Pesantren Tahfiz Ruhama FIFGROUP Ajak Karyawan Trekking, Kumpulkan 240 Kg Sampah dan Resmikan 4 Toilet Umum Haflah TK B Sekolah Alam Aceh Tengah Usung Tema “Gayo Day”, Tanamkan Cinta Budaya Sejak Dini Aceh Bersiap Sambut Pertemuan Penyair Nusantara XIV, Rapat Koordinasi Digelar Dua Hari

PERON

Taksi Listrik Green SM Tertemper KA di Perlintasan Kampung Bandan-Kemayoran

badge-check


 Taksi Listrik Green SM Tertemper KA di Perlintasan Kampung Bandan-Kemayoran Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Sebuah mobil taksi listrik merek Green SM (Xanh SM) tertemper Kereta Api L303-2 di perlintasan sebidang JPL 11, lintas Stasiun Kampung Bandan–Kemayoran, Rabu (31/12/2025) pukul 11.18 WIB.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta menyampaikan keprihatinannya atas insiden tersebut yang diduga akibat pelanggaran oleh pengemudi kendaraan.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengungkapkan bahwa berdasarkan laporan awal dari Pusat Pengendali Perjalanan Kereta Api (Pusdalopka), palang pintu perlintasan dalam kondisi tertutup saat kejadian, namun pengemudi nekat melintas dari arah yang tidak semestinya.

“Kami turut prihatin. Insiden ini kembali mengingatkan pentingnya kedisiplinan di perlintasan sebidang. Pengemudi kendaraan dilaporkan selamat, namun kejadian ini nyaris membahayakan keselamatan perjalanan kereta,” ujar Franoto.

Rangkaian KA L303-2 dinyatakan laik jalan meski ditemukan pen claw yang bengkok. Kejadian tidak menyebabkan gangguan perjalanan kereta.

Franoto menegaskan bahwa perlintasan sebidang merupakan titik rawan kecelakaan yang menuntut kepatuhan penuh pengguna jalan. Kereta tidak bisa berhenti mendadak, sehingga setiap pelanggaran berisiko tinggi.

KAI mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi sinyal dan palang perlintasan. “Kami tidak segan menempuh jalur hukum jika terbukti ada unsur kelalaian,” tegas Franoto.

KAI juga terus menggencarkan sosialisasi keselamatan bersama pemerintah daerah dan aparat untuk mencegah kejadian serupa terulang.(****)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bahas Peluang Kemitraan UMKM, KAI Services Hadir di Talkshow Program Campuspreneur Pengembangan Wirausaha Muda di IPB

13 Juni 2026 - 13:30 WIB

Pelanggan KA Lokal Jawa Barat Tumbuh 67,95 Persen dalam Tiga Tahun

13 Juni 2026 - 11:28 WIB

KAI Services Resmikan Mess Responsibility di Surabaya, Tingkatkan Kenyamanan Frontliner

13 Juni 2026 - 10:30 WIB

Indonesia Punya Laboratorium Uji Cesium Produk Perikanan Pertama di Asia Tenggara

13 Juni 2026 - 10:26 WIB

Dirut KAI ke Prabowo Laporkan Telah Tutup 119 Perlintasan Sebidang Prioritas, Percepat Penanganan Titik Rawan Kecelakaan

13 Juni 2026 - 10:02 WIB

MRT Jakarta Tutup Sementara Stasiun Dukuh Atas dan Bundaran HI Dampak Unjuk Rasa

12 Juni 2026 - 17:50 WIB

Ada Demo di Jakarta, KAI Commuter Tebalkan Pengamanan di Sejumlah Stasiun KRL

12 Juni 2026 - 15:30 WIB

Progres Perpanjangan Peron Stasiun Bogor Capai 62,31 Persen

12 Juni 2026 - 14:00 WIB

Antisipasi Kemacetan ke Gambir, Seluruh KA Jarak Jauh Berhenti di Stasiun Jatinegara

12 Juni 2026 - 13:51 WIB

Kemenhub Kebut Pembangunan Jaringan KA Nasional

12 Juni 2026 - 10:53 WIB

Trending di PERON