Menu

Mode Gelap
KA Blora Jaya Tumbuh 72,76% pada Triwulan I 2026, Perjalanan yang Menghubungkan Harapan Banyak Masyarakat KAI Kirim 780 Gerbong Datar Produk Dalam Negeri ke Palembang, Perkuat Angkutan Batu Bara dan Logistik Nasional AISMOLI Sebut Sodium Ion Pas untuk Baterai Kendaraan Listrik di Indonesia ASDP Hadirkan Fasilitas Belajar Modern Inklusif, Dukung SDM Unggul CANSO Apresiasi Penerapan ATMAS AirNav Indonesia BPSDMP Kemenhub Gencar Sosialisasi SIPENCATAR 2026

RAGAM

Teknologi AI Pelengkap, Bukan Pengganti Reporter atau Editor

badge-check


 Hendry Ch Bangun Perbesar

Hendry Ch Bangun

Wartatrans.com, JAKARTA – Teknologi AI berperan besar dalam menangani pekerjaan yang bersifat pengulangan dan teknis. Mulai dari peringkasan informasi, pengolahan data, hingga penyusunan berita berbasis data yang sudah tersedia.

Meski demikian, survei juga menemukan adanya kekhawatiran penggunaan AI oleh reporter.

Menurut Ketua Dewan Pakar Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Pusat Hendry Ch Bangun, sejumlah media menilai penggunaan AI secara berlebihan dapat menurunkan ketajaman berpikir, mengganggu akurasi, dan berpotensi melanggar etika jurnalistik.

“AI masih diposisikan sebagai pelengkap, bukan pengganti reporter atau editor,” tuturnya dalam Seminar Green Journalism 4.0 6 Tahun JMSI -FISIP Uhamla bertema Kolaborasi Teknologi AI dan Reporter di Kampus FISIP Universitas Muhammadiyah Prof Dr HAMKA, Jakarta Selatan, Selasa,(23/12/2025).

Pembicara lainnya, Irsyan Hasyim, Ketua AJI (Asosiasi Jurnalistik Indonesia) Jakarta juga hadir dalam seminar tersebut.

Acara seminar dibuka Wakil Dekan FISIP Uhamka Farida Hayati, yang mengharapkan hasil event ini dapat memperkaya mahasiswa seiring perkembangan teknologi AI yang makin canggih dan kompleks.

Sementara itu, mewakili Ketua Umum JMSI Pusat, Syarif Hidayatullah,Ketua Bidang Usaha JMSI Pusat mengatakan, event ini merupakan wujud kerjasama yang akan terus berlanjut.

Materi yang disampaikan Hendry, merupakan hasil survey yang dibuat khusus, di mana sejumlah respondennya merupakan media anggota JMSI.

Dalam paparannya, dia yang juga merupakan salah satu tokoh pers nasional tersebut mengatakan, kerja jurnalistik di lapangan tetap membutuhkan manusia untuk memastikan fakta, konteks, dan nilai berita.

Ke depan, lanjut Ketua PWI Pusat 2023-2025, peran AI dalam manajemen media diprediksi akan semakin besar.

“Namun, kualitas jurnalistik tetap ditentukan oleh kemampuan wartawan dalam berpikir kritis, memverifikasi informasi, dan menjaga etika profesi,” ungkap dia.

Mengutip dari dive tech, peran AI dalam segala hal telah meningkat. AI telah merevolusi industri media khususnya penggunaan tugas bersifat pengulangan dan mengoptimalkan proses yang kompleks.

Al dapat menghasilkan teks,mengedit gambar sehingga wartawan bisa lebih fokus pada tugas yang bersifat kreatif dan analisis.

Di pihak lain nara sumber kedua, Irsyan menambahkan, peran jurnalisme lingkungan dinilai semakin my Z di tengah memburuknya krisis ekologis di Indonesia.

“Di saat yang sama, perkembangan teknologi kecerdasan buatan/AI menjadi kebutuhan baru bagi media. Meski demikian, reporter lapangan tetap tidak dapat digantikan oleh teknologi,” tegasnya.

Jurnalisme lingkungan memiliki tanggung jawab besar dalam mengawal kerusakan alam yang terjadi lebih cepat dibandingkan upaya pemulihannya.

Menurutnya, media harus melakukan pengawasan berkelanjutan terhadap kebijakan publik yang berdampak pada lingkungan hidup.

“Jurnalisme lingkungan tidak hanya membahas isu alam semata, tetapi juga berkaitan dengan dimensi politik, ekonomi, dan sosial,” ujar Irsyan. (omy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

FIFASTRA Raih Silver WOW Brand 2026 Kategori Motorcycle Leasing

17 April 2026 - 14:49 WIB

Maret 2026, IPC TPK Jambi Catat Pertumbuhan Arus Peti Kemas 22,5 Persen

17 April 2026 - 14:10 WIB

360 PPIH Daker Madinah Siap Sukseskan Haji 2026

17 April 2026 - 12:15 WIB

Panen Melimpah Pasca Bencana, Petani Kopi Gayo Kekurangan Buruh Petik

17 April 2026 - 11:31 WIB

Bersama Rumah Aksara, Guru SMA Asah Kompetensi Menulis di Perpustakaan Bogor

17 April 2026 - 11:04 WIB

Pemulihan Pascabencana Aceh Didorong Terintegrasi, Dana Rp 824,8 Miliar Disiapkan

16 April 2026 - 20:01 WIB

Tokoh Pemuda Aceh di Jakarta Soroti Lambannya Penanganan Bencana

16 April 2026 - 18:39 WIB

Kajati Sulteng Kunker ke Tolitoli, Resmikan Mess Kejari Hasil Hibah Pemda

16 April 2026 - 16:40 WIB

HBH Seusama Jadi Momentum Penggalangan Dana Balai Pengajian, Kegiatan Digelar di Jakarta dan Aceh

16 April 2026 - 14:09 WIB

SEUSAMA Gelar Halal Bihalal dan Mulai Pembangunan Balai Pengajian di Aceh Utara

16 April 2026 - 11:35 WIB

Trending di RAGAM