Menu

Mode Gelap
KCIC Hadirkan Barongsai di Stasiun Whoosh, Semarakkan Libur Panjang Imlek 2026 Modeling Budi Daya Kementerian-KP Suplai Kebutuhan Lobster untuk Imlek di Batam KAI Services Hadirkan Nuansa Imlek, Sajikan Kuliner hingga Hiburan untuk Penumpang Kereta Api Harap Berkah Imlek, Warga Rela Antre Angpao di Kelenteng Tertua Bekasi Umat Tionghoa Rayakan Imlek Kuda Api di Kelenteng Hok Lay Kiong Bekasi Okupansi 102 Persen, KA Pangrango dan KA Siliwangi Layani 23.495 Pelanggan pada Libur Imlek 13–16 Februari 2026

ANJUNGAN

Terminal Teluk Lamong Catat Lonjakan Arus Petikemas 6,5 Persen di Oktober 2025

badge-check


 Terminal Teluk Lamong Perbesar

Terminal Teluk Lamong

Wartatrans (SURABAYA) – PT Terminal Teluk Lamong (TTL), anak usaha PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) yang mengelola tiga Terminal Petikemas (TPK) yaitu TPK Lamong, TPK Nilam, dan TPK Berlian, mengalami kenaikan signifikan pada kinerja operasionalnya. Hal ini sejalan dengan meningkatnya pertumbuhan ekonomi Jawa Timur. Pada Oktober 2025, PT Terminal Teluk Lamong (TTL) mencatat kenaikan arus petikemas sebesar 6,5%, dari 1.559.137 Teus di tahun 2024 menjadi 1.659.688Teus di tahun 2025.

Peningkatan signifikan terlihat pada arus petikemas internasional, ini dipengaruhi oleh tambahan layanan adhoc sebanyak 29 kapal, serta adanya layanan rute baru petikemas internasional baik Intra Asia, India Subcontinent, dan Middle East.

Muhammad Syukur, Direktur Operasi PT Terminal Teluk Lamong menjelaskan kenaikan arus petikemas internasional di TPK Lamong ini menunjukkan kepercayaan yang terus tumbuh dari pengguna jasa terhadap layanan TTL. “Kami akan terus menjaga kepercayaan pelanggan dengan memberikan layanan yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Tentunya dengan tetap mengedepankan environmental, Social dan Governance atau ESG agar berdaya saing tinggi” ujarnya.

Secara keseluruhan, dari Januari hingga Oktober 2025, TPK Lamong mencatat peningkatan arus petikemas internasional sebesar 14,4% dan Petikemas domestik sebesar 8,25% dari tahun sebelumnya. Kinerja positif juga dicatat oleh terminal lain yang dikelola TTL yakni TPK Berlian yang baru dikelola TTL sejak 1 Juli 2025, juga menunjukkan peningkatan kinerja dengan kenaikan arus petikemas sebesar 2,16%, dari 1.106.518 TEUs di tahun 2024 menjadi 1.130.410 TEUs di Tahun 2025.

Peningkatan ini sejalan dengan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur yang menunjukkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,04% pada Kuartal III 2025. Untuk meningkatkan layanannya TTL juga konsisten menerapkan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di semua terminalnya.

Standar K3 yang digalakkan TTL, seperti pengecatan marka jalan, pemasangan rambu keselamatan, dan sterilisasi area melalui screening ketat bagi seluruh orang yang beraktivitas di terminal. Jaminan terhadap keselamatan dan keamanan dalam layanan operasional terminal petikemas menjadi salah satu daya tarik PT Terminal Teluk Lamong di mata pengguna jasa. Mereka yakin petikemas akan di-handle dengan baik dan layanan kapal akan dijalankan dengan aman.

Dengan capaian yang positif serta komitmen berkelanjutan terhadap ESG, Terminal Teluk Lamong optimistis dapat menghadapi dinamika pasar yang semakin kompetitif dan terus memperkuat kontribusinya dalam mendukung perekonomian serta konektivitas logistik nasional maupun internasional.(ahmad)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Menhub Dudy Sebut Banten Berpotensi Jadi Daerah Lintasan Padat Jawa-Sumatera

16 Februari 2026 - 15:26 WIB

Libur Imlek, Arus Penyeberangan Sumatera-Jawa-Bali Melesat

16 Februari 2026 - 09:09 WIB

Kemenhub dan BRIN Dorong SBNP Berbasis Digital Melalui Smart Buoy

15 Februari 2026 - 13:01 WIB

IPC TPK Catat Kinerja Positif Bongkar Muat di Awal Tahun 2026

15 Februari 2026 - 08:25 WIB

Ditjen Hubla Revalidasi 30 Auditor ISPS Code

14 Februari 2026 - 06:24 WIB

Trending di ANJUNGAN